Yenda Hasnita
Progam Studi D-III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Perintis Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN PUS TENTANG PEMERIKSAAN IVA DETEKSI DINI KANKER SERVIKS SEBAGAI PROMOSI PELAYANAN KEBIDANAN SEBAGAI LAYANAN PRIMER Zilfi Yola Pitri; Yenda Hasnita; Adiva Syafira Arla
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16080

Abstract

Kanker serviks merupakan kasus terbanyak dan hampir 70% ditemukan dalam kondisi stadium lanjut (>stadium IIB). Hal ini karena masih rendahnya pelaksanaan skrining yaitu < 5%. Pada adahal pelaksanaan skrining yang ideal adalah 80%. Skrining untuk deteksi dini kanker serviks dapat melalui pemeriksaan Inspeksi IVA Test dengan menggunakan asam asetat 3-5 % pada permukaan mulut rahim dalam 1 menit pada lesi prakanker setelah pulasan akan terlihat bercak putih yang disebut aceto white epithelium. Berdasarkan masalah di atas penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Pasangan Usia Subur Tentang Metode IVA Dengan Deteksi Dini Kanker Serviks. Penelitian ini merupakan penelitian Analitik dengan metode pendekatan Cross Sectional yang dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Padang Pasir Tahun 2022 pada tanggal 15 September - 08 Oktober dengan jumlah sampel sebanyak 95 orang populasi 8872. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Simple Random Sampling, pengolahan data dilakukan secara manual. Berdasarkan hasil penelitian didapat dari 95 responden, yang memiliki pengetahuan tinggi 50 responden (52,63%), responden yang terdeteksi kanker serviks 48 responden (50,53%). Berdasarkan uji chi kuadrat diperoleh hasil yang bermakna antara pengetahuan tentang metode IVA dengan deteksi dini kankerserviks, dimana x2 hitung > x2 tabel (10,17 > 6,63). Hubungan ini signifikan pada taraf ?= 0,01 yang artinya 100 kali menerka 99% terkaan kita benar dan 1 % terkaan kita salah. Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan pasangan usia subur tentang metode IVA berhubungan dengan deteksi dini kanker serviks. Diharapkan kepada kepada petugas kesehatan agar meningkatkan mutu layanan terhadap masyarakat supaya lebih mengerti tentang kesehatan reproduksi terutama deteksi dini kanker serviks.
Hubungan Caring Petugas Kesehatan dan Dukungan Keluarga dengan Tingkat Kecemasan Ibu Primipara di Rumah Bersalin Yenda Hasnita; Athica Oviana; Mera Delima; Yessi Andriani
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.898

Abstract

Kecemasan saat persalinan merupakan respons psikologis yang umum dialami oleh ibu primipara dan dapat berdampak negatif terhadap proses persalinan, termasuk peningkatan persepsi nyeri dan gangguan kemajuan persalinan. Salah satu faktor yang memengaruhi tingkat kecemasan ibu adalah faktor psikososial, seperti perilaku caring petugas kesehatan dan dukungan keluarga. Caring petugas kesehatan tercermin melalui komunikasi terapeutik, empati, perhatian, serta pendekatan yang melibatkan keluarga dalam proses persalinan. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis hubungan perilaku caring petugas kesehatan dan dukungan keluarga terhadap tingkat kecemasan ibu primipara di rumah bersalin Kota Payakumbuh. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan survey analitik dengan pendekatan cros-sectional.  Penelitian ini dilakukan di Rumah Bersalin di Kota Payakumbuh dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden ibu primipara dengan menggunakan teknik total sampling. Penelitian ini menggunakan intrumen kuesioner meliputi kuesioner caring petugas kesehatan (20 item), dukungan keluarga (12 item), dan tingkat kecemasan (20 item). Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil uji statistic menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara caring petugas kesehatan dengan tingkat kecemasan ibu primipara (p = 0,005 < 0,05; OR = 25,000) dan terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan (p = 0,019 < 0,05; OR = 16,000). Ibu yang memperoleh caring yang baik dan dukungan keluarga yang optimal cenderung mengalami kecemasan ringan. Dapat disimpulkan bahwa caring petugas kesehatan dan dukungan keluarga berperan penting dalam menurunkan tingkat kecemasan ibu primipara saat persalinan. Peningkatan praktik kebidanan berbasis caring dan keterlibatan keluarga secara aktif dalam proses persalinan perlu dioptimalkan untuk mendukung kesejahteraan psikologis ibu.