Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Edukasi Tanda-Tanda Bahaya Dalam Kehamilan Pada Ibu Hamil Desa Bangun Rejo Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang Marta Armita Silaban; Damayanty S; Erin Padila Siregar; Ika Damayanti
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 2 No. 2 (2022): Juni : Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v2i2.2099

Abstract

A high-risk pregnancy is a pregnancy that is likely to cause harm or complications to both the mother and the fetus she contains during pregnancy, childbirth or the puerperium when compared to normal pregnancies and childbirth. Method: educating pregnant women about the danger signs of pregnancy by using leaflets. Results: Participants in this activity were 25 pregnant women in Sumber Rejo Village. In its implementation, the target is explained about the correct danger signs of pregnancy, benefits, how to detect danger signs of pregnancy. Next, explain when pregnant women should immediately check their pregnancy if they feel complaints about their pregnancy. Conclusion: counseling-based community service activities are carried out. Service activities carried out for 3 months. The results of this Community Service regarding danger signs of pregnancy. This community service has been carried out from August to September 2022 to be precise for 3 months.
Edukasi Tanda-Tanda Bahaya Dalam Kehamilan Pada Ibu Hamil Desa Bangun Rejo Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang Marta Armita Silaban; Damayanty S; Erin Padila Siregar; Ika Damayanti
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 2 No. 2 (2022): Juni : Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v2i2.2099

Abstract

A high-risk pregnancy is a pregnancy that is likely to cause harm or complications to both the mother and the fetus she contains during pregnancy, childbirth or the puerperium when compared to normal pregnancies and childbirth. Method: educating pregnant women about the danger signs of pregnancy by using leaflets. Results: Participants in this activity were 25 pregnant women in Sumber Rejo Village. In its implementation, the target is explained about the correct danger signs of pregnancy, benefits, how to detect danger signs of pregnancy. Next, explain when pregnant women should immediately check their pregnancy if they feel complaints about their pregnancy. Conclusion: counseling-based community service activities are carried out. Service activities carried out for 3 months. The results of this Community Service regarding danger signs of pregnancy. This community service has been carried out from August to September 2022 to be precise for 3 months.
EDUKASI TEKNIK DAN OPTIMALISASI POSISI MENERAN UNTUK MEMINIMALISIR RISIKO RUPTUR PERINEUM PADA IBU BERSALIN DI KLINIK PRATAMA MASROHANI PULUNGAN Marlina Simbolon; Ika Damayanti; Rismalia Tarigan; Nopalina Damanik Damanik; Parningotan Simanjuntak; Astaria Ginting; Islamia Hayati
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 1 (2026): Februari
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v4i1.3576

Abstract

Latar Belakang: Ruptur perineum merupakan salah satu komplikasi persalinan yang sering terjadi dan dapat berdampak pada kesehatan fisik serta psikologis ibu pascasalin. Salah satu faktor kunci pencegahan robekan jalan lahir adalah penggunaan posisi meneran yang ergonomis. Berdasarkan penelitian di Klinik Pratama Masrohani Pulungan tahun 2025, masih ditemukan tingginya angka kejadian ruptur perineum yang berkaitan dengan dominasi penggunaan posisi telentang. Tujuan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil mengenai variasi posisi meneran guna meminimalisir risiko ruptur perineum. Metode: Sasaran pengabdian adalah ibu hamil trimester III (n=20). Metode yang digunakan meliputi edukasi dengan media lembar balik serta demonstrasi langsung menggunakan alat peraga panggul dan simulasi posisi (miring kiri dan setengah duduk). Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test serta lembar observasi keterampilan. Hasil: Terdapat peningkatan signifikan pada pengetahuan kategori baik, dari 15% menjadi 85% setelah intervensi. Selain itu, 95% peserta mampu mendemonstrasikan posisi meneran yang benar selama sesi simulasi. Kesimpulan: Edukasi berbasis demonstrasi efektif dalam meningkatkan kesiapan ibu hamil untuk menghadapi persalinan yang aman dan minim trauma. Pihak klinik diharapkan dapat mengintegrasikan materi ini ke dalam asuhan antenatal rutin.