Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendampingan BUPDA Desa Bangbang Dalam Upaya Peningkatan Perekonomian Desa Desak Rurik Pradnya Paramitha Nida; I Gusti Agung Prama Yoga; I Nyoman Angga Prabawa
Community Service Journal (CSJ) Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.6.1.2023.1-8

Abstract

BUPDA atau Baga Utsaha Padruwen Desa Adat adalah badan usaha milik desa adat, yang dikelola dan diperuntukkan untuk menyejahterakan masyarakat desa. Desa Bangbang terletak diwilayah Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali yang masih sangat menjunjung tinggi asas gotong royong dan kekeluargaan. BUPDA Bangbang memberi pelayanan jasa selip (penggilingan padi) dan grosir toko klontong. Masyarakat dapat menggunakan fasilitas selip (proses pelepasan kulit ari beras) dan tempat menjemur gabah (bulir padi yang terbungkus oleh sekam) hanya dengan menyisihkan sebagian kecil dari hasil panen untuk BUPDA, atau hanya mengganti biaya bahan bakar mesin tanpa dikenakan biaya tambahan lain. Hal ini sangat membantu warga dalam mengolah hasil panen. Selain itu BUPDA menjalankan usaha grosir berbagai keperluan pokok sehari-hari dan keperluan upacara adat secara grosir, yang nantinya akan dijual ecer oleh warga. Maka hal ini akan menjadi peluang usaha bagi masyarakat setempat yang membuka warung dan sejenisnya. Namun dalam BUPDA belum didukung oleh sistem pencatatan berbasis IT, sedangkan masih secara manual. PKM ini dilaksanakan dengan memberikan pendampingan penyusunan pencatatan akuntansi memanfaatkan IT (informasi dan teknologi), serta aspek perpajakan. Agar nantinya BUPDA dapat menyusun laporan keuangan sesuai dengan standar akuntansi keuangan (SAK), memenuhi seluruh kewajiban terkait pajak, serta memanfaatkan IT untuk me-manage usaha dengan baik dan efisien. Pelaksanaan PkM melibatkan prebekel, prajuru adat, bagian administrasi, serta pembantu umum di BUPDA. Terdapat dua mitra yang terlibat, yaitu Prebekel Desa Bangbang dan Kantor Konsultan Pajak Rajawali Consulting. PkM dapat dijalankan dengan baik sesuai dengan yang direncanakan.
PELATIHAN ASPEK PERPAJAKAN BENDAHARAWAN KABUPATEN BANGLI I Gusti Agung Prama Yoga; Desak Rurik Pradnya Paramitha Nida; Anak Agung Sagung Laksmi Dewi
Jurnal Dharma Jnana Vol. 1 No. 2 (2021): JURNAL DHARMA JNANA
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.527 KB)

Abstract

Pada masa pandemi covid-19 telah membawa perubahan besar pada struktur perekonomian dan perpajakan. Fungsi pajak yang utama adalah sebagai sumber keuangan Negara, namun jika keadaan sudah berubah, maka fungsi pajak pun beralih kepada fungsi mengatur (regular) di bidang ekonomi dan sosial. Di masa pandemi ini pemerintah mengeluarkan banyak Peraturan Pemerintah sehubungan menstimulus pertumbuhan ekonomi masyarakat. Mulai PP23, 44,86,110 dan 143/KMK.03/2020 semua itu dimaksudkan agar wajib pajak merasa diringankan dari kewajiban perpajakannya. Namun disisi lain maksud pemerintah meringankan beban wajib pajak malah berakibat memberatkan apabila perlakuan dari pihak pemotong dan pemungut pajak tidak sesuai dengan yang diharapkan oleh pemerintah. Bendaharawan pemda memiliki fungsi pemotongan dan pemungutan pajak atas PPh 22, pph 23 dan PPN kepada rekanan, namun dalam masa pandemi ini pemerintah memberikan insentif bagi pengusaha yang menjual barang yang berhubungan dengan penyediaan sarana dan prasarana penanganan covid-19. Bagi bendaharawan yang tidak tahu aturan tersebut cenderung tidak berani melakukan pembebasan pemotongan, maka bendaharawan akan memotong dan memungut pph dan PPN kepada rekanan seperti biasa. Disinilah kerugian yang diderita rekanan, sehingga perlu diberikan pelatihan untuk update pengetahuan dan tata cara pemotongan dan pemungutan.
Transformasi Pengelolaan Keuangan UMKM Produksi Mortar Melalui Pelatihan Akuntansi dan Pendampingan Sistem Pembukuan Sederhana Desak Rurik Pradnya Paramitha Nida; Wiraharja, I Putu Gede Satria; I Wayan Chandra Adyatma; Yoga, I Gusti Agung Prama
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1870

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan UMKM produksi mortar dan distribusi bata ringan melalui penerapan sistem pembukuan sederhana. Permasalahan utama mitra meliputi tidak adanya pencatatan transaksi yang terstruktur, kesulitan memisahkan biaya produksi dan operasional, serta ketidakmampuan menyusun laporan keuangan dasar. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan akuntansi dasar, praktik langsung pencatatan transaksi, pendampingan perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP), serta penyusunan laporan keuangan sederhana yang disesuaikan dengan kondisi usaha mitra. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi mitra sebesar 75%, ditandai dengan kemampuan melakukan pencatatan kas secara konsisten, menghitung HPP secara lebih akurat, dan menyusun laporan laba rugi sederhana. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan pelatihan berbasis praktik dan pendampingan efektif dalam memperbaiki tata kelola keuangan UMKM serta mendukung pengambilan keputusan usaha dan keberlanjutan bisnis.