Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Penerapan Hukum Tata Negara Darurat dalam Perspektif Bencana Nonalam Ananda Siti Nurbaiti
Syntax Idea 3700-3707
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/syntax-idea.v6i8.4354

Abstract

Dalam perspektif Hukum Tata Negara terdapat perbedaan antara hukum dalam keadaan normal dan hukum dalam keadaan darurat, pada saat negara berada pada keadaan tidak normal maka diberlakukan HTN Darurat, agar sistem hukum yang mengatur keadaan darurat dapat diatur lebih komprehensif agar terjamin perlindungan pada saat negara dalam kondisi darurat. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan konsep pengaturan HTN Darurat dalam persepektif bencana nonalam berdasarkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, penelitian ini dikaji secara normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan (Statutte Approach) dan pendekatan konseptual (Conceptual Approach). Hasil penelitian ini menunjukkan berdasarkan UUD 1945 keadaan bahaya dan kegentingan yang memaksa diatur dalam pasal 12 dan 22, aturan tersebut masih ditafsirkan secara luas dan sempit mengenai keadaan bahaya dan hal ihwal kegentingan yang memaksa pada tingkat undang-undang. Keadaan darurat bencana nonalam khususnya, belum menggunakan konsep HTN Darurat padahal bencana nonalam merupakan suatu hal yang sama berbahayanya dengan bencana alam, dan dipandang perlu untuk dilakukan rekonseptualisasi pada sistem hukum dalam keadaan darurat dari berbagai ketentuan perundang-undangan
PENYULUHAN HUKUM PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA PADA REMAJA DI DESA KABINUANG Amelia Putri Zalzabila Pakaya; Ananda Siti Nurbaiti
Makapande Mengabdi: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2025): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2001/makapande.v1i2.1163

Abstract

Kasus penggunaan narkoba di Indonesia terus meningkat, dengan banyak pelakunya berasal dari kalangan muda. Penyalahgunaan narkoba di antara remaja adalah masalah serius yang bisa mengancam masa depan generasi muda dan kestabilan sosial masyarakat. Desa Kabinuang di Kecamatan Dampal Utara juga menghadapi risiko ini, sehingga diperlukan upaya pencegahan yang terencana dan berkelanjutan. Tujuan dari kegiatan penyuluhan hukum ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan pemahaman remaja tentang bahaya narkoba, hukum yang berlaku, dan cara-cara pencegahan sejak awal. Pelaksanaan metode ini dilakukan melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan sesi tanya jawab yang melibatkan aparat kepolisian, dan Guru. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa ada peningkatan pemahaman di kalangan remaja mengenai dampak hukum dan sosial dari penyalahgunaan narkoba, serta munculnya komitmen bersama untuk menjaga desa dari perdagangan narkoba. Dengan demikian, penyuluhan hukum ini diharapkan bisa menjadi langkah pencegahan yang efektif untuk melindungi remaja dari pengaruh negatif narkoba dan memperkuat sosial di Desa Kabinuang.
PERAN STRATEGIS PEMERINTAH DESA PALLAKAWE DALAM MENINGKATKAN KESADARAN GENERASI Z TERHADAP BAHAYA NARKOBA Devi Virnanda; Jihan Fahira; Moh Rian; Ananda Siti Nurbaiti
Makapande Mengabdi: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2025): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2001/makapande.v1i1.1243

Abstract

This community service activity aims to educate the younger generation in Pallakawe Village about the increasingly alarming dangers of drug abuse. Drug abuse is a serious problem that not only damages individual health but also affects the future of generations, social stability, and law and order. Generation Z, as a relatively young age group, is more vulnerable to the influence of drugs due to social factors, minimal legal understanding, and a lack of social control in the community. Through this outreach activity, the implementing team, consisting of students along with speakers from the police, delivered material on the negative impacts of drugs from a health, social, and legal perspective. The methods used included lectures, interactive discussions, and questions and answers, so that participants could understand the material more comprehensively. Participants in the outreach program showed high enthusiasm by asking questions and providing responses throughout the activity. The results of the activity showed that the community, especially the younger generation, gained better knowledge to avoid drug abuse. This activity is expected to grow collective awareness to protect themselves, their families, and their environment from the threat of drugs, while strengthening social resilience at the village level.
SOSIALISASI HUKUM BAHAYA NARKOTIKA BAGI REMAJA DI DESA LEMBA HARAPAN Wanda Eka Sari; Ananda Siti Nurbaiti
Makapande Mengabdi: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 3 (2025): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2001/makapande.v1i3.1164

