Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Mahasiswa dalam Sosialisasi Kepemiluan Bersama Bawaslu di Sekolah SMA/SMK Kota Batam joyce joyce; Verawati Verawati; Heryanti heryanti; Sheren Maharani; Sherly Margareta; Javita javita; Jesslyn jesslyn; Chalvin Kho; Wen Jayanto; lesley peterson lee; Jennifer Vicalrya; Winni Hosyanah Hosyanah Svaloska; Ridho Junilham Firmanda; Sonia Fitri Ariesta
National Conference for Community Service Project (NaCosPro) Vol 5 No 1 (2023): The 5th National Conference for Community Service Project 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas tentang peran penting yang dimainkan oleh mahasiswa dalam sosialisasi kepemiluan bersama Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) di sekolah-sekolah SMA/SMK Kota Batam. Kepemiluan adalah aspek penting dalam sistem demokrasi, dan para pemilih masa depan perlu memahami pentingnya hak suara mereka dalam proses pemilihan umum. Penelitian ini menyelidiki bagaimana kolaborasi antara mahasiswa dan Bawaslu dapat meningkatkan pemahaman siswa-siswi SMA/SMK tentang peran mereka dalam demokrasi dan bagaimana hak suara dapat berpengaruh pada proses pengambilan keputusan politik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan mengadakan sosialisasi kesadaran pemilih di sekolah SMK Multistudi Highschool Batam.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi ini berhasil meningkatkan kesadaran politik siswa-siswi, mengajarkan pentingnya partisipasi aktif dalam proses pemilihan umum, dan membangun pemahaman yang lebih baik tentang peran Bawaslu dalam mengawasi integritas pemilu. Selain itu, mahasiswa juga berperan sebagai perantara yang efektif antara Bawaslu dan siswa-siswi, menciptakan lingkungan yang inklusif dan menginspirasi partisipasi yang berkelanjutan.Artikel ini menyimpulkan bahwa keterlibatan mahasiswa bersama Bawaslu dalam memberikan edukasi dan sosialisasi terhadap siswa-siswi SMK/SMA Kota Batam sebagai calon pemilih memberikan kontribusi positif dalam membangun pemilih yang cerdas, sadar, dan bertanggung jawab. Diharapkan bahwa upaya ini dapat menjadi contoh bagi institusi pendidikan dan lembaga pemilihan lainnya untuk lebih meningkatkan pemahaman dan partisipasi pemilih di masa depan, memperkuat dasar demokrasi di negara ini.
ANALISA SISTEM PENCAHAYAAN BUATAN PADA BANGUNAN SPORTHALL UNIVERSITAS INTERNASIONAL BATAM Gladies Imanda Utami Rangkuty; Jennifer Vicalrya; Jesslyn Jesslyn; Vivi Chandrawati; Hendro Murtiono; Stivani Ayuning Suwarlan
Journal of Architectural Design and Development (JAD) Vol. 6 No. 2: December 2025
Publisher : Program Sarjana Arsitektur Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jad.v6i2.11497

Abstract

Visual comfort in sports facilities is significantly influenced by the quality of artificial lighting systems, particularly for multi-functional buildings operating at night. This study analyzes the effectiveness of artificial lighting in the sports hall at Universitas Internasional Batam, a semi-outdoor facility serving as a sports arena, event venue, and access route to classrooms. Preliminary observations and user complaints indicated visual discomfort during nighttime activities, including uneven light distribution and excessively dark areas. The study aims to evaluate lighting level compliance with SNI 6197-2020 standards and analyze users' visual comfort perceptions. A mixed-methods approach was employed through illuminance measurements using a luxmeter and surveys of 24 active users. Results show average lighting levels of 313 lux, meeting the SNI 6197-2020 standard (300 lux) for sports facilities. However, while 70.8% of respondents rated the lighting as adequate, 54.1% experienced eye fatigue periodically due to uneven light distribution (uniformity ratio 0.60 < CIE standard 0.7) and flickering lamps (37.5% fixtures).  Recommendations include regular lamp maintenance, additional lighting installation in low-intensity areas, and establishing operational procedures to ensure access corridor lights remain on for user safety and comfort. This study contributes to understanding the relationship between quantitative lighting standards and subjective visual comfort in multi-functional sports facilities.