Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Journal of Innovative and Creativity

Analisis Kondisi Geometrik Jalan Ditinjau Dari Alinyemen Horizontal Pada Jl.Raya Hulung & Jl.Sisingamangaraja Gresly Lehalima; Juliet G Metekohy; Fuad. H. Ohorella
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1200

Abstract

Berdasarkan eksperimen penelitian Kaneswaran (2014), sebagian besar pengemudi (4/5 pengemudi) tidak mampu mengantisipasi kondisi geometri jalan yang melebihi 40 meter didepannya. Pau dan Aron (2013), menyatakan bahwa, jarak pandang yang belum sesuai dengan peraturan bina marga dapat memberikan potensi kecelakaan lalul lintas yang disebabkan oleh jalan. Kondisi menurut Krisward et al (2020), penyebab utama kecelakaan adalah jarak pandang pada tikungan yang kurang memadai sehingga menyusahkan pengemudi pada saat melewati tikungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah geometrik jalan sudah sesuai dengan ketentuan pedoman geometrik jalan.Penelitian ini menggunakan metode Kuantitatif, dengan mengacu pada Pedoman Geometrik jalanKondisi geometrik Jln. Raya Hulung yang memenuhi persyaratan pedoman geometrik adalah jari-jari tikungan pada STA 0+200 dan derajat kelengkungan pada STA 0+200, sedangkan pada jari-jari tikungan dan derajat kelengkungan pada STA 0+000-0+100, 0+400-0+500 dan STA 0+600 tidak memenuhi pedoman geometrik jalan, untuk jarak pandang henti dan jarak pandang mendahului tidak ada yang memenuhi. Kondisi geometrik Jln. Sisingamangaraja yang memenuhi persyaratan Bina Marga 1997 tentang geometrik jalan adalah jari-jari tikungan dan derajat kelengkungan sedangkan Jarak pandang henti (Jh) dan Jarak pandang Mendahului (Jm) tidak ada yang memenuhi persyaratan surat edaran no 20 tahun 2021 tentang geometrik jalan.
Perencanaan Geometrik Jalan Raya ( Studi Kasus : Ruas Jalan Siwang – Serri ) Axyelando Calvin Risakotta; S G M Amaheka; Juliet G Metekohy
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3256

Abstract

Perencanaan geometrik jalan adalah perencanaan rute dari suatu ruas jalan secara lengkap, meliputi beberapa elemen yang disesuaikan dengan kelengkapan dan data yang telah dianalis. Berdasarkan pengamatan yang ada, rute yang harus ditempuh masyarakat dari Desa Serri menuju ke daerah perkotaan terlalu menghabiskan waktu yang cukup lama dibandingkan dengan masyarakat yang berdomisili di sekitar daerah Siwang, sementara jarak Desa Serri dan Siwang cenderung lebih dekat. Melihat situasi yang demikian, maka diperlukannya pembangunan jalan baru yang dapat menghubungkan kedua lokasi ini, Tujuan penelitian ini untuk menentukan koridor terpilih pada ruas jalan Serri – Siwang yang sesuai dengan persyaratan dan untuk mengetahui volume galian timbunan dari hasil perencanaan geometrik jalan pada ruas jalan Serri – Siwang. Metode yang digunakan dalam perencanaan ini adalah pengolahan data dari hasil pengukuran tanah lokasi dengan rentan waktu 7 hari menggunakan teodolit untuk mengetahui topografi di lokasi yang kemudian akan diolah dan dibuat desain jalan menggunakan software autocad civil 3D. Komponen yang harus di cari adalah alinyemen vertikal dan horizontal. Hasil penelitian ruas jalan Siwang-Serri adalah panjang jalan 1.525 km, kecepatan rencana rata-rata 40 km/jam, alinyemen horisontal terdiri dari 2 jenis tikungan S-C-S (Spiral-Circle-Spiral) dan terdiri dari 7 jenis tikungan SS (Spiral-Spiral). Untuk alinyemen vertikal terdiri dari 5 vertikal cembung dan terdiri dari 7 vertikal cekung. Total untuk luas galian sebesar 3838.349 m2 dan total untuk luas timbuunan sebesar 62692.459 m2. Maka dari itu dapat diperoleh total galian volumenya sebesar 92517.191 m3 dan volume timbunannya sebesar 1543178.287 m3
Analisis Pemilihan Moda Transportasi Laut Antara Kapal Sabuk Dan Kapal Cepat (Studi Kasus: Ambon-Kisar) Rahmat Harjiansyah; Sammy. G. M. Amaheka; Juliet G. Metekohy
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4750

