Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa Pendidikan Geografi Pada Implementasi Case Based Learning dalam Mata Kuliah Geomorfologi Dasar Yuni Andriyani Safitri -; Pamuti; Risky Nuri Amelia; Ramdani Salam
Jurnal Spatial Wahana Komunikasi dan Informasi Geografi Vol 23 No 1 (2023): Spatial : Wahana Komunikasi dan Informasi Geografi
Publisher : Department Geography Education Faculty of Social Science - Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/spatial.231.6

Abstract

Changes in the paradigm of student center-based learning are starting to take place in Indonesian universities. This is stated and emphasized in the main university performance indicators (IKU7), namely collaborative and participatory classes. At the implementation stage, various types of learning models were developed, but explicitly CBL and PjBL were used as the main raw models. The purpose of this study was to determine the effect of the application of the Case Based Learning (CBL) model on improving students' critical thinking skills. The subjects in this study amounted to 25 people with the type of quantitative research one group pretest and posttest design. The results show that the CBL model is quite effective in improving students' critical thinking skills through calculating the percentage n-gain score of 56.24%. This finding is reinforced by the high positive response of students to the learning model through perception networking through research questionnaires.
PERSEPSI MASYARAKAT DESA AKE JAWI TERHADAP KEBERADAAN TAMAN NASIONAL AKETAJAWE LOLOBATA (TNAL) KABUPATEN HALMAHERA TIMUR Siti Murniati; Risky Nuri Amelia
Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui Persepsi Masyarakat Desa Ake Jawi Terhadap Keberadaan Taman Nasional Aketajawe Lolobata (TNAL). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Sumber datanya adalah 22 keluarga yang berbatasan langsung dengan TNAL. Teknik pengumpulan data adalah observasi dan wawancara. Responden dipilih secara purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif (pengumpulan data, reduksi data, display data, verifikasi/penarikan kesimpulan). Berdasarkan analisis data yaitu (1) Persepsi sebagian kecil masyarakat yang memiliki persepsi baik terhadap keberadaan taman nasional yang dianggap masyarakat bahwa TNAL berdampak positif. Keberadaan taman nasional diharapkan dapat terus memanfaatkan sumber daya hutan dan menjaga kelestariannya di masa mendatang. Persepsi masyarakat yang kurang baik yaitu keberadaan TNAL tidak memberikan apa-apa melainkan hanya mengurangi luas lahan garapan mereka yang masuk ke dalam kawasan TNAL yang membuat masyarakat terganggu dengan keberadaan TNAL. Hal ini banyak terjadi pada responden Desa Ake Jawi yang mengenyam pendidikan dasar dan menengah. (2) Persepsi masyarakat Desa Ake Jawi disebabkan oleh faktor eksternal yaitu rendahnya tingkat pendidikan, kurangnya partisipasi sosialisasi, kurangnya pengalaman dan kurangnya pengetahuan masyarakat tentang taman nasional dan fungsinya untuk kehidupan selanjutnya. Kata Kunci: Taman nasional, persepsi, masyarakat DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpg.v9.i2.27052
Sosialisasi Pemanfaatan Sampah Menjadi Barang Bermanfaat di Pondok Pesantren Darul Falah Kecamatan Dufa Dufa Kota Ternate Mukhtar Yusuf; Hernita Pasongli; Eva Marthinu; Risky Nuri Amelia; Vrita Tri Aryuni; Yuni A. Safitri; Lely A. Nasution
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 4 (2023): JAMSI - Juli 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.805

