Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Peran Aktif Guru Geografi Menanamkan Kesadaran Cinta Lingkungan Pada Siswa Tingkat SMA di Kota Ternate Jainudin Hasim; Yuni Andriyani Safitri; Fitriana Ibrahim; Asnita Ode Samili
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.699 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.6370971

Abstract

This research is a qualitative descriptive study that uses secondary data as the main data. Data were collected through literature studies from the results of previous research in high schools throughout Ternate City. The population of this research is Geography teachers of high school in Ternae City. The population of Geography teachers is 20 Geography teachers. By using a total sampling technique. The sample of geography teachers is 20 teachers. The student population is 890 students. Instruments of data collection using questionnaires, interviews and documentation. The data that had been collected were analyzed using descriptive percentages. The results showed that the geography teachers in instilling awareness of students' love for the environment were in the good category. The teacher's role in fostering the character of students in Ternate City High School has done its role very well, namely by educating, guiding and directing students to always care about the school environment, every day on the sidelines of learning geography teachers provide education about environmental love through learning videos and its application in daily life by teaching students to dispose of garbage in its place and cleaning the school environment.
Studi Korelasi Antara Prestasi Belajar Bidang Studi IPS dengan Kesadaran Nasional Pada Siswa Kelas III SMP Negeri 31 Halmahera Barat Asnita Ode Samili; Jainudin Hasim; Yuni Andriyani Safitri; Fitriana Ibrahim
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.056 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.6370973

Abstract

The research with the title Study of correlation between learning achievement in the field of Civics and national awareness in third grade students of SMP country 31 West Halmahera. Which aims to find out several things, namely, the level of learning achievement in the field of Civics and the level of national awareness. The method used in obtaining this research data is the method of documentation and questionnaires. Analysis of data for learning achievement in the field of Civics and national awareness used the arithmetic mean formula. Meanwhile, to analyze the correlation between IPS learning achievement and the level of national awareness, the correlation technique is the crude product moment correlation. The results of the analysis of the existing data show that the average level of Civics learning achievement is sufficient with an average value of 72.66. Analysis of the high national awareness variable with an average value of 92.44. The correlation analysis between learning achievement in Civics Studies and national awareness shows a significant relationship. Learning achievement in the field of Civics, which is still in the good enough category, needs to be improved by improving the teaching and learning process, especially in providing motivation for students' learning so that students' national awareness needs to be improved or at least maintained.
Potrait of Slums Condition in Pandan Kasturi Village, Ambon City in 2013 Yuni Andriyani Safitri; Fahmi Fahrudin Fadirubun; Misbah Madaul
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 4 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1141.842 KB) | DOI: 10.20961/shes.v5i4.68974

Abstract

Urbanisasi yang kian meningkat di Kota Ambon menjadi gejala awal terbentuknya kantong-kantong kemiskinan baru pada kelurahan yang berada di dekat pusat kota seperti pandan kasturi. Kedekatan akses layanan transportasi, bisnis dan lainnya memicu lahirnya komplek pemukiman yang tidak layak huni dari segi bangunan maupun kualitas lingkungan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menggambarkan kondisi pemukiman kumuh dilokasi tersebut dengan menggunakan metode dekskriptif kualitatif. Pengambilan sampel dilakukan pada 137 kk melalui survey lapangan. Hasilnya, ditemukan gejala berupa kondisi sanitasi dan drainase yang buruk, mayoritas penduduk menggunakan MCK umum yang tidak terawat, bangunan/rumah tidak memiliki IMB, status kepemilikan lahan tidak sah dan harga lahan yang melambung tinggi menjadi penyebab dibangunnya rumah tidak layak huni.
Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa Pendidikan Geografi Pada Implementasi Case Based Learning dalam Mata Kuliah Geomorfologi Dasar Yuni Andriyani Safitri -; Pamuti; Risky Nuri Amelia; Ramdani Salam
Jurnal Spatial Wahana Komunikasi dan Informasi Geografi Vol 23 No 1 (2023): Spatial : Wahana Komunikasi dan Informasi Geografi
Publisher : Department Geography Education Faculty of Social Science - Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/spatial.231.6

