Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

APLIKASI METODE VLF (VERY LOW FREQUENCY) DAN METODE RESISTIVITAS UNTUK ESTIMASI SEBARAN LAVA BASALT BERSTRUKTUR BANTAL DI DAERAH WATUADEG KABUPATEN SLEMAN YOGYAKARTA Adrian Rahmat Nur Adrian; Febrian Dedi Sastrawan; Bayu Achil Sadjab; Sismanto Sismanto
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 7 No. 2 (2022): JOP (Journal Online of Physics) Vol 7 No 2
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v7i2.18211

Abstract

Penelitian tentang estimasi sebaran lava basalt berstruktur bantal telah di lakukan di daerah Watuadeg Kecamatan Berbah Kabupaten Sleman D.I. Yogyakarta dengan menggunakan metode VLF (Very Low Frequency) dan metode resistivitas untuk mengetahui variasi nilai rapat arus ekuivalen dan resistivitas bawah permukaan, serta arah penyebaran lava bantal. Pengukuran metode VLF sebanyak 5 lintasan yang berarah Barat – Timur dan 3 lintasan berarah Utara – Selatan. Pengukuran metode resistivitas sebanyak 9 titik dengan setengah panjang bentangan (AB/2) adalah 200 meter dalam area pengukuran 2 km2. Hasil pengolahan data resistivitas menunjukkan nilai variasi resistivitas bawah permukaan adalah 10,9 Ωm– 109  Wm yang diidentifikasi sebagai resistivitas soil, 32,3 Ωm – 122 Ωm diindikasikan sebagai resistivitas tuf, 286 Ωm – 888 Ωm diidentifikasi sebagai resistivitas lava bantal, 112 Ωm – 167 Ωm diidentifikasi sebagai resistivitas aglomerat dan 2,72 Ωm – 36,2 Ωm diindikasikan sebagai resistivitas lempung. Nilai rapat arus ekuivalen (RAE)  di daerah Watuadeg bervariasi antara 60 % - 240 %. Berdasarkan hasil korelasi antar penampang RAE dengan penampang korelasi resistivitas diperkirakan bahwa sebaran lava basalt berstruktur bantal di daerah Watuadeg bersumber dari bukit yang terletak di sebelah Barat kali Opak dengan arah sebarannya menerus ke arah Selatan.
Identifikasi sebaran dan Jenis Sesar Berdasarkan Analisis Data Anomali Gravitasi Topex Provinsi Maluku Utara Lembar Pulau Halmahera Utara Bayu Achil Sadjab; I Putu Tedy Indrayana; Kurnia Kurnia; Khafidh Nur Aziz; Adrian Rahmat Nur; Harsen Berg Janis; Hanny F. Sangian
Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 19, No 2 (2022): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2649.965 KB) | DOI: 10.20527/flux.v19i2.9616

Abstract

Provinsi Maluku Utara terutama pulau Halmahera dan sekitarnya merupakan bagian dari kerangka sistem tektonik Indonesia yang kompleks dan memiliki aktifitas tektonik yang tinggi. Daerah ini berada pada zona pertemuan lempeng Eurasia, lempeng Pasifik, lempeng Indo-Australia dan lempeng-lempeng kecil lainnya seperti lempeng Filipina. Sebagai akibat dari geodinamika maka daerah penelitian merupakan daerah dengan aktivitas seismisitas yang cukup tinggi, dimana faktor utamanya karena terdapat banyak struktur geologi berupa antiklin, sinklin, sesar naik, sesar mendatar dan sesar normal akibat aktivitas lempeng di daerah ini. salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengidentifikasikan sesar dan jenisnya adalah metode gravitasi, pada penelitian ini data yang digunakan adalah data observasi gravitasi satelit Topex dengan Luasan area penelitian adalah 3.891,62 km2 dalam bentuk Free Air Anomaly (FAA), yang kemudian dikoreksi bouguer dan koreksi medan menghasilkan Anomali Bouguer lengkap (ABL). Anomali regional dan residual menunjukkan korelasi yang baik dengan peta geologi daerah penelitian dalam mendeliniasi sebaran sesar dengan rentang nilai anomali positif (± 187 mGal) dan anomali negatif (± -14.8 mGal). Analisis anomali SVD menunjukkan sebaran sesar di daerah penelitian adalah jenis sesar turun atau sesar normal.
STRUKTUR KRISTAL DAN SIFAT KEMAGNETAN NANOPARTIKEL CoZnFe2O4/PEG-4000) La Ode Rusman; Adrian Rahmat Nur; Ismail Saleh; Yumnawati; La Agusu; Abdin; Edi Suharyadi
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 8 No. 1 (2022): JOP (Journal Online of Physics) Vol 8 No 1
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v8i1.20978

