Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

ANALISIS DETERMINAN INTENSI DAN PERILAKU PENGGUNAAN CHATGPT DALAM PEMBELAJARAN AKUNTANSI Dewi, Putu Eka Dianita Marvilianti; Devi, Ni Luh Nyoman Sherina; Yoga, I Gusti Agung Prama
Jurnal Aplikasi Akuntansi Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Aplikasi Akuntansi, April 2025
Publisher : Program Studi Diploma III Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jaa.v9i2.545

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi intensi dan perilaku penggunaan teknologi ChatGPT pada mahasiswa akuntansi di Provinsi Bali. Pada akhirnya dapat menciptakan ketergantungan berlebihan pada ChatGPT yang dapat berdampak negatif pada kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah mahasiswa akuntansi. Variabel dalam kerangka model UTAUT dapat menentukan pengaruh terhadap intensi dan perilaku penggunaan ChatGPT pada mahasiswa akuntansi di Provinsi Bali, namun masih terdapat keterbatasan dalam komprehensifitas aspek keperilakuan. Oleh karena itu, penelitian ini mengembangkan model teori UTAUT menjadi UTAUT2 dengan tambahan variabel perceived risks dan trust untuk menutup celah penelitian sebelumnya. Penelitian ini mengeksplorasi variabel yang mencakup aspek performance expectancy, effort expectancy, social influence, facilitating conditions, hedonic motivation, price value, habit, dan perceived risks, serta juga mencakup trust untuk menilai dampaknya terhadap intensi dan perilaku penggunaan ChatGPT. Pendekatan kuantitatif asosiatif digunakan untuk mengidentifikasi hubungan sebab-akibat antar variabel dengan metode SEM-PLS. Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi intensi dan waktu penggunaan yaitu di antaranya Trust (Tr) dan Habit (Ha) yang memberikan pengaruh positif, variabel yang lain tidak memberikan pengaruh. Temuan diharapkan dapat memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan atau adopsi teknologi AI di pendidikan akuntansi, khususnya untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran mahasiswa.
Financial Performance: The Role of Corporate Social Responsibility and Good Corporate Governance Dewi, I Gusti Ayu Ratih Permata; Yuliana, Ni Made Mita; Yoga, I Gusti Agung Prama
GOVERNORS Vol. 4 No. 1 (2025): April-July 2025 Issue
Publisher : Yayasan Cita Cendekiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/governors.v4i1.5829

Abstract

This study will analyze the influence of Corporate Social Responsibility (CSR) and Good Corporate Governance (GCG) on the financial performance of companies listed on the IDX from 2021-2023. This study uses a quantitative and purposive sampling method, resulting in 69 samples from 23 companies. Secondary data was collected through documentation and analyzed using panel data regression. This study shows that CSR contributes positively but not significantly to financial performance. Then, the size of the board of directors and the audit committee in GCG contributes negatively but not significantly; finally, the board of commissioners contributes positively but not significantly to financial performance. Based on the results of the study, it is recommended that investors pay more attention to CSR disclosure as a consideration for investment. Companies are also expected to consistently carry out and report CSR and GCG activities even though they do not have a significant impact on profitability because this can increase investor confidence. For further research, adding other variables such as institutional ownership, managerial, and company size, as well as extending the research period and using more financial ratios to obtain more comprehensive results, is recommended.
Nilai-nilai Sapta Bayu sebagai Katalisator Good Governance: Analisis Persepsi Masyarakat terhadap Kinerja Pengempon Pura di Bali Nida, Desak Rurik Pradnya Paramitha; Yoga, I Gusti Agung Prama
Jurnal Ilmiah Akuntansi & Bisnis Vol 10 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/jiab.v10i1.6926

