Rahmatia Ardila
Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : MABASAN

WUJUD BAHASA INGE NDAI SEBAGAI BENTUK PEMERTAHANAN BAHASA DALAM RANAH KELUARGA PADA MASYARAKAT LAMBITU Ardila, Rahmatia
MABASAN Vol. 18 No. 1 (2024): Mabasan
Publisher : Kantor Bahasa Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62107/mab.v18i1.880

Abstract

Bahasa Inge Ndai adalah bahasa minoritas di Bima Nusa Tenggara Barat. Bahasa Inge Ndai hanya dituturkan oleh masyarakat Lambitu—Tarlawi yang berada di Kabupaten Bima. Bahasa ini masih dituturkan dan dipertahankan masyarakat setempat baik dari kalangan anak-anak, remaja, dewasa, maupun kalangan orang tua. Wujud bahasa Inge Ndai dalam ranah keluarga dituturkan sebagai bentuk adanya pemertahanan bahasa pada masyarakat di Kecamatan Lambitu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud bahasa Inge Ndai dalam ranah keluarga pada masyarakat Lambitu. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa penggalan tuturan bahasa Inge Ndai dalam ranah keluarga yang mencerminkan wujud pemertahanan bahasa. Sumber data berupa tuturan masyarakat penutur bahasa Inge Ndai dalam ranah keluarga pada masyarakat Lambitu di Kabupaten Bima. Pengumpulan data menggunakan metode simak. Metode simak dilakukan dengan menggunakan teknik dasar berupa teknik sadap dan teknik lanjutan. Teknik lanjutan dalam metode simak, yaitu simak bebas libat cakap (SBLC), rekam, dan catat. Tahap analisis data menggunakan metode padan. Metode padan dilakukan dengan menggunakan dua tahapan, yaitu: teknik dasar berupa teknik pilah unsur penentu (PUP) dan teknik lanjutan berupa teknik hubung banding menyamakan (HBS). Hasil penelitian memperlihatkan wujud bahasa Inge Ndai dalam penggunaan bahasa yang berupa tunggal bahasa yang dituturkan dengan memilih satu variasi bahasa yang sama (intra language variation) yaitu penutur bahasa Inge Ndai yang dwibahasa menggunakan bahasa Inge Ndai ketika berkomunikasi dalam ranah keluarga pada masyarakat Lambitu.
Pilihan Bahasa Masyarakat Lambitu dalam Ranah Keluarga di Kabupaten Bima Ardila, Rahmatia; Anisa, Anisa; Afjalurrahmansyah, Afjalurrahmansyah; Sariyah Hidayati, Ira
MABASAN Vol. 19 No. 1 (2025): Mabasan 19 (1)
Publisher : Kantor Bahasa Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62107/mab.v19i1.893

Abstract

Masyarakat Lambitu merupakan komunitas yang mendiami wilayah rumpun Inge Ndai di Kecamatan Lambitu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Mereka adalah penutur asli bahasa Inge Ndai yang masih bertahan hingga saat ini, dan dikenal sebagai masyarakat dwibahasawan karena kemampuan menggunakan lebih dari satu bahasa dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk pilihan bahasa yang mencakup alih kode dan campur kode dalam interaksi masyarakat Lambitu. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data berupa penggalan tuturan yang mencerminkan praktik alih kode dan campur kode, dengan sumber data berasal dari tuturan para penutur bahasa Inge Ndai. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode simak, dengan teknik dasar berupa teknik sadap, serta teknik lanjutan berupa Simak Bebas Libat Cakap (SBLC), rekam, dan catat. Data dianalisis menggunakan metode padan. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi pilihan bahasa yang meliputi: (1) alih kode yang dilakukan oleh ayah, ibu, bibi, keponakan laki-laki, keponakan perempuan, dan anak laki-laki, yang mencakup alih kode dari bahasa Indonesia ke Inge Ndai, dari Mbojo ke Inge Ndai, dari Inge Ndai ke Indonesia, serta dari Inge Ndai ke Mbojo; dan (2) campur kode berupa penyisipan kata yang ditemukan dalam tuturan ibu, bibi, keponakan perempuan, dan anak perempuan. Temuan ini menunjukkan dinamika kebahasaan yang kompleks dalam komunitas dwibahasawan seperti masyarakat Lambitu.