Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi Teologi Al-Maun Pada Masyarakat Kelurahan Lakambau Kab. Buton Selatan Abdul Rahim; Eko Satria; Jumaydin Jumaydin; Alven Gonama Putra
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 3 No. 2 (2023): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v3i2.153

Abstract

Untuk memungkinkan mahasiswa menjalankan misi dakwah Muhammadiyah yang dikenal melalui teologi Al Ma'un sebagai organisasi sosial, diperlukan kegiatan yang aksi nyata kepada masyarakat, sehingga mendorong tumbuhnya nilai-nilai kesalehan sosial. Dalam Upaya kegitan sosialisasi digunakan dalam rangka pengabdian, melalui sosialisasi, pembimbingan program dan kegiatan, serta pelaksanaan konsep Al Ma'un dalam bentuk tindakan nyata. Hasil dari kegiatan pengabdian ini dapat dirangkum sebagai berikut: Implementasi Pemahaman Surah Al Ma'un melalui Tindakan Nyata. Pemahaman atas surah Al Ma'un berhasil diaplikasikan dalam bentuk tindakan nyata, menjadi bentuk dakwah yang dapat dilihat dan dirasakan secara konkret. Terinstitusionalisasinya Aksi Sosial Mahasiswa dan Masyarakat yang tercermin dalam bentuk Gerakan sosial, berhasil diintegrasikan secara berkelanjutan dalam lingkungan Masyarakat. Pemanfaatan Media Dakwah Institusi dan Persyarikatan. Media dakwah dari institusi dan Persyarikatan, termasuk Universitas Muhammadiyah Buton digunakan secara luas untuk menyebarkan nilai-nilai teologi Al-Maun. Peningkatan Kesadaran Filantropi Berkelanjutan: Melalui program ini, mahasiswa dan masyarakat juga terdorong untuk meningkatkan kesadaran akan filantropi dan membawa nilai-nilai ini dalam tindakan mereka untuk keberlanjutan. Dengan demikian, program pengabdian ini berhasil merangsang tumbuhnya nilai-nilai kesalehan sosial dan pengaplikasian ajaran Al Ma'un dalam aksi nyata. Hal ini sejalan dengan cita-cita dakwah Muhammadiyah dan memberikan kontribusi positif dalam membangun Masyarakat islam yang sebenar benarnya sesui dengan tujuan dari Muhammadiyah.
Islamic Educational Perspectives in the Sara Pataanguna Philosophy of the Buton Community La Ode Sahrin Djalia; Abdul Rahim; Jumaydin Jumaydin; Nia Kartika
Al-Fikru: Jurnal Ilmiah Vol. 20 No. 1 (2026): Juni (2026)
Publisher : STAI Serdang Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51672/alfikru.v20i1.996

Abstract

This study aims to examine the Islamic educational perspective on the Sara Pataanguna philosophy of the Buton community. The discussion focuses on three aspects: the philosophical foundations of Sara Pataanguna, the concepts of Islamic education reflected in its values, and the relevance of Islamic educational concepts to the philosophy. This research employs a library research method through the examination of books, scholarly journals, and other scientific works relevant to the topic. Data were collected from various academic sources and analyzed using philological, theoretical, philosophical, and anthropological approaches. The findings reveal that Sara Pataanguna contains Islamic educational values that correspond to the fundamental dimensions of Islamic education, namely aqidah (faith), ibadah (worship), and akhlaq (morality). The philosophy emphasizes the development of human character through the cultivation of akhlaq al-karimah (noble character), reflecting educational efforts that are consistent with the objectives of Islamic moral education. Furthermore, the humanitarian values embedded in Sara Pataanguna are highly relevant to the goals of Islamic education, as they encourage self-awareness, social responsibility, mutual respect, compassion, and obedience to Allah as the foundation of harmonious human relationships.