Abstract

Prinsip good governance menjadi fondasi utama dalam pengelolaan institusi sosial termasuk Pura sebagai wadah spiritual. Mencakup aspek transparansi, akuntabilitas, partisipasi, dan efektivitas pengelolaan sumber daya. Namun, penerapannya sering menghadapi tantangan dalam adaptasi nilai budaya setempat. Nilai-nilai kepemimpinan Sapta Bayu yang diwariskan Sri Ksari Warmadewa, diharapkan mampu menciptakan sistem pengelolaan yang lebih efektif, terpercaya, dan berkelanjutan. Tata kelola Pura masih menghadapi tantangan dalam memastikan transparansi dan akuntabilitas. Pengelolaan sektor publik dapat lebih selaras bila implementasinya memperhatikan budaya dan nilai masyarakat lokal dalam menciptakan pemerintahan yang lebih inklusif dan responsif. Integrasi Sapta Bayu, dapat memberikan Solusi berbasis budaya untuk meningkatkan kualitas pengelolaan Pura. Penelitian bertujuan mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai Sapta Bayu dapat diintegrasikan dengan prinsip good governance dalam mengidentifikasi tantangan dan peluang yang muncul dalam implementasi tata kelola. Serta menengahi kesenjangan antara nilai budaya dan sistem administrasi modern. Integrasi Sapta Bayu, diharapkan menjadi harmonisasi antara regulasi formal dan praktik akuntansi sosial berbasis budaya. Kurangnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan sektor publik dapat menyebabkan ketidakpercayaan masyarakat. Menggunakan pendekatan kualitatif naratif studi kasus di Bali, data bersumber dari wawancara mendalam dan observasi lapangan. Kesimpulanya pengelolaan pura di Bali dinilai cukup baik, meski ada tantangan transparansi dan partisipasi masyarakat. Akuntabilitas pengelolaan pura sangat bergantung pada bentuk sistem: sistem internal oleh pengempon atau akuntabilitas sosial untuk pura yang didanai masyarakat. Masyarakat menginginkan integrasi manajemen modern dengan nilai adat seperti Sapta Bayu, yang menuntut transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik. Hal ini menekankan pentingnya kejujuran, kebenaran, kemitraan, dan pengelolaan ekonomi yang adil dalam mewujudkan good governance di pura. The research aims to explore how the values of Sapta Bayu can be integrated with the principles of good governance in identifying challenges and opportunities that arise in the implementation of governance. As well as mediating the gap between cultural values and the modern administrative system. The integration of Sapta Bayu is expected to be a harmonization between formal regulations and culture-based social accounting practices. Lack of transparency and accountability in public sector management can lead to public distrust. Using a qualitative narrative approach of a case study in Bali, the data was sourced from in-depth interviews and field observations. In conclusion, the management of temples in Bali is considered quite good, despite the challenges of transparency and community participation. The accountability of temple management is highly dependent on the form of the system: an internal system by the owner or social accountability for a community-funded temple. The community wants the integration of modern management with traditional values such as Sapta Bayu, which demands transparency, accountability, and public participation. This emphasizes the importance of honesty, truth, partnership, and fair economic management in realizing good governance in the temple.
Pelatihan Dasar Pelaporan Keuangan Dan Aspek Perpajakan Pada Usaha Mikro Di Wilayah Desa Kesiman NIDA, Desak Rurik Pradnya Paramitha; YOGA, I Gusti Agung Prama; ADYATMA, I Wayan Chandra
Akuntansi dan Humaniora: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): Akuntansi dan Humaniora: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni – September 2022)
Publisher : Indonesia Strategic Sustainability

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.525 KB) | DOI: 10.38142/ahjpm.v1i2.314

Abstract

Pelaksanaan PkM ini sangat penting dan masyarakat butuhkan, dalam hal pendampingan pelaporan SPT orang pribadi serta penyuluhan mengenai dasar perpajakan yang diperlukan. Terkait kewajiaban NPWP yang mereka telah miliki maupun peluang pajak yang akan terhutang atau harus mereka perhatikan saat mereka mendapatkan penghasilan dari hasil usahanya yang baru (wiraswata/pedagang). PkM ini melibatkan masyarakat yang tinggal di daerah kesiman khususnya warga Banjar Kesuma Jati kesiman, sekaligus menjadi tempat pelaksanaan kegiatan. Namun, kegiatan ini juga terbuka untuk warga lain yang ingin mengikuti kegiatan PkM ini. Tidak hanya itu, tim pelaksanaan PkM yang terdiri dari 2 (dua) Dosen Sekolah Vokasi dan 1 (satu) Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Warmadewa juga dibantu oleh ibu-ibu anggota PKK Banjar Kesuma Jati dalam menghimpun masyarakat mengikuti pelatihan. Tujuan pelaksanaan PkM ini adalah membantu mitra dalam menuntaskan permasalahan yang dihadapi dalam melakukan administrasi perpajakan dengan benar,  serta menanamkan pentingnya penyusunan laporan keuangan terkait usaha yang dijalankan.
Upaya Percepatan Pemulihan Ekonomi Dengan Pendampingan Akuntansi Dan Pemberdayaan Bank Sampah YOGA, I Gusti Agung Prama; NIDA, Desak Rurik Pradnya Paramitha; SASTRI, Ida I Dewa Ayu Mas Manik
Akuntansi dan Humaniora: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): Akuntansi dan Humaniora: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni – September 2022)
Publisher : Indonesia Strategic Sustainability

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.085 KB) | DOI: 10.38142/ahjpm.v1i2.315

