Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Agile dalam Perancangan Aplikasi Akademik Learning Management System (LMS) Institut Teknologi Kalimantan Berbasis Website Apps Naretha Kawadha Pasemah Gumay; Widya Sartika; Darul Ma'ruf Karim; Dessca Eka Satya Putri; Khalia Rahma Puteri; Bima Agy Bagaskara Saputra; Ricy Firnando; Anna Dwi Marjusalinah; Ardina Ariani
Jurnal Sistem Informasi Vol 15, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jsi.v15i2.22719

Abstract

Kemajuan teknologi yang pesat telah memiliki dampak signifikan pada sistem pendidikan di seluruh dunia, yang mengarah pada adopsi teknologi informasi dalam pendidikan. Penggunaan LMS, seperti Moodle, telah menjadi populer dalam mendukung berbagai jenis pembelajaran. Artikel ini mengeksplorasi penggunaan metode Agile dalam desain dan pengembangan LMS di ITK dan mengidentifikasi tantangan dan hambatan yang mungkin muncul dalam implementasi Agile. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari efektivitas Agile dalam menghasilkan LMS yang responsif dan adaptif, mengidentifikasi hambatan dan kendala selama implementasi Agile, dan memberikan pedoman praktis untuk menggunakan Agile dalam desain LMS. Metodologi Agile memungkinkan LMS ITK untuk mengembangkan perangkat lunak yang berdasarkan pada prinsip-prinsip serupa atau yang fokus pada pengembangan sistem dalam periode pendek yang memerlukan penyesuaian yang cepat oleh para pengembang terhadap perubahan dalam berbagai bentuk. Model scrum yang digunakan pada metode agile memudahkan pengembang dalam melakukan kolaborasi design dengan membagi tugas dalam beberapa sprint sehingga dapat menghasilkan design dalam waktu singkat untuk memudahkan user dalam menjalankan Website App LMS ITK berupa Courses kuliah, dapat belajar bahasa Inggris (Learn English), ikut pelatihan soft skill atau hard skill melalui (Improve My Skills) dan dapat berpartisipasi dalam lomba (Join Competitions). Metode black box digunakan untuk mengevaluasi desain UI dari LMS ITK dan hasilnya adalah seluruh desain dapat dijalankan dengan valid dan siap untuk di publish kepada user.  Kata Kunci:Agile, Scrum, LMS
Perancangan Ulang Aplikasi Aduan Layanan TI Berbasis Mobile Menggunakan Metode Design Thinking Moses Rinaldy; Dwi Rosa Indah; Anna Dwi Marjusalinah
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol 6 No 2 (2023): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/intecoms.v6i2.8123

Abstract

Tuleap adalah website yang besifat open source untuk menyediakan aduan layanan TI bagi internal perusahaan PT Pupuk Sriwidjaja Palembang. Namun, hasil wawancara yang diperoleh bahwa situs ini memiliki beberapa kekurangan seperti sulit digunakan karena terlalu banyak perpindahan halaman website dalam melakukan proses pengaduan serta terdapat beberapa fitur yang kurang informatif. Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki desain pada pada website tersebut dan membuat prototype berbentuk aplikasi mobile. Metode design thinking digunakan pada penelitian ini. Desing thinking dianggap metode yang cocok karena berfokus pada kebutuhan user. Ada beberapa tahap yang dilakukan peneliti pada saat menggunakan metode ini yang meliputi empathize, define, ideate, prototype, dan testing. Tahap terakhir pada metode ini yaitu testing, peneliti menggunakan metode Single Easy Question dengan memperoleh skor rata-rata 6,49 yang artinya aplikasi Aduan Layanan TI memberikan kemudahan terhadap pengguna internal perusahaan dalam menyampaikan aduan mengenai insiden teknologi informasi.
Peningkatan literasi digital petani melalui sosialisasi pemanfaatan teknologi digital di Desa Cempaka Ogan Komering Ulu (OKU) Timur Nabila Rizky Oktadini; Naretha Kawadha Pasemah Gumay; Anna Dwi Marjusalinah; Allsela Meiriza; Dinda Lestarini; Dinna Yunika Hardiyanti; Sarifah Putri Raflesia
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 6 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i6.34460

Abstract

AbstrakPemanfaatan teknologi digital di sektor pertanian dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas petani. Kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan literasi digital dan pengelolaan pengetahuan kepada Kelompok Tani (Poktan) Harapan Kita II di Kecamatan Cempaka Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur yang berjumlah 29 orang. Adapun petani yang tergabung dalam kelompok tani Harapan Kita II memiliki komoditas pertanian yang beragam seperti padi, tanaman buah seperti pepaya, jambu, dan berbagai jenis sayuran. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dengan beberapa tahapan yaitu persiapan, pembuatan materi penyuluhan dan pelatihan, penyuluhan dan pelatihan, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan adalah adanya peningkatan literasi digital petani terkait masalah hama dan penyakit tanaman, yang berimplikasi pada kemampuan mereka dalam mengakses informasi dan berbagi pengetahuan. Diharapkan kegiatan ini dapat terus berlanjut untuk mendukung keberlanjutan pertanian modern. Kata kunci: sosialisasi; literasi digital; pertanian; berbagi pengetahuan. AbstractThe utilization of digital technology in the agricultural sector can enhance farmers’ efficiency and productivity. This activity aims to promote digital literacy and knowledge management among the Harapan Kita II Farmers Group (Poktan) in Cempaka District, Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, consisting of 29 members. The farmers in this group cultivate various agricultural commodities such as rice, fruit crops like papaya and guava, as well as a variety of vegetables. The implementation of this community service program was carried out through several stages, including preparation, development of extension and training materials, delivery of extension and training sessions, assistance, and monitoring and evaluation. The results of this activity indicate an improvement in farmers’ digital literacy concerning pest and disease management, which has implications for their ability to access information and share knowledge. It is expected that this program will continue to support the sustainability of modern agriculture. Keywords: socialization; digital literacy; agriculture; knowledge sharing.