Abstract

Changes in the paradigm of student center-based learning are starting to take place in Indonesian universities. This is stated and emphasized in the main university performance indicators (IKU7), namely collaborative and participatory classes. At the implementation stage, various types of learning models were developed, but explicitly CBL and PjBL were used as the main raw models. The purpose of this study was to determine the effect of the application of the Case Based Learning (CBL) model on improving students' critical thinking skills. The subjects in this study amounted to 25 people with the type of quantitative research one group pretest and posttest design. The results show that the CBL model is quite effective in improving students' critical thinking skills through calculating the percentage n-gain score of 56.24%. This finding is reinforced by the high positive response of students to the learning model through perception networking through research questionnaires.
PHYSICAL TYPOLOGY OF COASTAL AREA IN THE TELUK AMBON DALAM Yuni Andriyani Safitri; Nurul Khakim; Sri Rum Giyarsih
Geographica: Science and Education Journal Vol 3, No 1 (2021): June
Publisher : USN Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1363.616 KB) | DOI: 10.31327/gsej.v3i1.1431

Abstract

The physical typology of the coastal area in this study is built from a combination of landforms, slopes, and materials. The research method used is a field survey to validate land units on secondary maps and GIS analysis to process typology maps of coastal areas based on a process-response system matrix. The results of this study indicate that the TAD coastal area has only one coastal typology, namely the type of land deposition with a gentle slope characteristic, the constituent material in the form of loose material and the terrain which is dominated by alluvial plains. As a result, in general, the coastal area of Teluk Ambon Dalam is easy to develop and manage.
PELATIHAN PEMBUATAN PETA DIGITAL BERBANTUAN SOFTWARE ARCGIS UNTUK GURU GEOGRAFI DAN IPS MELALUI KEGIATAN MGMP KOTA TERNATE Muhammad Ikhsan; Yuni Andriyani Safitri; M. Fahril Panigfat; Alfan Abdullah; Wilda Syam Tonra
Jurnal Abdimas UNU Blitar Vol 5 No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1, Juli 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jppnu.v5i1.204

Abstract

Peta digital adalah peta berbasis computer yang merupakan peta modern yang lebih fleksibel dan serbaguna dibandingkan printed map. Peta yang terprogram akan lebih dinamis karena bisa menunjukkan banyak view yang berbeda dengan subjek yang sama. Peta digital dapat diperbaharui ke peta tematik baru dan bisa menambahkan detail informasi geografi lainnya yang setiap saat bisa dimasukkan ke dalam database. Proses pembelajaran geografi menggunakan data geospasial (peta) sangatlah diperlukan untuk menunjang efektifitas pembelajaran. Berdasarkan fakta yang dijumpai, 95% guru geografi dan IPS SMP dan SMA di Kota Ternate yang belum mampu untuk menjelaskan tentang kaidah-kaidah kartografis dalam pembuatan peta secara benar. Rendahnya penguasaan pengetahuan spasial guru tersebut, terutama dalam mendiskripsikan pembuatan sketsa dan peta wilayah yang menggambarkan objek geografi terjadi karena kurangnya alat yang dimiliki baik secara hardware maupun software program pemetaan. Wujud dari tanggung jawab dosen dalam melaksanakan tridarma perguruan tinggi untuk kepentingan masyarakat adalah pengabdian pada masyarakat. Pengabdian masyarakat dipandang perlu dilakukan sebagai sarana untuk menjembatani kampus dengan masyarakat. Untuk meningkatkan kemampuan guru-guru geografi dan IPS, maka tim dosen Program Studi Pendidikan Geografi FKIP Universitas Khairun melakukan pelatiahn pembuatan peta digital untuk guru Geografi. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin tanggal 12 Juni 2023 pukul 08.00-16.30. Bertempat di SMAN 4 Kota Ternate. Jumlah guru yang bergabung dalam MGMP guru Geografi adalah 17 guru sekota Ternate. Adapun Metode pelatihan dilakukan dalam pelatihan ini adalah dengan menggunakan tiga metode yaitu metode presentasi, metode tanya jawab dan diskusi, metode demonstrasi dan evaluasi. Hasil dari pelatihan ini adalah guru mampu menggunakan software Arcgis untuk membuat peta digital. Harapan pasca pelatihan ini adalah guru mampu mengintegrasikan dalam pembelajaran di kelas masing-masing. Kata Kunci: Peta digital; software Arcgis, MGMP geografi
Tingkat Partisipasi Masyarakat dalam Menanggulangi Banjir di Desa Nggele Kecamatan Taliabu Barat Laut Kabupaten Pulau Taliabu Bernadus Poso; Rizky Nuri Amelia; Yuni Andriyani Safitri
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 5, No 1 (2023): Pangea: Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pangea.v5i1.6762