Abstract

Nanopartikel CoZnFe2O4 dengan struktur mixed spinel yang dienkapsulasi dengan PEG-4000 telah berhasil disintesis menggunakan metode kopresipitasi. Hasil analisis X-Ray diffraction (XRD) menunjukkan nanopartikel CoZnFe2O4 mempunyai karakteristik struktur spinel ferit dengan ukuran kristalit sebesar 14,4 ± 0,2 nm. Setelah dienkaspulasi dengan PEG-4000 ukuran kristalit sedikit menurun menjadi 9,7 ± 0,2 nm. Hasil analisis Fourier Transform Infrared (FTIR) untuk CoZnFe2O4 menunjukkan puncak serapan pada bilangan gelombang sekitar 401-563 cm-1 yang merupakan ikatan vibrasi M-O. Setelah dienkapsulasi dengan dengan PEG-4000 muncul vibrasi baru khas PEG yaitu C-O (1064 cm-1). Pada saat dienkapsulasi, ikatan M-O masih tetap muncul yang menandakan keberadaan nanopartikel CoZnFe2O4. Hasil Transmission Electron Microscopy (TEM) menunjukkan bahwa nanopartikel tampak mengalami aglomerasi. Setelah dienkapsulasi dengan PEG-4000 aglomerasi menjadi berkurang dan nanopartikel menjadi lebih terdispersi. Hasil analisis Vibrating Sample Magnetometer (VSM) menunjukkan nilai koersivitas CoZnFe2O4 adalah 251,9 Oe. Nilai koersivitas menurun menjadi 49,9 Oe setelah dienkapsulasi dengan PEG-4000. Hal ini disebabkan karena perubahan ukuran kristalit. Magnetisasi saturasi nanopartikel CoZnFe2O4 sebelum dienkapsulasi adalah 29,0 emu/g dan menurun setelah dienkapsulasi dengan PEG-4000 menjadi 19,7 emu/g. Hal ini disebabkan karena PEG bersifat paramagnetik dan nonmagnetik.
IDENTIFICATION OF THE HARD LAYER USING WENNER CONFIGURATION RESISTIVITY METHOD (CASE STUDY: JALAN SAMBOJA – SEPAKU) Febrian Dedi Sastrawan; Liliana Rossa; Rahmania Rahmania; Meidi Arisalwadi; Adrian Rahmat Nur
Jurnal Neutrino:Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 15, No 2 (2023): APRIL
Publisher : Department of Physics, Maulana Malik Ibrahim State Islamic University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/neu.v15i2.17278

