Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING DI KELAS VII PUTRI PONDOK PESANTREN SUMATERA THAWALIB PARABEK Silvi Anggia Putri; Aniswita Aniswita; M. Imamuddin; Tasnim Rahmat
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.20100

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi dan pengamatan yang telah peneliti lakukan yaitu rendahnya keaktifan dan hasil belajar matematika siswa. Salah satu alternatif pembelajaran yang diduga dapat mengatasi masalah tersebut adalah dengan menggunakan model pembelajaran Snowball Throwing. Jenis penelitian ini adalah penelitian pra eksperimen dengan rancangan penelitian The Static Group Comparison Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII Putri Pondok Pesantren Sumatera Thawalib Parabek tahun pelajaran 2022/2023. Pengambilan sampel dilakukan secara acak (Random Sampling). Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII.15 sebagai kelas eksperimen dan kelas VII.10 sebagai kelas kontrol. Data keaktifan belajar siswa diperoleh dari angket dan hasil belajar matematika diperoleh dari tes akhir. Berdasarkan analisis data angket keaktifan belajar siswa menggunakan model pembelajaran Snowball Throwing tergolong pada kriteria sangat aktif dengan persentase 82.40%. Analisis tes akhir dianalisis dengan menggunakan uji-t pada taraf nyata ? = 0.05. Diperoleh harga thitung > ttabel yaitu 2.04 > 1.67, serta dengan menggunakan Software Minitab diperoleh P-value < 0.05, yaitu 0.023 < 0.05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa “hasil belajar siswa yang mengikuti model pembelajaran Snowball Throwing lebih baik daripada hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional di kelas VII Putri Pondok Pesantren Sumatera Thawalib Parabek”.
HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN ROPES DI KELAS VII MTS MUHAMMADIYAH BUNGA TANJUNG TAHUN PELAJARAN 2022/2023 Taufik Darma Dinata; Risnawita Risnawita; Rusdi Rusdi; Tasnim Rahmat
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.20102

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dari rendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran matematika. Hal ini dilihat dari hasil belajar matematika siswa pada UTS semester I masih 32% siswa yang tuntas, sedangkan 68% siswa lainnya tidak tuntas. Salah satu alternatif pembelajaran yang diduga dapat mengatasi masalah tersebut adalah dengan menggunakan model pembelajaran ROPES (Review, Overview, Presentation, Exercise, Summary). Jenis penelitian ini adalah penelitian pra eksperimen dengan rancangan penelitian The Static Group Comparison Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII Mts Muhammadiyah Bunga Tanjung Tahun Pelajaran 2022/2023. Pengambilan sampel dilakukan secara acak (Random Sampling). Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII.A sebagai kelas eksperimen dan kelas VII.B sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar matematika diperoleh dari tes akhir. Berdasarkan analisis data tes akhir yang dianalisis dengan menggunakan uji-t pada taraf nyata ? = 0.05. Diperoleh harga thitung > ttabel yaitu 2.02 > 1.69, serta dengan menggunakan Software Minitab diperoleh = 0.025. Karena < 0.05, yaitu 0.025 < 0.05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa “hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran ROPES (Review, Overview, Presentation, Exercise, Summary) lebih baik dari pada hasil belajar siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional di kelas VII Mts Muhammadiyah Bunga Tanjung tahun pelajaran 2022/2023”.
Students’ Self-Confidence and Mathematics Learning Outcomes Using the Student Teams Achievement Division (STAD) Cooperative Learning Model in Grade VIII of SMP N 1 Sasak Ranah Pasisia, West Pasaman Regency Zolanda Anggraini; Isnaniah; M. Imamuddin; Tasnim Rahmat
The Future of Education Journal Vol 4 No 8 (2025): Continued
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v4i8.1092

Abstract

This study was motivated by problems found in Grade VIII of SMP N 1 Sasak Ranah Pasisia, West Pasaman Regency, namely the low self-confidence of students in learning. This could be seen during the teaching and learning process, where only a few students took the initiative to present their work in front of the class. Students’ low mathematics learning outcomes were also evident from their daily test scores. The research problems in this study were: (1) how students’ self-confidence develops during the learning process using the cooperative learning model of the Student Teams Achievement Division (STAD) type, and (2) whether students’ mathematics learning outcomes taught using the STAD cooperative learning model are better than those taught using conventional learning. This research employed a pre-experimental approach with the Static Group Comparison Design. The sample was determined randomly after conducting tests of normality, homogeneity, and equality of means on the population data. The sample consisted of students from class VIII.2 as the experimental group and class VIII.1 as the control group. Students’ self-confidence data were collected through a questionnaire, while learning outcomes were obtained from a test administered to students. Based on the results of the analysis, the percentage of students’ self-confidence was 76.18%, categorized as high. The mathematics learning outcome test was analyzed using the t-test at a significance level of α = 0.05, yielding tcount > ttable (2.96 > 1.67) and P-value = 0.008 < α = 0.05. Therefore, H0 was rejected and H1 was accepted. It can be concluded that students’ mathematics learning outcomes using the STAD cooperative learning model are better than those using conventional learning in Grade VIII of SMP N 1 Sasak Ranah Pasisia, West Pasaman Regency.