Abstract

Penyebaran narkotika di Indonesia telah merambah wilayah pedesaan, termasuk Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, dengan peningkatan kasus sebesar 13,5% pada tahun 2022. Desa Lemba Harapan menunjukkan indikasi penyalahgunaan narkotika, khususnya di kalangan remaja. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, peredaran dan penyalahgunaan narkotika tanpa izin merupakan tindak pidana yang diancam sanksi tegas. Rendahnya pemahaman hukum menjadi faktor yang memperburuk situasi ini. Sebagai upaya preventif, Mahasiswa KKN Universitas Madako Tolitoli Angkatan 31 melaksanakan sosialisasi hukum di SMP Negeri 2 Tampiala pada 22 Juni 2025. Kegiatan dilaksanakan melalui metode edukatif dan partisipatif, meliputi presentasi interaktif, diskusi, simulasi kasus, dan penggunaan media visual. Evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari 75% menjadi 89% dalam mengenali jenis narkotika dan konsekuensi hukumnya. Kegiatan ini berdampak positif dalam membentuk kesadaran hukum dan sikap kritis siswa terhadap ancaman narkotika, serta direkomendasikan untuk direplikasi di wilayah lain dengan melibatkan lintas sektor.
SOSIALISASI HUKUM PENYELESAIAN SENGKETA TANAH DI DESA TINABOGAN Rizqy Apriyanti; Ananda Siti Nurbaiti; Bahtiar Tamrin
Makapande Mengabdi: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 3 (2025): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2001/makapande.v1i3.1235

Abstract

Konflik pertanahan dapat dipicu oleh berbagai faktor, seperti ketidakjelasan batas dan status kepemilikan tanah, kurangnya kelengkapan dokumen, lemahnya administrasi pertanahan, serta terbatasnya pemahaman masyarakat mengenai hak dan kewajiban hukum atas tanah. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya peningkatan kesadaran hukum masyarakat sebagai upaya preventif dan penyelesaian konflik secara tepat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran hukum masyarakat Desa Tinabogan mengenai administrasi pertanahan, legalitas hak atas tanah, serta mekanisme penyelesaian sengketa tanah melalui jalur litigasi maupun non-litigasi. Kegiatan dilaksanakan menggunakan metode penyuluhan hukum partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, tanya jawab, dan simulasi kasus sengketa tanah yang disesuaikan dengan kondisi masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya dokumen kepemilikan dan administrasi pertanahan, pengenalan batas dan status hak atas tanah, serta tahapan penyelesaian sengketa secara musyawarah dan melalui mekanisme hukum yang tersedia. Peserta juga menunjukkan antusiasme dalam berdiskusi dan menyampaikan permasalahan pertanahan yang dihadapi di lingkungan mereka. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan administrasi dan pengelolaan hak atas tanah secara tertib serta mendorong penyelesaian sengketa secara damai, proporsional, dan berkeadilan. Edukasi hukum secara berkelanjutan diperlukan agar masyarakat semakin mampu mencegah dan menangani konflik pertanahan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
PENGUATAN KAPASITAS REMAJA MELALUI EDUKASI PENCEGAHAN NARKOBA DI DESA MIMBALA Muh Shulkifly; Ananda Siti Nurbaiti; Mutiara Sarifah Hidayat Kartasasmita
Makapande Mengabdi: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 4 (2025): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2001/makapande.v1i4.1509

Abstract

Masalah penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja terus meningkat dan menjadi ancaman serius bagi generasi muda. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman hukum dan kesadaran remaja terhadap bahaya narkoba melalui pendekatan humanistik yang menekankan pada penguatan kapasitas diri, edukasi preventif, dan pelibatan komunitas sekolah. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan strategi partisipatif dengan sosialisasi hukum, diskusi interaktif, studi kasus, dan simulasi pengambilan keputusan. Kegiatan dilaksanakan di salah satu Sekolah Menengah di wilayah rawan narkoba dengan melibatkan siswa, guru, dan tokoh masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan siswa tentang aspek hukum narkoba, kemampuan menolak ajakan penggunaan narkoba, serta terciptanya komitmen kolektif untuk menciptakan lingkungan sekolah yang bebas narkoba. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan humanistik berbasis edukasi hukum dan penguatan kapasitas remaja efektif dalam membangun ketahanan sosial terhadap bahaya narkoba.