Abstract

Samboja – Sepaku road is a land transportation route that can be used from the cities of Balikpapan and Samarinda to the new capital city. There is a problem with this road. Namely cracks appear on several roads due to subsidence. This is because the layer of soil that supports this road is thick and has young sediment. The hilly topography and steep ravines that dominate this road area also contributed to the subsidence. Efforts that can be made to deal with the occurrence of land subsidence are geotechnical engineering, such as making siring. In the construction process, the siring foundation must be planted in a dense layer of soil that is not easily shifted or unstable, which is also known as a hard layer. Determining the position of the hard layer can be done by identifying the subsurface stratigraphy using the resistivity method. The results of the subsurface lithology depiction obtained two types of soil layers that dominate the roadside area, namely clay layers with resistivity values of 2.31 Ωm – 15.1 Ωm and sandy clays with resistivity values of 38.7 – 253 Ωm. The clay layer is the recommended layer as a hard layer at a depth of 15-20 meters.
PROGRAM PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT TERINTEGRASI KKN TEMATIK DI TENGAH PENDEMI COVID-19 MELALUI BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR DI KOMPLEKS PERUMAHAN Raharjo, Sapto; Lestari, Lina; Nur, Adrian Rahmat
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 1 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v1i1.129

Abstract

Pandemi Covid-19 masih menghantui Indonesia dan dunia, belum diketahui kapan akan berakhir. Berbagai pelemahan aktivitas masyarakat dilakukan untuk mencegah penularan lebih lanjut. Di tengah kondisi tersebut, program Kuliah Kerja Nyata (KKN) bagi mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) harus terus dijalankan. Merujuk pada protokol kesehatan, program pengabdian masyarakat terintegrasi KKN tematik telah dilaksanakan untuk periode semester genap 2019-2020. Ada dua tujuan, pertama, memperkenalkan bentuk-bentuk pemanfaatan sumber daya alam kepada peserta didik; kedua, memberikan contoh kepada masyarakat tentang budidaya ikan dengan Keramba Jaring Apung (KJA). Program KKN Tematik melibatkan dosen dari FMIPA, dan 30 (tiga puluh) mahasiswa dari berbagai program studi di UHO. Kegiatan ini berlangsung selama 2 (dua) bulan, Juni-Juli 2020. Tema yang dipilih adalah pemanfaatan sungai di Perumahan Taman Sari Kahyangan Kendari untuk budidaya ikan. Metode implementasinya adalah praktek langsung di lapangan dan sosialisasi kepada masyarakat. Pekerjaan di lapangan meliputi: pembuatan dua buah keramba masing-masing 3 x 3 x 3 m3; penaburan benih Mujair dan Nila masing-masing 500 dan 250 ekor; dan memberi makan ikan 3 kali sehari selama 4 (empat) bulan. Penyuluhan tentang budidaya ikan air tawar ditujukan kepada petugas kebersihan perumahan. Selama mengikuti program, semua mahasiswa dapat menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing. Diakhir kegiatan dilakukan pemanenan ikan, hasilnya diserahkan kepada petugas kebersihan
Seismic Refraction Analysis for Subsurface Layer Identification: A Case Study at the Kalimantan Institute of Technology Juniar, Firza; Rahmania, Rahmania; Arisalwadi, Meidi; Nur, Adrian Rahmat; Sastrawan, Febrian Dedi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/jipfalbiruni.v14i1.24936

Abstract

Institut Teknologi Kalimantan (ITK) is one of the state universities that is currently actively developing educational facilities and infrastructure. Geologically, ITK is built on the Kampung Baru sedimentary rock formation, which has a low level of soil bearing capacity. This can cause damage to the building if the determination of the foundation depth does not have the right bearing data. The study aimed to determine the subsurface structure in the ITK campus area based on the speed of seismic wave propagation and to determine the distribution of subsurface hard rock layers in the ITK campus development area. The research methods used are field surveys, data acquisition, seismic wave recording data, travel time curves, 2D fast wave propagation models, and interpretation. The research results obtained the value of the first layer wave propagation velocity on tracks 1,2,3,4, and 5, ranging from 128.7 - 201.9 m/s. The second layer on tracks 1,2,3,4, and 5 ranged from 272.4 - 428.0 m/s. The research concludes that it can determine the subsurface structure based on the fast wave propagation value, geological conditions, and outcrop findings, namely the first layer in the form of soil and the second layer in the form of sand clay. Development can be carried out in the passive clay layer by laying the foundation
PROGRAM PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT TERINTEGRASI KKN TEMATIK DI TENGAH PENDEMI COVID-19 MELALUI BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR DI KOMPLEKS PERUMAHAN Raharjo, Sapto; Lestari, Lina; Nur, Adrian Rahmat
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 1 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v1i1.129

