Fitriana Kurniasari Sholikhah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI USIA 0-6 BULAN Naya Erna Wati; Fitriana Kurniasari Sholikhah; Erlina Suci Astuti; Edy Suyanto
Jurnal Keperawatan Terapan Vol 9 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan Terapan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jkt.v9i1.3864

Abstract

Abstrak: Pemberian ASI Eksklusif merupakan salah satu sumber nutrisi penting bagi bayi. ASI diciptakan sesuai dengan kebutuhan bayi yang dilahirkan oleh seorang ibu. ASI Eksklusif adalah proses pemberian makanan bayi berupa ASI saja tanpa makanan tambahan lain sampai bayi berusia 6 bulan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi ibu memberikan ASI eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan desain penelitian cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan tehnik purposive sampling dengan 100 ibu dipilih. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang diberikan pewawancara antara Mei dan Agustus 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pengetahuan (p value = 0.000,OR = 15.921); pendidikan (p value=0.281;OR=1.563); pendapatan (p value=0.004,OR=3.375); pekerjaan (p value=0.000, OR=0.179); dan sikap (p value=0.000, OR=14.609). Kesimpulannya ada pengaruh faktor pengetahuan, pendapatan, pekerjaan, dan sikap sikap berhubungan signifikan dengan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan. Menyusui memiliki efek penting dalam kehidupan anak. Optimalisasi ASI dapat dilakukan dengan memberikan edukasi dan promosi untuk meningkatkan pengetahuan ibu, sehingga ibu memiliki sikap dan perilaku positif dalam pemberian ASI Eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan. Kata kunci: Analisis Faktor, ASI Eksklusif, Bayi usia 0-6 bulan
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DALAM PEMBERIAN MAKAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI DESA PONDOKKELOR KABUPATEN PROBOLINGGO Indah Dwi Kusuma Wardani; Naya Erna Wati; Tri Nataliswati; Fitriana Kurniasari Sholikhah; Edy Suyanto
Jurnal Keperawatan Terapan Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan Terapan (E-Journal)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jkt.v9i2.4242

Abstract

THE RELATIONSHIP BETWEEN PARENTS PATTERN IN FEEDING WITH STUNTING INCIDENCE IN TODDLERS IN PONDOKKELOR VILLAGE Abstract: Poor feeding habits in toddlers can pose a risk of stunting in toddlers and interfere with growth and development in toddlers. This study aimed to determine the relationship between parents' feeding habits and the incidence of stunting. The research design uses correlational with analytic observational methods and cross-sectional approaches. The sampling technique used was total sampling involving 34 mothers as respondents. Collecting data using a questionnaire and anthropometric measurements. Test bivariate analysis uses the Spearman rank correlation test to determine the relationship between the two variables. The Spearman rank correlation test results and the data crosstabs show that the P value = 0.004 <alpha (0.05) with a correlation coefficient of 0.484. There is a relationship between parents' habits in feeding with the incidence of stunting in Pondokkelor Village. Therefore, nurses and health workers must improve health promotion regarding good feeding for toddlers. Keywords: Feeding Habits, Stunting Incidents, Toddlers Abstrak : Pola pemberian makan yang kurang baik pada balita dapat menimbulkan resiko terjadinya kejadian stunting pada balita dan mengganggu pertumbuh kembangan pada balita. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola orang tua dalam pemberian makan dengan kejadian stunting. Desain penelitian menggunakan korelasional dengan metode observasional analitik dan pendekatan dan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling yang melibatkan 34 ibu sebagai responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pengukuran antropometri. Uji analisa bivariat menggunakan uji korelasi spearman rank untuk mengetahui hubungan antara kedua variabel. Dari hasil uji korelasi spearman rank dan crosstabs data diketahui nilai P value = 0,004 < alpha (0.05) dengan koefisien korelasi sebesar 0,484. Terdapat hubungan pola orang tua dalam pemberian makan dengan kejadian stunting di Desa Pondokkelor. Oleh karena itu perawat maupun tenaga kesehatan harus meningkatkan promosi kesehatan tentang pemberian makan yang baik untuk balita. Kata kunci : Pola Pemberian Makan, Kejadian Stunting, Balita