R Azizah
Departemen Kesehatan Lingkungan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga, Surabaya 60115, Jawa Timur

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Literature Review: Dampak Mikroplastik Terhadap Lingkungan Pesisir, Biota Laut dan Potensi Risiko Kesehatan Ayu Aulia; R Azizah; Lilis Sulistyorini; Muhammad Addin Rizaldi
Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia Vol 22, No 3 (2023): Oktober 2023
Publisher : Master Program of Environmental Health, Faculty of Public Health, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jkli.22.3.328-341

Abstract

Latar Belakang: Sampah plastik masih menjadi masalah berat di dunia. Sampah plastik adalah akumulasi benda-benda plastik (misalnya, botol plastik dan banyak lagi) di lingkungan bumi yang berdampak negatif terhadap kehidupan makhluk hidup. Sebagian besar degradasi menghasilkan serat dan mikroplastik berserabut. Mikroplasstik berpotensi menyebabkan gangguan metabolism, neurotoksisitas dan peningkatan risiko kanker pada manusia. Selain itu mikroplastik dapat menimbulakn potensi risiko kesehatn seperti : gangguan kekebalan, neurotoksisitas, gangguan reproduksi serta karsinogenik. Kajian literatur yang akan dilakukan mengenai dampak mikroplastik terhadap lingkungan pesisir, biota serta potensi risiko kesehatan yang disebabkan oleh paparan mikroplastik.Metode: Penelitia ini merupakan sebuah literature Review. Database yang digunakan dalam pencarian artikel ini menggunakan Google Scholar dan ScienceDirect dengan kata kunci "microplastic, plastic waste effect, coastal microplastic, microplastic marine fish, microplastic and health effect", yang telah dilakukan oleh peneliti-peneliti sebelumnya baik dari dalam maupun luar negeri. Artikel yang didapatkan diseleksi sesuai topik mengenai pencemaran mikropalstik di wilayah pesisir, yang bisa di download, dan artikel yang terbit mulai 2018-2022. Artikel yang direview sebanyak 13 artikel yang relevan dan sesuai topik .Hasil: Hasil review menemukan bahwa yang paling banyak terkontaminasi mikroplastik adalah biota laut sebanyak 8 Artikel yang ditemukan, bentuk mikroplastik yang paling banyak ditemukan adalah fiber dan fragment sebanyak 8 artikel yang ditemukan dan polimer mikroplastik yang ditemukan paling banyak polypropylene sebanyak 7 artikel. Jenis polimer mikropalstik yang terdeteksi berpotensi menyebabkan permasalahan kesehatan seperti gangguan metabolism, gangguan saluran pencernaan, gangguan fungsi hati, gangguan fungsi ginjal, kanker,  gangguan resporoduksi dan mudah lupa.Simpulan: berdasarkan literature review yang dilakukan dapat disumpulakn bahwa mikropalstik sudah banyak mencemari lingkungan pesisir, sediment, air laur, dan biota laut yang berpotensi mengkontaminasi manusia dan berpotensi menyebabkan potensi risiko kesehatan seperti gangguan metabolisme, gangguan saluran pencernaan, gangguan fungsi hati, gangguan fungsi ginjal, kanker,  gangguan resporoduksi dan mudah lupa. ABSTRACT Literature Review: The Impact of Microplastics on Coastal Environments, Marine Life and Potential Health RisksBackground: Plastic waste is still a serious problem in the world. Plastic waste is the accumulation of plastic objects (for example, plastic bottles and more) in the earth's environment that negatively affect living things’ lives. Most degradation results in filamentous fibers and microplastics. Microplasstics can potentially cause metabolic disorders, neurotoxicity and an increased risk of cancer in humans. In addition, microplastics can pose potential health risks such as: immune disorders, neurotoxicity, reproductive disorders and carcinogenic. A literature review will be conducted on the impact of microplastics on coastal environments, biota and potential health risks caused by exposure to microplastics. Method: This research is a literature review. The database used in searching this article uses Google Scholar and ScienceDirect with the keywords "microplastic, plastic waste effect, coastal microplastic, microplastic marine fish, microplastic and health effect", which has been done by previous researchers both from within and outside the country. The articles obtained are selected according to topics regarding microplastic pollution in coastal areas, which can be downloaded, and articles published from 2018-2022. The articles reviewed were 13 articles that were relevant and on-topicResults: The results of the review found that the most contaminated with microplastics were marine life as many as 8 articles  found, the most forms of microplastics found were fibers and fragments as many as 8 articles found and microplastic polymers found the most polypropylene as many as 7 articles. The types of microplastic polymers detected have the potential to cause health problems such as metabolic disorders, digestive tract disorders, liver function disorders, kidney function disorders, cancer, resporoduction disorders and forgetfulness.Conclusion: Based on the literature review conducted, it can be concluded that microplastics have polluted many coastal environments, sediments, water, and marine life that have the potential to contaminate humans and potentially cause potential health risks such as metabolic disorders, digestive tract disorders, liver function disorders, kidney function disorders, cancer, reproductive disorders and forgetfulness. 
Pemberdayaan Dakwah Sanitasi Pesantren di Pesantren Jagat Arsy, Tangerang Selatan Arif Sumantri; Fenny Raharyanti; Juliana Jalaludin; Siti Nur Aisyah Jauharoh; R Azizah; Maulida Khairunnisa
Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia Vol 23, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Master Program of Environmental Health, Faculty of Public Health, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jkli.23.1.119-127