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui partisipasi masyarakat dalam menanggulangi banjir di Desa Nggele Kecamatan Taliabu Barat Laut Kabupaten Pulau Taliabu. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam menanggulangi banjir, tingkat partisipasi masyarakat Desa Ngele cukup bervariasi. Tingkat partisipasi berturut-turut berupa buah pikiran sebesar (90,15%), partisipasi ini dilakukan oleh masyarakat dengan mengadakan kegiatan rapat atau musyawarah yang di hadiri oleh masyarakat, tokoh masyarakat, serta aparat pemerintah, turut serta dalam kegiatan rapat yang diadakan serta memberikan masukan berupa ide atau gagasan mengenai hal yang dapat dilakukan untuk memitigasi banjir. Kedua tingkat partisipasi dalam bentuk tenaga kerja sebesar (89,95%). Partisipasi ini dilakukan dengan cara melaksanakan kegiatan kerja bakti, membersihkan selokan disekitar rumah, membuang sampah pada tempatnya serta menanam pohon. Ketiga partisipasi dalam bentuk harta benda sebesar (86,73%), Partisipasi ini dilakukan dengan mengumpulkan dana untuk pelaksanaan kegiatan menaggulangi banjir pengendali banjir. Keempat partisipasi dalam bentuk keterampilan sebesar (89,16%). Partisipasi ini dilakukan dengan menyumbangkan keterampilan atau keahlian dalam menanggulangi banjir. Kelima partisipasi dalam bentuk sosial (88,44%). Partisipasi ini dilakukan dengan cara melibatkan diri untuk menyebarkan informasi tentang adanya kegiatan dalam menanggulangi banjir.
Pemetaan Tingkat Kerawanan Kebakaran Permukiman Dengan Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis di Kecamatan Ternate Tengah Jihan Safira Salampessy; Vrita Tri Aryuni; Yuni Andriyani Safitri
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 4, No 2 (2022): PANGEA: Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geogafi
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pangea.v4i2.6612

Abstract

Ketersediaan ruang terbatas untuk permukiman menyebabkan kepadatan permukiman sehingga beresiko terjadinya kebakaran. Permukiman yang rawan terhadap kebakaran, dicirikan dengan kondisi permukimannya antara lain daerah padat, dengan pola bangunan permukiman tidak teratur, lokasinya jauh dari jalan utama dengan kondisi lebar jalan masuk yang sempit, bahan bangunannya termasuk kategori non permanen sehingga agak mudah terbakar, banyak rumah yang tidak berlangganan listrik ke PLN sehingga dalam pemasangan listrik sembarangan, tidak dilengkapi dengan fasilitas, dan lokasinya jauh dari sumber air (sungai, danau), hidran, dan tandon air. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kerawanan kebakaran permukiman di Kecamatan Ternate Tengah. Metode penelitian yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan berjenjang, Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik pengharkatan. berdasarkan hasil penelitian pemetaan kerawanan kebakaran permukiman di KecamatanTernate Tengah termasuk pada tingkat kerwananan sangat rendah dengan luas 338,46 ha sebanyak 44 blokpermukiman, klasifikasi kelas rendah dengan luas 153,67 ha sebanyak 65 blok permukiman dan klasifikasi kelas sedang dengan luas 31,90 ha sebanyak 13 blok permukiman.
Analisis Daya Dukung Kawasan Wisata Pantai Telaga Nita Kecamatan Ternate Barat Kota Ternate Hernita Pasongli; Vrita Tri Aryuni; Yuni Andriyani Safitri; Syarifuddin Adjam; Eko Hariyadi
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 7 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v7i2.23008

