Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SOCIALIZATION OF THE IMPORTANCE OF GOOD SERVICE TECHNIQUES TO SUPPORT HOSPITAL QUALITY IN PIRNGADI HOSPITAL MEDAN Lapiti Gokmatua Sagala; Maduma Sari Sagala; Hafni Cholida Nasution; Nurhasanah Nurhasanah; Azwar Anas Manurung
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 7 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i7.2576-2579

Abstract

Rumah sakit adalah salah satu sarana kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, rumah sakit memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatan harapan kesehatan masyarakat.  Sasaran  kegiatan  pengabdian  kepada  masyarakat ini  adalah  staf-staf  atau  pegawai  yang  bekerja di RSUD  Pirngadi  Medan Jl. Prof H. Yamin  no 47 Medan. Adapun  peserta  yang mengikuti  berjumlah 30 orang. Kegiatan  pengabdian masyarakat ini di laksanakan pada tanggal 04 juli 2023. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu metode observasi dan ceramah. Dengan judul sosialisasi teknik pelayanan  yang  baik  untuk  mendukung kualitas  Rumah Sakit pada Rumah sakit Pirngadi Medan.
SOCIALIZATION OF THE IMPORTANCE OF GOOD SERVICE TECHNIQUES TO SUPPORT HOSPITAL QUALITY IN PIRNGADI HOSPITAL MEDAN Lapiti Gokmatua Sagala; Maduma Sari Sagala; Hafni Cholida Nasution; Nurhasanah Nurhasanah; Azwar Anas Manurung
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 7 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i7.2576-2579

Abstract

Rumah sakit adalah salah satu sarana kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, rumah sakit memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatan harapan kesehatan masyarakat.  Sasaran  kegiatan  pengabdian  kepada  masyarakat ini  adalah  staf-staf  atau  pegawai  yang  bekerja di RSUD  Pirngadi  Medan Jl. Prof H. Yamin  no 47 Medan. Adapun  peserta  yang mengikuti  berjumlah 30 orang. Kegiatan  pengabdian masyarakat ini di laksanakan pada tanggal 04 juli 2023. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu metode observasi dan ceramah. Dengan judul sosialisasi teknik pelayanan  yang  baik  untuk  mendukung kualitas  Rumah Sakit pada Rumah sakit Pirngadi Medan.
Technostress Digital dan Resiliensi Modal Manusia Adaptif Kolektif: Studi Fenomenologi pada SDM UMKM Irwan Nopian Sinaga; Azwar Anas Manurung
Jurnal Ekonomi Bisnis Digital Vol 5 No 2 (2026): Artikel Bulan Juli 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendekiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebidi.v5i2.426

Abstract

Akselerasi digitalisasi pasar tradisional melahirkan tekanan psikologis baru yang berpotensi menghambat keberlanjutan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena technostress digital (stres akibat tekanan teknologi) dan bagaimana para pedagang membangun resiliensi (kemampuan bangkit dari tekanan) modal manusia adaptif kolektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomologi untuk menggali pengalaman nyata yang dihidupi (lived experience) oleh para pedagang tradisional. Informan penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria ketat, melibatkan lima belas pedagang aktif di Pasar Petisah Medan yang telah beroperasi minimal sepuluh tahun dan mengadopsi minimal satu platform digital, di mana interaksi dihentikan setelah mencapai titik saturasi data. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan metode analisis tematik kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa technostress digital bermanifestasi dalam bentuk alienasi algoritma (rasa terasing dengan sistem digital) dan erosi identitas relasional akibat hilangnya interaksi sosial tatap muka. Namun, para pedagang berhasil membangun resiliensi modal manusia adaptif secara kolektif melalui strategi collective coping berupa transfer pengetahuan antargenerasi secara horizontal lintas kios dan kapitalisasi solidaritas pasar berbasis komunitas tempatan. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa pengembangan modal manusia di sektor informal tidak boleh mengabaikan kesejahteraan mental dan ekosistem sosial pendukung. Kebijakan digitalisasi pasar tradisional oleh pemerintah daerah sebaiknya tidak disamaratakan dengan mal modern, melainkan harus mempertahankan ruang interaksi humanis melalui pendampingan digital berbasis komunitas.