Abstract

Hingga saat ini penanganan sampah masih menjadi masalah Indonesia secara nasional. Sampah industri, bahkan sampah rumah tangga sangat berpeluang merusak lingkungan dan alam bila tidak dikelola dengan baik. Kelurahan Penatih, merupakan salah satu bagian dari kota Denpasar. Luas total Kelurahan ini mencapai 281 Ha dan dihuni oleh 9.500 orang, namun hanya 2.969 Orang yang bekerja. Wilayah luas yang dihuni oleh banyak penduduk, pasti menyumbang sampah rumah tangga yang tidak sedikit. Bila sampah ini tidak dikelola dengan benar, akan merusak lingkungan. Hanya 31% dari total penduduk kelurahan penatih yang tercatat telah memiliki pekerjaan, yang artinya pengangguran diwilayah ini cukup besar. Maka, kelompok pengelolaan sampah pada Bank Sampah kelurahan penatih tidak hanya bisa mengurahi limbah yang dapat berdampak buruk bagi lingkungan namun juga dapat menjadi peluang usaha bagi masyartakat setempat. Guna kegiatan ini dapat berjalan dengan maksimal, aktivitas pengelolaan sampah pada bank sampah juga harus di dukung oleh sistem pencatatan akuntansi yang baik. Catatan akuntansi tidak hanya akan menghasilkan laporan keuangn semata, namun juga dapat digunakan untuk menganalisa program dan aktivitas Bank Sampah. Pelatihan penyusunan akuntansi disambut baik oleh masyarakat, diharapkan kedepannya dapat dibentuk sistem yang dapat memaksimalkan pengembangan pengelolaan bank sampah, tidak hanya dari aktivitas pengelolaan pelaksanaan namun juga pencatatan akuntansinya.
Pemberdayaan UMKM Bali Melalui Jejaring E-commerce YOGA, I Gusti Agung Prama; SASTRI, Ida I Dewa Ayu Manik; UJIANTI, Ni Made Puspasutari
Akuntansi dan Humaniora: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2022): Akuntansi dan Humaniora: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Oktober – Januari 2023)
Publisher : Indonesia Strategic Sustainability

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu dampak dari COVID-19 adalah kemrosotan ekonomi. Para pengusaha harus menemukan alternatif solusi untuk bisa memasarkan produk atau jasa mereka. Para pelaku bisnis mengoptimalkan pemasaran online dan digital branding sebagai sarana komunikasi dengan konsumennya. Bali sebagai daerah yang paling terdampak pandemi Covid-19 dimana sebagian besar ekonomi Bali bertumpu pada pariwisata. Gubernur Bali membuka satu terobosan penjualan online yang dipimpin oleh PT. Bali Unggul Sejahtera. Perusahaan ini menghimpun UMKM Bali yang penjualannya diarahkan ke situs online dengan payung bisnis online Bali Mall. Penjualan tidak hanya diarahkan ke konsumen umum, tetapi juga sudah dilinkkan ke LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah) sehingga UMKM berjualan kepada bendaharawan pemerintah. Tujuan PKM ini adalah membantu UMKM yang belum bergabung dengan Bali Mall menjadi bagian dari Bali Mall, sedangkan yang sudah bergabung diberikan pelatihan aspek perpajakan E-Commerce, sehingga UMKM tidak takut masuk ke pemasaran online dan digital branding ditengah pandemi COVID-19. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk membantu UMKM Bali dalam memahami metode dan cara pemasaran online untuk dapat meningkatkan penjualan UMKM Bali secara bertahap. Metode kegiatan pengabdian dimulai dari survey lapangan dengan Bali Mall sebagai pemilik payung pemasaran online untuk mengidentifikasi kebutuhan, peluang dan tantangan yang dihadapi dalam memasuki pemasaran online. Selanjutnya dilakukan sosialisasi dan pelatihan oleh tim pengabdi. Hasil yang didapatkan adalah pengetahuan peserta menjadi meningkat dari tidak memahami menjadi memahami pemasaran online dan bersiap memasuki pasar online.
Pendampingan Pengisian dan Pelaporan SPT Tahunan Wajib Pajak Orang Pribadi di Lingkungan Desa Sanur Kauh YOGA, I Gusti Agung Prama; YUDHA, Cokorda Krisna; WIRAHARJA, I Putu Gede Satria
Akuntansi dan Humaniora: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Akuntansi dan Humaniora: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Februari– Mei 2023)
Publisher : Indonesia Strategic Sustainability

