Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Dampak Model Bisnis dan Pendekatan Inovasi Sosial terhadap Keberlanjutan Kewirausahaan Sosial di Indonesia Pardin Lasaksi; Eva Andriani; Rosita Rosita
Sanskara Ekonomi dan Kewirausahaan Vol. 2 No. 01 (2023): Sanskara Ekonomi dan Kewirausahaan (SEK)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/sek.v2i01.272

Abstract

Kewirausahaan sosial, yang ditandai dengan solusi inovatif terhadap tantangan masyarakat, sangat penting dalam mendorong perubahan positif. Penelitian ini menggali hubungan yang rumit antara model bisnis, pendekatan inovasi sosial, dan keberlanjutan kewirausahaan sosial di Indonesia. Dengan menggunakan desain penelitian kuantitatif, data dikumpulkan dari 500 wirausaha sosial dengan menggunakan survei. Analisis tersebut mengungkapkan lanskap model bisnis yang beragam, dengan model hibrida yang mendominasi. Inovasi kolaboratif muncul sebagai pendorong yang signifikan, yang berdampak positif pada hasil keberlanjutan. Analisis regresi menegaskan hubungan positif tersebut, dengan setiap kenaikan satu unit model hibrida dan inovasi kolaboratif terkait dengan kenaikan 8,54 1dan 10,121 unit keberlanjutan. Temuan ini menawarkan wawasan yang dapat ditindaklanjuti bagi para praktisi, pembuat kebijakan, dan organisasi pendukung, yang menekankan pentingnya model bisnis yang seimbang dan inovasi kolaboratif dalam mendorong kewirausahaan sosial yang berkelanjutan.
KOMUNIKASI DAN PUBLIC SPEAKING UNTUK KATEKIS PURNAWAKTU PAROKI PADA PUSAT PEMBINAAN UMAT KEUSKUPAN AGUNG KARANG SARI PEMATANG SIANTAR Rosita Rosita; Martinus T; Dennis Widjaja; Elisha S; Anton Anton
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 3 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jpmebd.v3i2.3904

Abstract

Katekis purnawaktu paroki memiliki peran strategis dalam karya pewartaan Injil, pendidikan iman, dan pendampingan umat di lingkungan Gereja. Dalam menjalan kan tugas tersebut, kemampuan komunikasi dan public speaking menjadi kompetensi yang sangat penting karena katekis berinteraksi dengan berbagai kelompok umat yang memiliki latar belakang usia, dan tingkat pemahaman yang beragam. Komunikasi yang efektif memungkinkan katekis menyampaikan ajaran Gereja secara jelas, membangun relasi yang baik dengan umat, serta menciptakan suasana dialog yang mendukung pertumbuhan iman. Public speaking berperan sebagai sarana untuk menyampaikan pesan-pesan iman secara menarik, persuasif, dan mudah dipahami. Kemampuan ini membantu katekis dalam kegiatan katekese, pendampingan sakramen, pembinaan kelompok kategorial, serta berbagai aktivitas pastoral lainnya. Selain itu, keterampilan berbicara di depan umum dapat meningkatkan kepercayaan diri, kemampuan memengaruhi audiens secara positif, dan efektivitas penyampaian nilai-nilai Kristiani dalam konteks masyarakat yang terus berkembang. Tulisan ini bertujuan mengkaji pentingnya komunikasi dan public speaking bagi katekis purnawaktu paroki sebagai bagian dari kompetensi profesional dan pastoral. Melalui penguasaan kedua keterampilan tersebut, katekis diharapkan mampu menjalankan tugas pewartaan secara lebih efektif, membangun partisipasi aktif umat, serta mendukung terwujudnya misi Gereja dalam membina komunitas yang beriman, dewasa, dan misioner.
The Influence of Competence, Motivation, and Work Environment on Employee Performance in Financial Services Rosita Rosita; Anton Anton; Dennis Widjaja
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 04 (2026): Juli: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jukim.v5i04.2952

Abstract

This study examines the effects of competence, work motivation, and work environment on employee performance in financial service companies in Yogyakarta. A quantitative approach with a descriptive and verification survey design was employed. The study population consisted of 145 permanent employees, from whom 100 respondents were selected using simple random sampling. Data were collected through a questionnaire using a five-point Likert scale and analyzed with IBM SPSS Statistics Version 26. The analytical procedures included validity and reliability testing, classical assumption testing, multiple linear regression, partial t-tests, simultaneous F-tests, and the coefficient of determination. The results demonstrate that competence has a positive and significant effect on employee performance. Work motivation and work environment also positively and significantly influence employee performance. Simultaneously, the three independent variables significantly affect employee performance, explaining 72.6% of its variation, while the remaining 27.4% is associated with factors outside the research model. Competence is identified as the most dominant predictor of employee performance. These findings indicate that employee performance can be improved through integrated human resource policies that strengthen professional competence, enhance work motivation, and create a safe, supportive, and conducive work environment. This study provides practical evidence for financial service company management in designing employee development, reward, and workplace improvement programs.