Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

HUBUNGAN KEBIASAAN KONSUMI MAKANAN TINGGI NATRIUM DENGAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH DESA LEMBAHSARI KECAMATAN CIKALONGKULON KABUPATEN CIANJUR TAHUN 2025 Alisa Aprilia; Siti Kamillah; Weslei Daeli
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 4 (2026): Agustus: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i4.11215

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak terjadi pada kelompok pra-lansia dan berisiko menimbulkan berbagai komplikasi kardiovaskular. Salah satu faktor yang diduga berperan dalam peningkatan tekanan darah adalah kebiasaan konsumsi makanan tinggi natrium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebiasaan konsumsi makanan tinggi natrium dengan tekanan darah pada penderita hipertensi pra-lansia di Desa Lembahsari, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross- sectional. Sampel penelitian berjumlah 20 responden yang dipilih sesuai kriteria inklusi. Instrumen penelitian berupa kuesioner kebiasaan konsumsi makanan tinggi natrium yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya (Cronbach’s Alpha = 0,823). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kebiasaan konsumsi natrium kategori tinggi dan tekanan darah berada pada kategori hipertensi derajat 1 dan derajat 2 dengan proporsi yang sama. Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan konsumsi makanan tinggi natrium dengan tekanan darah (p= 0,000). Sementara itu, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara usia (p = 0,090) dan jenis kelamin (p = 0,068) dengan tekanan darah. Kebiasaan konsumsi makanan tinggi natrium berhubungan signifikan dengan peningkatan derajat hipertensi pada penderita hipertensi pra-lansia.
Pengaruh Rebusan Air Daun Sirsak (Annonamuricata) terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Lansia Penderita Hipertensi di Wilayah Desa Sukawangi Kecamatan Warungkondang Kabupaten Cianjur Tahun 2023 Ismi Rahmawati; Sancka Stella G.S; Siti Kamillah
Jurnal Ventilator Vol. 2 No. 3 (2024): September : Jurnal Ventilator
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59680/ventilator.v2i3.1307

Abstract

Soursop is a traditional medicinal plant used as a therapy for hypertension. One of them is Flavonoids which work as ACE inhibitors which will inhibit the change of AIR into AIR thereby reducing the secretion of antidiuretic hormone (ADH ) thus causing a drop in blood pressure.This study aims to determine the effect of boiled soursop leaves on reducing blood pressure in elderly people with hypertension in the Sukawangi Village area, Warungkondang District, Cianjur Regency in 2023. This research uses a quantitative experimental research method using a quasi-experimental design with pre and post using a one group pre test and post test design. The population in this study was elderly people suffering from hypertension in the Sukawangi Village area, Warungkondang District, Cianjur Regency with a sample of 17 people. The analysis used is Univariate and Bivariate using the Paired Sample T test. The blood pressure of hypertensive patients before being given soursop leaf decoction treatment to obtain information on the Mean Arterial Preasure value) before being given the intervention, the mean MAP value was 124.09 mmHg from 17 respondents. After being given the intervention, the results obtained were an average MAP value of 95.24 mmHg.That there is an effect of boiled soursop leaves on reducing blood pressure in elderly people with hypertension in the Sukawangi Village area, Warungkondang District, Cianjur Regency in 2023. Should be more overcoming the problems of the Indonesian people due to the increase in patients with hypertension.