Abstract

Transportasi laut merupakan sarana utama yang mendukung pergerakan masyarakat di wilayah Maluku, salah satu jalur transportasi penting di Provinsi Maluku adalah rute Ambon-Kisar yang menghubungkan pulau Ambon dan pulau Kisar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan karakteristik penumpang serta menentukan nilai probabilitas pemilihan moda antara kapal sabuk dan kapal cepat pada perjalanan rute ambon ke kisar. Penelitian ini dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 200 responden yang pernah melakukan perjalanan di rute tersebut. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda dan logit biner. Hasil analisis menunjukan bahwa faktor waktu, biaya, kenyamanan, keamanan, pelayanan, kemudahan, kelancaran, kondisi kapal berpengaruh secara signifikan terhadap pemilihan moda. Faktor dominanan pada kapal sabuk adalah biaya dengan nilai pengaruh sebesar 0,254, sedangkan pada kapal cepat, faktor kenyamanan menjadi yang paling dominan dengan nilai 0,194. Hasil analisis logit biner menunjukan probabilitas penumpang memilih kapal sabuk sebesar 43%, dan peluang untuk memilih kapal cepat sebesar 57%.
“Analisis Nilai Kadar Aspal Optimum (KAO) Dengan Subtitusi Filler Abu Kulit Kacang Tanah Terhadap Campuran HRS-WC” Nurul Hidayah Adam; Juliet G. Metekohy; Amaheka Amaheka
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai kadar aspal optimum (KAO) pada campuran Hot Rolled Sheet – Wearing Course (HRS – WC) dengan subtitusi filler abu kulit kacang tanah. HRS – WC adalah jenis campuran beraspal panas yang sering digunakan pada lapis permukaan jalan, dan kinerja strukturalnya sangat dipengaruhi oleh kadar aspal serta kualitas filler. Ketesediaan filler konvesional yang terbatas dan isu lingkungan terkait limbah pertanian mendorong penelitian ini untuk memanfaatkan abu kulit kacang tanah sebagai alterntif filler. Abu kulit kacang tanah merupakan limbah biomassa yang memiliki potensi sebagai bahan pengisi karena karakteristik partikelnya yang halus dan kandungan mineral tetentu. Metode penelitian melibatkan pengujian Laboratorium terhadap sifat – sifat fisik dan mekanik cmpuran HRS – WC dengan variasi presentase subtitusi filler abu kulit kacang tanah. Pengujian meliputi analisis kadar aspal, pengujian marshall untuk menentukan stabilitas, flow, void in mixture (VIM), void filled with asphalt (VFA), dan void in mineral agregate (VMA). Data yang diperoleh dari pengujian ini akan dianalisis untuk menentukan nilai kadar aspal optimum sesuai dengan spesifikasi yang berlaku. Hasil pengujian dilakukan dengan membuat 3 variasi yaitu 2% : 1% dengan nilai KAO 7,12%, 1% : 2% dengan nilai KAO 8,09%, dan 1,5% : 1,5% dengan nilai KAO 7,59%.
Perencanaan Tebal Perkerasan Kaku Menggunakan Metode Manual Desain Perkerasan Jalan Tahun 2017 (Studi Kasus : Ruas Jalan Kampus Universitas Pattimura Ambon - Segmen 4 Sta 00+000 – 00+408) Indra Mayasari Hamim; Juliet G. Metekohy; M. R. Ayal
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan jalan di kampus UNPATTI digagas untuk memperbaiki kualitas jalan sekaligus sebagai salah satu bentuk peningkatan kualitas pada infrastruktur jalan di kampus UNPATTI. Tujuan dari perencanaan ini adalah menghitung tebal perkerasan kaku (Rigid Pavement) dengan menggunakan metode MDPJ 2017. Oleh karena itu dilakukan perencanaan ini meliputi survei lalu lintas dan mengetahui (California Bearing Ratio) CBR tanah dasar. Untuk merencanakan lapis perkerasan kaku (Rigid pavement) dibutuhkan data primer yaitu data LHR, data CBR, data Long Section, data Cross Section, dan data sekunder yaitu data peta lokasi. Berdasarkan hasil analisa didapatkan data LHR dari hari senin sebagai hari tersibuk yang melayani arus lalu-lintas, serta daya dukung tanah CBR hasil pengujian DCP sebesar 2,15%. Hasil dari perhitungan menggunakan metode MDPJ 2017 untuk ruas jalan depan pertigaan pujasera sampai ke Fakultas Teknik Geologi dengan panjang 408 meter, dari STA 00+000 – 00+408 dengan perincian tebal pelat beton 16 cm, lapis drainase 12,5 cm, lapis pondasi 15 cm, timbunan pilihan 15 cm.