Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pendampingan Adaptasi Teknologi, Gerakkan Sekolah Dan Administrasi Sekolah di SDN 147/III Pengasi Baru Natasya Putri; Nabela Ayu; Lili Ratnasari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 7 (2023): September
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v1i7.326

Abstract

Kampus Mengajar merupakan salah satu bentuk pelaksanaan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) berupa asistensi mengajar untuk memberdayakan mahasiswa dalam membantu proses pembelajaran diberbagai sekolah di wilayah indonesia. Kampus Mengajar adalah bagian dari program MBKM yang bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa belajar dan mengembangkan diri melalui aktivitas di luar kelas perkuliahan. Adapun metode dalam pelaksanaan adalah 1) Observasi pertama kesekolah sasaran, Lapor diri ke dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci bersama mahasiswa lain, observasi sekolah, Pelaksanaan Pre Test AKM Kelas, . Forum Komunikasidan Koordinasi Sekolah (FKKS). 2) Program kerja literasi. 3) Program kerja Numerasi. 4) Program Kerja Adaptasi Teknologi seperti pengenalan perangkat lunak computer, pengenalan dasar-dasar TIK dan Adaptasi teknologi dengan media pembelajaran digital. 5) Kegiatan akhir penugasan. Selama program ini berjalan, Tim Kampus Mengajar SDN 147/III Pengasi Baru telah melakukan program kegiatan dengan baik sesuai dengan rencana awal saat penugasan, walaupun terdapat beberapa kendala sedikit tetapi bisa di atasi dengan baik sehingga semua program telah tercapai hingga akhir penugasan dan semoga dapat memberi perubahandan dapat bermanfaat untuk kedepannya.
Meningkatkan perkembangan Kognitif Anak Kelompok B dalam Mengenal Warna dengan Permainan Eksplorasi di TK Nurul Ikhlas Jorong Kayu Aro Nagari Aie Dingin Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok Mutiara Dewi; Yesni Yenti; Lili Ratnasari
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i2.30

Abstract

Kurangnya kemampuan guru dalam mengelola proses belajar mengajar, sehingga berpengaruh terhadap perkembangan kognitif anak kelompok B dalam mengenal warna di TK Nurul Ikhlas Jorong Kayu Aro Nagari Aie Dingin Kabupaten Solok. Penelitian ini dilakukan karena perkembangan anak dalam mengenal warna, yaitu menunjuk, menyebutkan, dan mengelompokkan warna belum mencapai indikator keberhasilan yang telah ditetapkan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan permainan eksplorasi. Subjek penelitian adalah anak kelompok B yang berjumlah 20 orang. Objek penelitian ini adalah penilaian aktivitas guru dalam mengelola proses pembelajaran dan perkembangan kognitif anak dalam mengenal warna. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi. Indikator keberhasilan yang ditetapkan, yaitu jika > 75% aktivitas guru dan perkembangan anak yang diperoleh dengan kriteria baik dan sangat baik. Penelitian dilakukan dua siklus masing-masing siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Peningkatan aktivitas guru dan perkembangan kognitif anak sesuai dengan indikator keberhasilan tercapai pada siklus II pertemuan II. Penilaian aktivitas guru 96%. Perkembangan kognitif anak, indikator menunjukkan warna 80%, menyebutkan warna 75%, dan mengelompokkan warna 80%. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa penelitian tindakan kelas ini dengan permainan eksplorasi berhasil meningkatkan perkembangan kognitif anak dalam mengenal warna.)
Pengembangan Keterampilan Menulis Permulaan melalui Teknik Pemodelan Berbantuan Video Modeling di UPT SD Negeri 06 Pekan Selasa Cici Fadila Putri; Dian Sarmita; Lili Ratnasari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1407

Abstract

Praktik baik ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan menulis permulaan melalui teknik pemodelan berbantuan video modeling pada murid di UPT SD Negeri 06 Pekan Selasa. Permasalahan yang ditemukan, yaitu rendahnya kemampuan murid dalam menulis huruf, kata, dan kalimat sederhana serta kurangnya motivasi belajar akibat penggunaan metode pembelajaran yang masih konvensional. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan pembelajaran dilakukan dengan menampilkan video modeling sebagai contoh cara menulis yang benar dan menggunakan lembar buku halus kasar untuk melatih keterampilan menulis murid. Data diperoleh melalui observasi, hasil tulisan murid, dan evaluasi perkembangan kemampuan menulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik pemodelan berbantuan video modeling memberikan dampak positif terhadap keterampilan menulis permulaan murid. Murid menjadi lebih mampu menulis huruf dengan rapi, mengontrol ukuran tulisan, menggunakan huruf kapital, serta menyusun kalimat sederhana dengan lebih baik. Selain itu, murid terlihat lebih aktif, fokus, dan percaya diri dalam mengikuti pembelajaran. Penggunaan video modeling dan buku halus kasar juga membantu meningkatkan motivasi belajar serta kemampuan motorik halus murid. Dengan demikian, teknik pemodelan berbantuan video modeling dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis permulaan murid sekolah dasar.
Penguatan Karakter Anak Usia Dini di PAUD Permata Bunda Melalui Pelatihan Storytelling Berbasis Cerita Rakyat Lili Ratnasari; Yunadil Husni; Isnaniah Isnaniah; Yosi Lara Jenita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 5 No. 1 (2026): September
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v5i1.1703

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi pedagogis guru Pendidikan Anak Usia Dini dalam menerapkan storytelling berbasis cerita rakyat sebagai media pembelajaran dan sarana penguatan karakter anak. Kegiatan dilaksanakan di PAUD Permata Bunda Sungai Indarung, Nagari Lolo, Kabupaten Solok, dengan sasaran utama tiga orang guru serta melibatkan tiga orang tua dan dua puluh satu orang siswa pada tahap implementasi. Permasalahan mitra meliputi keterbatasan kemampuan mendongeng, penguasaan teknik vokal, intonasi, ekspresi, gestur, kontak mata, dan pemanfaatan media pendukung, serta belum optimalnya penggunaan cerita rakyat lokal dalam pembelajaran. Kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui identifikasi kebutuhan, pelatihan, demonstrasi, diskusi, praktik peer teaching, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata pemahaman konseptual guru dari skor 55,00 menjadi 85,00. Keterampilan praktik storytelling mencapai skor rata-rata 3,25 pada skala 1–4 dengan kategori baik. Pada implementasi pembelajaran, siswa menunjukkan perhatian dan partisipasi yang lebih aktif serta mampu mengidentifikasi tokoh, membedakan perilaku baik dan buruk, dan menyebutkan nilai moral cerita. Luaran kegiatan berupa peningkatan kompetensi guru, modul pelatihan, contoh cerita rakyat, dokumentasi, video pembelajaran, laporan kegiatan, dan artikel ilmiah. Kegiatan ini memberikan nilai tambah melalui integrasi kearifan lokal sebagai media pendidikan karakter sekaligus pelestarian budaya daerah.