Abstract

Kota Ternate memiliki banyak objek wisata pantai salah satunya adalah pantai Telaga Nita. Objek wisata Telaga Nita merupakan objek wisata baru, yang mana kawasan ini dahulunya merupakan tempat peristirahatan Sultan Ternate. Keberadaan objek wisata pantai ini belum banyak diketahui oleh masyarakat, hal ini disebabkan karena lokasi pantai yang jauh dengan jalan raya dan tertutup oleh pepohonan. Akan tetapi kawasan ini memiliki panorama yang indah dan dapat dijadikan sebagai spots bagi wisatan yang datang berlibur. Keberadaan pantai Telaga Nita dapat mengancam keberlanjutan ekosistem pesisir dan pengalaman wisata. Oleh karena itu, penting untuk memahami dan menilai daya dukung lahan (DDL) wisata pantai untuk memastikan bahwa aktivitas wisata dapat dilakukan secara berkelanjutan tanpa merusak lingkungan alam. Tujuan Penelitian yaitu; untuk menganalisis daya dukung (Carrying Capacity) objek Wisata Pantai Telaga Nita untuk kegiatan wisata pantai. Metode yang digunakan adalah survey dengan pengumpulan data menggunakan data primer dan sekurder. Analisis data menggunakan rumus Daya Dukung Kawasan (DDK). Hasil  yang diperoleh yakni; Kawasan wisata pantai Telaga Nita memiliki Daya dukung Kawasan (DDK) sebanyak 58 orang perhari, terdiri dari wisata rekreasi pantai sebanyak 11orang perhari dan renang sebanyak 42 orang per hari. Dengan adanya informasi tentang kapasitas jumlah pengunjung di pantai Telaga nita, maka dapat menjadikan sebuah usulan batas usulan rekomendasi jumlah pengunjung sehingga sehingga kelestarian ekosistem tetap terjaga
PEMBERDAYAAN IBU RUMAH TANGGA DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DI KELURAHAN AKEHUDA DENGAN MENGGUNAKAN METODE TAKAKURA Pasongli, Hernita; Amelia, Risky Nuri; Safitri, Yuni Andriyani; Marthinu, Eva; Aryuni, Vrita Tri; Adjam, Syarifuddin
ABDI WINA JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 2 No. 1 (2022): Abdi Wina Edisi Juni 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (865.755 KB) | DOI: 10.58300/abdiwina.v2i1.260

Abstract

Sanitasi lingkungan menjadi momok bagi setiap daerah dengan kepadatan penduduk yang tinggi, termasuk di Kelurahan Akehuda. Rendahnya pengetahuan dan kepedulian masyarakat khususnya ibu rumah tangga terhadap lingkungan menjadi penyebabnya. Sampah menjadi salah satu permasalahan utama yang mendesak karena pasokannya bersifat kontinu. Umumnya, Sampah rumah tangga tidak dipilah dan langsung diangkut ke TPA melalui bak sampah bahkan sebagian berakhir pada selokan air di sekitar rumah. Dalam jangka panjang, Kondisi ini dikhawatirkan akan berdampak pada kenyamanan lingkungan tempat tinggal dan juga menjadi sarang penyakit. Melihat kondisi tersebut, dipandang perlu untuk dilakukan pendampingan ke warga setempat khususnya ibu rumah tangga terkait cara pengolahan sampah yang ramah lingkungan, praktis dan bernilai ekonomis. Metode yang dinilai tepat dengan kondisi tersebut adalah pengolahan sampah dengan menggunakan metode keranjang takakura. Hasil Kegiatan pengelolaan sampah rumah tangga dengan metode Takakura di Kelurahan Akehuda dinyatakan sukses. Keberhasilan kegiatan PKM ini ditandai dengan produk Takakura yang dihasilkan berupa kompos Takakura yang berwarna cokelat, tidak berbau dan tidak terdapat belatung. hasil Pupuk ini kemudian dibagikan oleh ibu ibu rumah tangga sebagai peserta kegiatan dan sebagian dijadikan sebagai media tanam vertikultur. Harapannya kedepan, ketrampilan ini dapat terus dikembangkan sehingga dapat disebarluaskan ke tetangga, kerabat maupun orang lain.