Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

GAMBARAN EFEKTIVITAS UNSUR MANAJEMEN (MACHINE, MATERIAL, METHOD) TERHADAP PERLINDUNGAN BERKAS REKAM MEDIS RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT UMUM PRIMA MEDIKA Valeria Yani Benga Ola Lama Tokan; Rai Riska Resty Wasita; I Gusti Ngurah Manik Nugraha
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 2 No. 2 (2023): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v2i2.2617

Abstract

Berdasarkan hasil observasi pada Bulan Agustus 2021 di ruang filling Rumah Sakit Umum Prima Medika menunjukkan dari 115 berkas rekam medis terdapat sejumlah 81 (70%) berkas rekam medis mengalami kerusakan pada sampul yang berbahan kertas sehingga mudah rusak saat penyimpanan dikarenakan berkas rekam medis berdesakan dan kuranganya tempat filling atau rak penyimpanan (machine) berkas rekam medis. Hal ini menyebabkan sebagian berkas rekam medis harus disimpan secara bertumpuk dan tidak beraturan sehingga menimbulkan kerusakan pada berkas rekam medis dan salah pengambilan berkas rekam medis saat diperlukan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas unsur manajemen (machine, material, method) terhadap perlindungan berkas rekam medis rawat inap. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif, dengan sampel sebanyak 4 informan yang diperoleh dengan menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang dugunakan adalah pedoman wawancara dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga tema yang berperdan dalam memberikan perlindungan terhadap berkas rekam medis rawat inap di RSU Prima Medika yaitu unsur machine, material, method. Dari unsur machine, masih terdapat kekurangan rak penyimpanan berkas rekam medis unsur material, map (sampul) berbahan kertas yang berfungsi sebagai pelindung dari berkas rekam medis terbuat dari bahan kertas yang tipis dan mudah robek sedangkan pada berkas rekam medis dan menggunakan tinta berwarna hitam yang memiliki kualitas tinta yang bagus sehingga tidak menyebabkan kerusakan berkas rekam medis seperti rusak akibat tinta luntur. Unsur method, pada unit filling berkas rekam medis di RSU Prima Medika sudah memiliki SPO mengenai sistem penyimpanan berkas rekam medis sebagai pedoman pelaksanaan penyimpanan berkas rekam medis tetapi tidak memiliki memiliki SOP mengenai pemeliharaan berkas rekam medis dari kerusakan.
Analisis Pengukuran Manfaat Rekam Medis Elektronik Pada Rumah Sakit Swasta Gusti Ayu Mutiara Karismayani; Rai Riska Resty Wasita; Putu Okta Wijayanti; Made Dewi Sariyani; I Gusti Ngurah Manik Nugraha
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v10i1.810

Abstract

Keberhasilan implementasi RME tidak hanya ditentukan oleh adanya perangkat dan aplikasi, tetapi juga oleh sejauh mana sistem tersebut digunakan secara efektif, diterima oleh pengguna, dan menghasilkan manfaat nyata bagi organisasi dan pasien. Pengukuran manfaat RME di Rumah Sakit Swasta penting dilakukan untuk mengetahui implementasi RME telah memberikan dampak yang dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan Kesehatan dan efisiensi operasional rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur manfaat yang dirasakan oleh tenaga kesehatan dalam menggunakan RME. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitaif cross-sectional yang dilakukan di Seluruh Cabang RS SH. Populasi penelitian ini merupakan seluruh Nakes yang ada di Seluruh RS SH, pemilihan sampel dilakukan secara purposive dengan besarannya ditentukan menggunakan role of thumb berjumlah 60 Nakes. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang disusun berdasarkan 6 indikator dalam model DeLone dan McLean. Pengujian dilakukan menggunakan metode analisis jalur menggunakan SEM-PLS. Kualitas informasi dan kualitas layanan memiliki hubungan dengan penggunaan RME. Kualitas system, kualitas informasi dan kualitas layanan memiliki hubungan dengan kepuasan pengguna RME. Kepuasan pengguna RME dapat memediasi hubungan antara kualitas system, kualitas informasi dan kualitas layanan dengan manfaat bersih RME. Manajemen rumah sakit diharapkan dapat memperkuat aspek keakuratan, relevansi dan peningkatan layanan pendukung pengguna melalui kegiatan evaluasi berkala terhadap tingkat kepuasan pengguna RME. Kata Kunci: Rumah Sakit Swasta, Delone & McLean, RME
Analisis Perbedaan Dan Korelasi Penggunaan Sistem Rekam Medis Elektronik Pada Unit Kerja Rekam Medis Di RSU Wilayah Kabupaten Tabanan I Gusti Ngurah Manik Nugraha; Gusti Ayu Mutiara Karismayani
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v10i1.822

Abstract

Pengukuran penerimaan RME bermanfaat dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan dan integrasi rekam medis berbasis digital. Penggunaan RME terkait dengan unsur manajemen yaitu manusia, mesin, material, metode, dana dan sikap. Tujuan penelitian mengetahui apakah ada perbedaan dan korelasi penerimaan RME pada faktor Usia dan Pendidikan terhadap unsur manajemen tersebut. Rancangan penelitian analitik kuantitatif pendekatan cross-sectional, populasi adalah pengguna  RME pada Rumah Sakit Umum di kabupaten Tabanan. Data dikumpulkan melalui kuesioner, jumlah sampel 62 responden. Data dianalisis uji Mann Whitney U test, uji Kruskal-Wallis, dan rank spearman dengan tingkat kepercayaan sebesar 95%. Hasil terdapat perbedaan signifikan penerimaan usia muda dengan tua pada unsur Mesin (p-value 0,03), Materi (p-value 0,05), Metode (p-value 0,05), dan Sikap (p-value 0,02). Tidak terdapat perbedaan signifikan pada unsur Manusia (p-value 0,22) dan Dana (p-value 0,23). Faktor pendidikan tidak ada perbedaan signifikan, unsur Mesin (p-value 0,92), Manusia (p-value 0,78), Material (p-value 0,66), Metode (p-value 0,67), Dana (p-value 0,74), Sikap (p-value 0,52). Terdapat korelasi signifikan faktor usia pada unsur Metode (p-value 0,05) dan Sikap (p-value 0,024) Kesimpulan faktor usia memiliki perbedaan penerimaan serta berkorelasi signifikan dengan Metode dan Sikap. Faktor Pendidikan tidak ada perbedaan dan tidak berkorelasi. Saran agar rumah sakit memperhatikan faktor usia dalam perencanaan sistem RME. Kata Kunci: RME, Usia, Pendidikan, RSU, Tabanan