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38142/ahjpm.v2i1.613

Abstract

Desa Sanur Kauh merupakan salah satu icon wisata di Kota Denpasar yang memiliki potensi baik. Sanur memiliki pantai pasir putih, di pesisir pantai terintegrasi dengan akomodasi wisata, toko kerajinan (artshop/gallery), bar, restoran, villa, dan hotel bintang 1-5 bahkan internasional. Tentunya hal ini membuka peluang kerja bagi masyarakat setempat. Semakin banyak peluang yang dapat dikelola dengan baik tentunya akan berimbas pada pendapatan. Ketika individu memperoleh pendapatan dan memenuhi syarat administratif maka secara langsung akan menjadi Wajib Pajak. Pajak merupakan kewajiban yang tidak bisa dihindari dan bersifat memaksa. Tidak sedikit Wajib Pajak dilingkungan Desa Sanur Kauh yang masih belum memahami aspek perpajakan. Maka untuk meminimalisir pelanggaran pajak yang disebabkan oleh ketidaktahuan penting dilakukan edukasi dan pendampingan dari Perguruan Tinggi. Harapannya adalah membantu masyarakat untuk dapat memahami dan serta mampu secara mandiri dalam menghitung, menyetor, melapor kewajiban perpajakan. PKM ini dilaksanakan dengan memberikan edukasi memalui seminar dan pendampingan selama bulan Maret 2023 serta membuka bilik pelayanan selama 3 hari untuk membantu masyarakat setempat dalam hal pembuatan NPWP, pemadanan NPWP dan KTP, aktifasi EFIN dan pelaporan e-SPT Tahunan PPH Orang Pribadi. Dilaksanakan di Kantor Bendesa Desa Sanur Kauh. Namun hasilnya, kesadaran masyarakat masih sangat minim. Meskipun Aparatur Desa sudah sangat mendukung dengan melakukan berbagai sosialisasi kegiatan serta memberikan fasilitas pendukung pelaksanaan, tidak banyak Penduduk Desa Sanur yang mengikuti kegiatan, karena masih banyak warga sanur yang takut berurusan dengan pajak. Tanpa mereka ketahui bahwa memenuhi kewajiban perpajakan bukanlah opsi yang bisa mereka pilih. Namun kewajiban yang harus dipatuhi.
Implications of Entrepreneurship and Simple Accounting Knowledge of Endek Crafting MSMEs on Economic Improvement and Preservation of Bali Culture ADYATMA, I Wayan Chandra; NIDA, Desak Rurik Pradnya Paramitha; YOGA, I Gusti Agung Prama
International Journal of Environmental, Sustainability, and Social Science Vol. 5 No. 2 (2024): International Journal of Environmental, Sustainability, and Social Science (Mar
Publisher : PT Keberlanjutan Strategis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38142/ijesss.v5i2.1033

Abstract

Riches Indonesian culture is abundant has push development various product in almost all area with varied styles.? One of from inheritance valuable Balinese culture historical, cultural, and economic is cloth endek. However, with changing times and styles modern living, fabric endek start threatened extinct. Study This highlights two problems main in industry endek in Bali: lack of Skills entrepreneurship and knowledge good accounting, as well low ability recording finance. Research methods applied? is qualitative, with focus on the cause decline amount craftsman endek in Klungkung and efforts regeneration through interaction with generation young. Research result show that potency industry endek in Klungkung For increase economy local and preserving Balinese culture is huge, however lack of participation generation young become challenge main. Skills entrepreneurship and knowledge accountancy identified as solution potential for overcome challenge this. Collaboration between government, community local, and craftsmen required for give support, training, and promotion necessary for the industry endek can Keep going develop and become asset important in preservation Balinese culture.
Transformasi Pengelolaan Keuangan UMKM Produksi Mortar Melalui Pelatihan Akuntansi dan Pendampingan Sistem Pembukuan Sederhana Desak Rurik Pradnya Paramitha Nida; Wiraharja, I Putu Gede Satria; I Wayan Chandra Adyatma; Yoga, I Gusti Agung Prama
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1870

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan UMKM produksi mortar dan distribusi bata ringan melalui penerapan sistem pembukuan sederhana. Permasalahan utama mitra meliputi tidak adanya pencatatan transaksi yang terstruktur, kesulitan memisahkan biaya produksi dan operasional, serta ketidakmampuan menyusun laporan keuangan dasar. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan akuntansi dasar, praktik langsung pencatatan transaksi, pendampingan perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP), serta penyusunan laporan keuangan sederhana yang disesuaikan dengan kondisi usaha mitra. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi mitra sebesar 75%, ditandai dengan kemampuan melakukan pencatatan kas secara konsisten, menghitung HPP secara lebih akurat, dan menyusun laporan laba rugi sederhana. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan pelatihan berbasis praktik dan pendampingan efektif dalam memperbaiki tata kelola keuangan UMKM serta mendukung pengambilan keputusan usaha dan keberlanjutan bisnis.