Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DENGAN PENDEKATAN METODE EOQ DI PT XYZ Rafi
Tekmapro Vol. 17 No. 2 (2022): TEKMAPRO
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/tekmapro.v17i2.228

Abstract

Bahan baku merupakan salah satu unsur penting dalam berjalannya proses produksi di PT. XYZ. Maka dari itu, pengendalian persediaan bahan baku perlu perhatian khusus untuk mencegah terjadinya permasalahan persediaan yang fluktuatif dan beragam. PT. XYZ memiliki masalah dalam proses pencatatan dan perencanaan bahan baku yang masih manual di buku catatan, juga kesulitan dalam penentuan jumlah dan waktu penentuan yang tepat yang selama ini dilakukan secara perkiraan. Dalam hal ini tentunya memerlukan banyak waktu dan tidak akurat dalam perhitungan dan pencatatannya. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu merancang sistem informasi persediaan bahan baku dengan pendekatan EOQ. Sistem yang dibuat menggunakan bahasa Visual Basic dan basis data Microsoft Access. Berdasarkan hasil yang diperoleh, sistem informasi persediaan yang dirancang dapat menyimpan data dan transaksi terkait bahan baku sehingga peran dari buku catatan dapat tergantikan. Sistem informasi yang dibuat juga dapat membantu PT. XYZ mengatasi permalasahan penentuan jumlah dan waktu yang tepat dalam melakukan pemesanan yang selama ini dilakukan secara perkiraan dengan adanya EOQ (Kuantitas Pemesanan Ekonomis) dan ROP (Titik Pemesanan Kembali).
Benefits of AI-Based Application in Facilitating English Learning Damayanti, Alvionita; Kurniawan, Roni; Shalli Anziila, Astrid; Rahmawati, Titik; Rafi; Fauzi, Iwan
Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Dasar & Menengah | EduMedia
Publisher : Pusat Kajian Bahasa Daerah & Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69743/edumedia.v3i2.48

Abstract

This study investigates the role of Artificial Intelligence (AI) applications in enhancing vocabulary acquisition and receptive skills—specifically reading and listening—in English language learning. Focusing on three widely used platforms—Memrise, Cake, and Duolingo—a literature review of 21 peer-reviewed sources was conducted. Findings indicate that Memrise effectively supports vocabulary retention through spaced repetition and native speaker input, Cake addresses listening comprehension challenges via authentic, adaptive video materials, and Duolingo promotes vocabulary growth and reading fluency through gamified, personalized learning. Collectively, these AI tools foster learner autonomy, sustain motivation, and create flexible, engaging learning environments. The study underscores the importance of strategically integrating AI technologies into English as a Foreign Language (EFL) instruction to address diverse learner needs and improve learning outcomes.
TOLERANSI ANTAR UMAT BERAGAMA DI INNDONESIA UNTUK MEMPERTAHANKAN KERUKUNAN Rafi; Yalin Ahmad Fajar; Muhammad Suud
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 2 No. 1 (2025): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v2i1.453

Abstract

Pasal 28E ayat (1)Undang-Undang Dasar Tahun 1945(“UUD 1945”) menjelaskan bahwa “setiap orang bebas memeluk agama dan beribadat menurut agamanya, memilih pendidikan dan pengajaran, memilih pekerjaan, memilih kewarganegaraan, memilih tempat tinggal di wilayah negara dan meninggalkannya, serta berhak kembali,” namun faktanya ada beberapa sekelompok orang yang tidak memiliki toleransi untuk bebas memeluk agama dan beribadah sesuai agamanya.Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana toleransi antar umat beragama di Indonesia untuk mempertahankan kerukunan.Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kepustakaan dengan menggunakan pengumpulan data sekunder. Berdasarkan hasil penelitian masih terdapat institusi yang melarang karyawannya un tuk menggunakan jilbab saat bekerja, tidak diberikan waktu untuk menjalankan sholat.