Abstract

Pandemi Covid-19 masih menghantui Indonesia dan dunia, belum diketahui kapan akan berakhir. Berbagai pelemahan aktivitas masyarakat dilakukan untuk mencegah penularan lebih lanjut. Di tengah kondisi tersebut, program Kuliah Kerja Nyata (KKN) bagi mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) harus terus dijalankan. Merujuk pada protokol kesehatan, program pengabdian masyarakat terintegrasi KKN tematik telah dilaksanakan untuk periode semester genap 2019-2020. Ada dua tujuan, pertama, memperkenalkan bentuk-bentuk pemanfaatan sumber daya alam kepada peserta didik; kedua, memberikan contoh kepada masyarakat tentang budidaya ikan dengan Keramba Jaring Apung (KJA). Program KKN Tematik melibatkan dosen dari FMIPA, dan 30 (tiga puluh) mahasiswa dari berbagai program studi di UHO. Kegiatan ini berlangsung selama 2 (dua) bulan, Juni-Juli 2020. Tema yang dipilih adalah pemanfaatan sungai di Perumahan Taman Sari Kahyangan Kendari untuk budidaya ikan. Metode implementasinya adalah praktek langsung di lapangan dan sosialisasi kepada masyarakat. Pekerjaan di lapangan meliputi: pembuatan dua buah keramba masing-masing 3 x 3 x 3 m3; penaburan benih Mujair dan Nila masing-masing 500 dan 250 ekor; dan memberi makan ikan 3 kali sehari selama 4 (empat) bulan. Penyuluhan tentang budidaya ikan air tawar ditujukan kepada petugas kebersihan perumahan. Selama mengikuti program, semua mahasiswa dapat menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing. Diakhir kegiatan dilakukan pemanenan ikan, hasilnya diserahkan kepada petugas kebersihan
Identifikasi Sebaran Dan Volume Pasir Besi Menggunakan Metode Geolistrik Konfigurasi Wenner-Schulumberger Dan Analisis Kandungan Fe Didalamnya Menggunakan X-Ray Fluorescence Di Desa Paca Bagian Selatan Papuling, Eminia Sofya; Sadjab, Bayu Achil; Kurnia, Kurnia; Buka, Oktosea; Janis, Harsen Berg; Yusniar, Masitah; Nur, Adrian Rahmat; Anwar, Haerul
Physikos: Journal of Physics and Physics Education Vol 2 No 2 (2023): Physikos: Journal of Physics and Physics Education
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/physikos.2.2.11723

Abstract

This research uses the Naniura NRD300 HF tool to apply the Wenner-Schlumberger configuration geoelectric method which aims to determine the direction of distribution of iron sand, the volume of iron sand, and the Fe2O3 concentration of iron sand in the southern Paca beach area. The collected measurement results are then processed by RES2DINV software into a 2 Dimensional (2D) cross section which shows the distribution value of the subsurface layer as shown by a color image. After being saved in (.xyz) format, the RES2DINV software results are processed in RockWork software to create a pseudo-3D cross section. The RES2DINV software results show a resistivity value between 0,0761 – 3,59 Ωm which is identified as iron sand with a volume of 13,304 m3 at a depth of 2,50 – 9 meters from the surface of the datum point, while on track 2, the resistivity value ranges between 0,414 – 3,13 Ωm, and at a depth of 2,50 – 7 meters from the surface of the datum point with a volume reaching 12,883 m3 based on the results of the RockWork software. The distribution of iron sand deposits in the study area is from south to north. The method used to determine the composition of minerals present in a sample is called X-ray fluorescence (XRF). The results of the analysis of the Fe2O3 content in the first pass were 36,704% and in pass 2 it was 35,500%.
Pelatihan Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Bagi Guru-Guru IPA di Kota Kendari dan Kabupaten Konawe Selatan Raharjo, Sapto Raharjo; Lina Lestari; Yumnawati, Yumnawati; Rahmat Nur, Adrian; Ode Sanando, La
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 8 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v5i8.3448

