Putri Zudhah Ferryka
Universitas Widya Dharma, Klaten, Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENDEKATAN DEEP LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR Aprilia Kinantika Sari; Putri Zudhah Ferryka; Sri Suwartini
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.451

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan deep learning terhadap hasil belajar matematika peserta didik kelas III SD Negeri 2 Ketandan Tahun Pelajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif desain eksperimen semu (quasi experimental design) tipe Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitia adalah peserta didik peserta didik kelas 3 SD Negeri 2 Ketandan yang berjumlah 17 peserta didik dan seluruh peserta didik kelas 3 SD Negeri 2 Pluneng yang berjumlah 15 peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan observasi, tes hasil belajar pretest dan posttes dan dokumentasi dengan teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis mengguanakan independent sample t-Test dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelompok eksperimen dengan skor 79,6 dan standar deviasi 10,17. Nilai terendah atau nilai minimum yang diperoleh adalah 68, sedangkan nilai tertinggi atau nilai maksimum mencapai 96. Sementara itu, pada kelompok kontrol, rata-rata skor yang diperoleh adalah 70,8 dengan standar deviasi 11,8. Nilai terendah atau minimum dalam kelompok ini adalah 54 dan nilai tertinggi atau nilai maksimum mencapai 94. Hal ini menunjukkan adanya perubahan hasil belajar yang signifikan pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pendekatan Deep Learning lebih efektif dibandingkan pendekatan TPACK dalam meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik.
IMPLEMENTASI PENDEKATAN DEEP LEARNING DALAM MENUMBUHKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR Almanda Dyas Nabella; Isna Rahmawati; Putri Zudhah Ferryka
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.453

Abstract

Pendekatan Deep Learning dalam pembelajaran matematika berperan penting dalam menciptakan proses belajar yang bermakna, khususnya bagi peserta didik sekolah dasar. Pendekatan ini tidak hanya menekankan pada hafalan, tetapi pada pemahaman konsep secara mendalam, keterkaitan dengan kehidupan nyata, serta kemampuan pemecahan masalah. Hal ini berpotensi meningkatkan minat belajar, keterlibatan, serta kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang dilaksanakan di SD Negeri Jombor, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten. Sekolah ini menerapkan Kurikulum Merdeka dan berfokus pada pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan Deep Learning dalam pembelajaran matematika kelas III dilaksanakan secara sistematis melalui kegiatan pembuka, inti, dan penutup dengan mengintegrasikan prinsip meaningful, mindful, dan joyful. Pendekatan ini terbukti mampu meningkatkan minat belajar peserta didik, yang ditunjukkan melalui meningkatnya ketertarikan, partisipasi aktif, konsentrasi, rasa percaya diri, serta kenyamanan dalam belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PJBL) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR Naya Amelia Wibowo; Putri Zudhah Ferryka; Nela Rofisian
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.454

Abstract

  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Project-Based Learning (PJBL) terhadap hasil belajar matematika peserta didik pada materi pecahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis kuasi-eksperimen dan desain Nonequivalent Control Group. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas III SDIT Ma’arif NU Ta’limul Qur’an tahun pelajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data menggunakan tes berupa pretest dan posttest yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest kelas eksperimen sebesar 86,5 lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol sebesar 73,8. Hasil uji hipotesis menggunakan independent sample t-test menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,001 < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model Project Based Learning (PJBL) berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar matematika peserta didik. Model PJBL dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika di sekolah dasar. 
PENGARUH MODEL PBL TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR Sri Handayani; Nela Rofisian; Putri Zudhah Ferryka
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.457

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan daya guna pelaksanaan metode Problem Based Learning pada peningkatan hasil belajar Pendidikan Pancasila partisipan didik kelas III sekolah bawah. Latar balik riset ini didasari oleh rendahnya pencapaian belajar partisipan didik yang masih terletak di bawah standar ketuntasan dan pendidikan yang lebih berfokus pada pengajar sehingga partisipan didik menjadi kurang terlibat dalam proses pendidikan. Penelitian ini memakai pendekatan kuantitatif dengan tipe kuasi-eksperimen serta kerangka pretest–posttest control group design. Ilustrasi riset melibatkan partisipan didik kelas III SD Negara 1 Gergunung selaku kelas eksperimen dan SD Negara 1 Barenglor selaku kelas kontrol. Metode pengumpulan informasi memakai uji, observasi, serta dokumentasi. Hasil riset menampilkan bahwa rata-rata nilai pretest kelompok eksperimen, yaitu 75,00, bertambah menjadi 81,70 pada posttest; sebaliknya, kelompok kontrol mendapatkan rata-rata nilai pretest 59,80 bertambah menjadi 73,40 pada posttest. Uji t-independent menampilkan hasil skor t hitung sebesar 3,982, lebih tinggi dari t tabel 2,010, dengan tingkatan signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga ada perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen serta kelompok kontrol. Implikasi riset ini menunjukkan bahwa metode Problem Based Learning bisa digunakan sebagai alternatif pendidikan inovatif yang mampu meningkatkan keaktifan, keahlian berpikir kritis, dan hasil belajar partisipan didik sekolah bawah.