Abstract

Latar belakang: Urgensi sanitasi ini ditegakkan sebagai bentuk promotif dan preventif sebelum terpapar berbagai penyakit di semua tempat, termasuk di institusi pendidikan,  termasuk di lingkungan pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan intervensi pengetahuan,  sikap dan perilaku santri dalam  pemberdayaan dakwah sanitasi pesantren dan membuktikan kebenaran bahwa pesantren sebagai produk pemikiran Islam,  mengimplementasikan kehidupan secara menyeluruh (kaffah).Metode: Studi ini merupakan mixed method baik analitik kuantitatif maupun kualitatif di Pesantren Peradaban Dunia Jagat Arsy Kota Tangerang Selatan dalam kurun waktu dua bulan. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen.  Pengambilan sampel dilakukan secara purposive yang terdiri atas 30 santri. Kriteria ditentukan dengan menilai tingkat pengetahuan, sikap dan perilaku dengan melakukan penilaian pre-post test,  dalam pertanyaan yang dibuat dalam Skala Likert.  Penyajian data univariat ditampilkan dalam distribusi karakteristik responden, sedangkan signifikansi perubahan setelah intervensi menggunakan uji statistik T berpasangan dengan α= 0,05. Penggalian data secara kualitatif dari pihak pesantren berupa wawancara mendalam,  terkait penyampaian materi hygiene dan sanitasi, dukungan kebijakan maupun partisipasi di lingkungan pesantren dalam pemberdayaan dakwah sanitasi pesantren.Hasil: Metode yang efektif dalam menyampaikan kebiasaan berperilaku hidup bersih dan sehat ini adalah dengan pemberian konsekuensi dan contoh,  sehingga setelah mendapatkan intervensi  ada perbedaan yang signifikan antara pre-post test pada variabel sikap dan perilaku dengan nilai p yaitu 0,027 dan 0,011.Simpulan: Sikap dan perilaku santri dalam pemberdayaan dakwah sanitasi pesantren mengalami perbedaan yang signifikan setelah mendapatkan intervensi dan kebenaran bahwa pesantren sebagai produk pemikiran Islam,  mengimplementasikan kehidupan secara menyeluruh (kaffah) lebih efektif dengan mendapatkan dukungan kebijakan sehingga dakwah sanitasi pesantren dapat berjalan dengan baik. ABSTRACT Title: Empowerment  of  Sanitation Dakwah  of Pesantren In Pesantren Pesantren Jagat Arsy,  South TangerangBackground: The urgency of sanitation is enforced as a promotive and preventive form before exposure to various diseases in all places, including in educational institutions, including in pesantren environments. The objectives of this study is providing interventions on the knowledge, attitudes and behavior of pesantren students in empowering pesantren sanitation preaching and proving the truth that pesantren as a product of Islamic thought, implements life as a whole (kaffah).Method: This study is a mixed method, both quantitative and qualitative analysis at the Pesantren Jagat Arsy World Civilization, South Tangerang City, over a period of two months. This research uses an experimental design. Sampling was carried out purposively consisting of 30 students. Criteria are determined by assessing the level of knowledge, attitudes and behavior by conducting a pre-post test assessment, in questions made on a Likert Scale. Univariate data presentation is shown in the distribution of respondent characteristics, while the significance of changes after intervention uses the paired T statistical test with α= 0.05. Qualitative data collection from the Islamic boarding school took the form of in-depth interviews, related to the delivery of hygiene and sanitation material, policy support and participation in the Islamic boarding school environment in empowering Islamic boarding school sanitation preaching.Results: An effective method for conveying clean and healthy living habits is by providing consequences and examples, so that after receiving the intervention there is a significant difference between the pre-post test on attitude and behavior variables with a p value of 0.027 and 0.011.Conclusion: The attitudes and behavior of students in empowering Islamic boarding school sanitation da'wah experience significant differences after receiving intervention and the truth that Islamic boarding schools, as a product of Islamic thought, implement life as a whole (kaffah) more effectively by getting policy support so that Islamic boarding school sanitation preaching can run well.