Reni Berlian Silalahi
Universitas Negeri Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Role of Witnesses in Prosecuting Cases of Fatal Assault: Legal and Sociological Perspectives Reni Berlian Silalahi; Ira Yenita Malau; Rani Sabeta Nainggolan; Mhd Ilham Hidayat Rastami; Parlaungan Gabriel Siahaan; Dewi Pika Lumban Batu
JURNAL HUKUM SEHASEN Vol 9 No 2 (2023): Oktober
Publisher : Fakultas Hukum Dehasen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jhs.v9i2.5053

Abstract

The act of physical assault is one of the persistent phenomena that is difficult to eradicate in society. Various acts of violence, such as physical abuse and battery, often result in injuries to the victim's body or body parts, and sometimes even lead to lifelong physical disabilities or, in severe cases, death. In criminal cases, witnesses hold a crucial position in determining prosecution, as they are considered lawful instruments. This study examines the role of witnesses in the prosecution of cases of fatal assault. The research method employed in this study is normative legal research, also known as doctrinal legal research or library-based legal research. This type of research is conducted by examining secondary data, including primary legal materials, secondary legal materials, and tertiary legal materials. Based on the research findings, it can be concluded that witnesses play a significant and pivotal role in uncovering the truth and facilitating prosecution. From both legal and sociological perspectives, the role of witnesses includes providing evidence, giving testimony, and supporting the public prosecutor. As such, it can be concluded that witnesses have an important role in prosecution, as stipulated in Article 184 paragraph (1) of the Criminal Code.
IMPLEMENTASI FUNGSI PARTAI POLITIK SEBAGAI SARANA REKRUTMEN POLITIK PADA PARTAI DEMOKRASI INDONESIA PERJUANGAN (PDI-P) DI KABUPATEN TAPANULI UTARA Reni Berlian Silalahi; Halking
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 8 No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2 Edisi Desember 2024
Publisher : UNIVERSITAS PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v8i2.7762

Abstract

Rekrutmen politik adalah fungsi penting partai politik untuk keberlangsungan dan kelestarian partai. Efektivitas partai dalam memenangkan jabatan pemerintahan menunjukkan keberhasilan fungsi rekrutmen politik. Namun, di Indonesia, fungsi ini melemah seiring pertumbuhan partai, ditandai dengan fenomena kecurangan seperti naturalisasi (anggota pindah partai dengan ideologi berbeda), kader loncatan, kader karbitan, dan masalah transparansi. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi fungsi rekrutmen politik PDI Perjuangan di Kab. Tapanuli Utara menggunakan metode kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan DPC PDI Perjuangan Kab. Tapanuli Utara menggunakan pola, prinsip, dan mekanisme berdasarkan AD/ART PDI Perjuangan dan peraturan perundang-undangan dalam rekrutmen. Rekrutmen anggota dilakukan melalui persuasi dengan promosi, sosialisasi, dan kegiatan sosial. Rekrutmen pengurus internal dilakukan semi terbuka dengan calon ketua DPC ditetapkan oleh DPP melalui rekomendasi dari DPC berdasarkan keputusan konfercab PAC. Struktur pengurus internal ditentukan oleh ketua DPC terpilih, dengan peluang bagi non kader. Rekrutmen bakal calon legislatif dilakukan terbuka, memberikan kesempatan bagi seluruh warga negara melalui tahap penyaringan, penjaringan, dan penetapan.