Juita Tumanggor
Universitas Pamulang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TANTANGAN DAN PELUANG DALAM MENGELOLA SISTEM INFORMASI MANAJEMEN Agung Wijoyo; Sawalman Zalukhu; Juita Tumanggor; Muhammad Nurdin; Conny Ramanda
TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2023): TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada tantangan dan peluang yang terkait dengan pengelolaan Sistem Informasi Manajemen (SIM) dengan pendekatan kualitatif melalui analisis data pustaka. SIM adalah elemen kunci dalam operasi bisnis dan organisasi modern, memungkinkan pengambilan keputusan yang tepat waktu dan meningkatkan efisiensi. Namun, mengelola SIM juga melibatkan kompleksitas teknologi, perubahan lingkungan bisnis, dan tuntutan data yang semakin ketat. Penelitian ini menggabungkan pemahaman dari berbagai sumber tepercaya untuk mengidentifikasi tantangan seperti strategi bisnis, globalisasi, infrastruktur, investasi, dan tanggung jawab etis. Di sisi lain, peluang dalam mengelola SIM mencakup peningkatan akurasi data, koordinasi yang lebih baik, pengembangan sumber daya manusia, penekanan biaya operasional, dan pengambilan keputusan berbasis data. Rekomendasi termasuk memprioritaskan keamanan informasi, integrasi yang bijak, adopsi teknologi yang fleksibel, manajemen anggaran yang efisien, pengembangan sumber daya manusia, dukungan pengambilan keputusan berbasis data, dan kepemimpinan yang kuat. Penelitian tentang tantangan dan peluang dalam mengelola Sistem Informasi Manajemen (SIM) didasarkan pada pendekatan kualitatif yang melibatkan analisis data pustaka melalui literatur review. Metode kualitatif dipilih untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang kompleksitas isu yang terkait dengan pengelolaan SIM
PENGARUH KOMPENSASI DAN LINGKUNGAN KERJA FISIK TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI KELURAHAN SEMANAN JAKARTA BARAT Juita Tumanggor; Irfan Rizka Akbar
Accounting UNIPA - Jurnal Akuntansi Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Accounting Unipa
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan BisnisUniversitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kompensasi (X₁) dan Lingkungan Kerja Fisik (X₂) terhadap Kinerja Pegawai (Y) pada Kantor Kelurahan Semanan, Jakarta Barat. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan asosiatif. Populasi penelitian berjumlah 100 orang pegawai, dan teknik pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10%, sehingga diperoleh 50 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner. Teknik analisis data meliputi uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, uji F, serta analisis koefisien korelasi dan determinasi dengan bantuan software SPSS versi 25. Hasil uji t menunjukkan bahwa Kompensasi (X₁) tidak berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai dengan nilai thitung sebesar 1,113 < ttabel 1,677 dan nilai signifikansi 0,271 > 0,05. Sementara itu, Lingkungan Kerja Fisik (X₂) tidak berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai karena nilai thitung sebesar -0,139 < ttabel 1,677 dan signifikansi 0,890 > 0,05. Hasil uji F menunjukkan bahwa Kompensasi dan Lingkungan Kerja Fisik secara simultan tidak berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai, ditunjukkan oleh nilai Fhitung 0,606 < Ftabel 4,047 dan nilai signifikansi 0,550 > 0,05. Nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,159 menunjukkan hubungan yang sangat rendah antara variabel independen dan dependen. Sementara itu, nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,025, menunjukkan bahwa variabel Kompensasi dan Lingkungan Kerja Fisik hanya mampu menjelaskan 2,5% variasi dalam Kinerja Pegawai, sisanya dijelaskan oleh faktor lain yang tidak diteliti. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar instansi melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem kompensasi yang diberikan, serta meningkatkan kualitas lingkungan kerja fisik agar dapat berkontribusi lebih efektif dalam meningkatkan kinerja pegawai.