Abstract

Laju pertumbuhan penduduk meningkat dibarengi dengan pola komsumsi masyarakat sehingga mengakibatkan produksi sampah juga ikut meningkat. Sampah yang tidak dikelola dengan baik akan berpengaruh terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat sekitarnya. Oleh karena itu diperlukan langkah nyata untuk membangun sikap sadar dan perilaku dalam menjaga lingkungan. Langkah nyata dapat dilakukan dengan cara sosialisasi dalam mengolah sampah. Kegiatan PKM dilkasanakan selama 1 bulan yang diawali dengan koordinasi dengan kepala sekolah, observasi lingkungan sekolah dan menyiapkan alat dan bahan. Mitra yang terlibat dalam kegiatan pengabdian adalah Peserta didik kelas VII MTs. Darul Falah. Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua tahapan yakni sosialisasi dan pelatihan. Tahapan sosialisasi, peserta didik diberikan pemahaman konsep lingkungan hidup, klasifikasi jenis sampah dan metode dalam mengelolah sampah selain itu, video stimulus dampak membuang sampah sembarangan juga diberikan dalam tahapan ini. Tahapan kedua yakni pelatihan, metode yang digunakan dalam tahapan ini adalah demontrasi dan diskusi. Manfaat yang diperoleh dari kegiatan ini adalah antusias siswa dalam mengikuti kegiatan dalam memberikan dan menjawab pertanyaan dari narasumber serta menghasilkan produk yang berasal dari sampah plastic yakni tempat pencil dan pot/vas bunga.
Persepsi Siswa Terhadap Implementasi Media Video Mitigasi Banjir Pada Kelas XI IPS 2 di SMA Negeri 5 Kota Ternate Riskal Tamrin; Andi Tenri Pada Agustang; Risky Nuri Amelia
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 5, No 1 (2023): Pangea: Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pangea.v5i1.6760

Abstract

Pendidikan pada dasarnya berlangsung dalam bentuk pembelajaran yang melibatkan dua pihak yaitu guru dan siswa agar tercitptanya suasana belajar yang baik dan menyenangkan sehingga murid dapat senang dalam proses pembelajaran. namun dari segi interaktif sebagai cara siswa belajar dan melakukan sebuah pembelajaran masih jauh dari harapan. Oleh karena itu media video merupakan salah satu peranan penting sebagai media dalam proses belajar-mengajar, apabila siswa mudah dan dapat menggunakan media tersebut dengan baik maka tidak sulit bagi guru untuk mentransfer ilmu kepada siswa, dan siswa juga lebih senang untuk mempelajari sesuatu dengan cara yang menyenangkan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui persepsi siswa terhadap implementasi media video mitigasi banjir pada kelas XI IPS2 di SMA Negeri 5 Kota Ternate. Penelitian ini dilaksanakan Di SMA Negeri 5 Kota Ternate Provinsi Maluku Utara, yang dilaksanakan pada bulan April hingga Juli 2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa yang berjumlah 7 orang yang dipilih secara acak dikelas XI IPS2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi siswa dikelas XI IPS2 terhadap media video media video mitigasi pada materi banjir terlihat sangat baik, karna media video merupakan alat yang dapat membuat siswa tertarik dalam proses belajar mengajar dan berjalan sebagaimana yang diharapkan oleh peneliti, dapat berjalan dengan baik dengan tayangkan dan juga power point yang dirancang semenarik mungkin.
Faktor Penyebab Pernikahan Usia Muda di Desa Waitina Kecamatan Mangoli Timur Kabupaten Kepuluan Sula Zurayda Duwila; Risky Nuri Amelia; Syarifuddin Adjam
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 4, No 2 (2022): PANGEA: Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geogafi
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pangea.v4i2.6611

Abstract

Pernikahan usia muda merupakan pernikahan yang dilakukan pada usia yang terlalu muda. Usia muda artinya, usia yang belum matang secara medis dan psikoliginya. Penelitian ini di lakukan dengan tujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab pernikahan usia muda di Desa Waitina. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Pengambilan subjek penelitian dengan metode snowball sampling jumlah 6 orang dengan kriteria menikah di usia muda. Teknik pengambilan data menggunakan metode wawancara mendalam digunakan peneliti untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai pernikahan usia muda di Desa Waitina. Berdasarkan analisis data, terdapat faktor-faktor yang melatar belakangi terjadinya pernikahan usia muda di Desa Waitina antara lain faktor ekonomi yang terdiri dari 2 orang informan, dan faktor hamil di luar nikah yang terdiri dari 4 orang informan. Hal ini dikarenakan rendahnya tingkat pendapatan keluarga, sehingga pendapatan tidak sesuai dengan pengeluaran. Kemudian orang tua menikahkan anaknya untuk mengurangi beban ekonomi keluarga. Rendahnya pengetahuan masyarakat tentang pernikahan usia muda dan tidak ada sosialisasi. Sehingga terjadinya peningkatan pernikahan usia muda.