Abstract

Kegiatan Pelatihan Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Bagi Guru-Guru IPA di Kota Kendari dan Kabupaten Konawe Selatan merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh dosen Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Halu Oleo. Kegiatan ini berlangsung selama satu hari di SMA Negeri 8 Konawe Selatan dan diikuti oleh guru-guru IPA dari beberapa sekolah di wilayah tersebut. Materi pelatihan meliputi penggunaan teknologi kecerdasan buatan dalam merancang bahan ajar interaktif, melakukan evaluasi pembelajaran berbasis AI, mencari topik penelitian siswa yang berorientasi pada potensi lokal, serta mendesain proyek pembelajaran yang berlandaskan kearifan lokal. Pelatihan ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Dr. Sapto Raharjo, M.Si., dan Yumnawati, S.Pd., M.Sc. Melalui kegiatan ini, para guru memperoleh pengetahuan dan keterampilan praktis dalam memanfaatkan teknologi AI untuk menciptakan pembelajaran yang lebih inovatif, kontekstual, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik serta karakteristik daerah setempat.
Rancang bangun prototype sistem otomatis pemberi pakan ikan berbasis mikrokontroler dengan teknologi machine learning Ashari Midana; Ismail Saleh; Ida Usman; M. Zamrun F.; I Nyoman Sudiana; Adrian Rahmat Nur
Jurnal Aplikasi Fisika Vol. 20 No. 02 (2024): Jurnal Aplikasi Fisika
Publisher : Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62749/jaf.v20i02.p31-37

Abstract

Sistem pemberi pakan ikan otomatis adalah sistem yang terdiri dari robot penebar pakan dan robot penakar pakan. Robot dapat dapat saling berkomunikasi baik dalam jaringan lokal maupun jaringan internet. Sistem pemberi pakan ikan dapat menangani banyak kolam dengan 1 pasang robot. Robot dilengkapi dengan kamera untuk mengenali nomor kolam dengan bantuan machine learning untuk klasifikasi nomor berdasarkan gambar yang ditangkap. Pada penelitian ini bertujuan untuk menganalisa variasi kecepatan dan variasi jarak penghalang dalam mendeteksi penghalang atau nomor kolam menggunakan sensor ultrasonik HC-SR04. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase kesalahan sensor ultrasonik HC-SR04 pada saat diam berkisar antar 0,046% sampai 0,240%, sedangkan pada saat robot bergerak kesalahan pembacaan sensor (error) berkisar antara 0,107% sampai 14,492% yang menunjukkan bahwa sensor ultrasonik HC-SR04 baik digunakan untuk mendeteksi objek yang lebih dari 20 cm dibandingkan untuk mendeteksi objek kurang dari 20 cm. Respon sensor ultrasonik terhadap variasi kecepatan gerak robot cenderung menunjukkan pembacaan sudut deteksi yang sama berkisar 15,03o sampai 16,360 cm atau 1/2 dari kemampuan sensor ultrasonik 30o. Variasi kecepatan robot tidak berpengaruh terlalu signifikan terhadap hasil pembacaan sudut deteksi sensor dikarenakan kecepatan robot berkisar 20 cm/s sampai 60 cm/s masih dibawah kecepatan gelombang suara 340 m/s sehingga sudut deteksi sensor cenderung menunjukkan nilai yang sama.