Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Metode Pembelajaran Dalam Kisah Nabi Adam dan Relevansinya di Masa Sekarang (Kajian Q.S Al-Baqarah Ayat 31-34) Cahya Satria Prayoga Bakti; Ngarifin Shidiq; Muhammad Saefullah
Mutiara : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Vol. 2 No. 3 (2024): Juni : Mutiara : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah
Publisher : STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59059/mutiara.v2i3.1339

Abstract

The meaningful learning story of Prophet Adam in Q.S Al-Baqarah Ayat 31-34 describes the educational interaction between Allah SWT, the Angels, and Prophet Adam AS. This story is full of meaning about the learning process. The Learning Methods in the story of Prophet Adam include the Story Method, Direct Instruction, Questioning Method, and Demonstration Method. These methods are very effective and relevant to modern education. These methods can be combined to create learning that is interesting, effective, and relevant to the needs of today's students. Teachers can utilize various media and technology to support the implementation of these methods. The right and effective methods will produce an intelligent, humanist, and noble generation. This research focuses on the learning methods in the story of Prophet Adam in Q.S. Al-Baqarah Ayat 31-34. By studying the learning methods in the story of Prophet Adam, educators can find new inspiration and insights to design effective learning methods in the modern era.
Konsep Moderasi Beragama Dan Relevansinya Dengan Pendidikan Agama Islam Dalam Perspektif Pemikiran K.H. Abdurrahman Wahid Muhammad Rahar Ardiyansyah; Fatkhurrohman Fatkhurrohman; Muhammad Saefullah
Mutiara : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Vol. 2 No. 4 (2024): Agustus : Mutiara : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah
Publisher : STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59059/mutiara.v2i4.1389

Abstract

This research aims to explore the concepts of religious moderation and Islamic education according to the perspective of K.H Abdurrahman Wahid, and their relevance in the context of Indonesia's rich diversity. Conducted through qualitative literature research using content analysis approach, the study found that Abdurrahman Wahid views education as a process that should adapt to contemporary developments, integrating classical and modern knowledge without losing the essence of Islamic teachings. He advocates for stimulating intellectual development among students while avoiding doctrinal approaches. Furthermore, religious moderation in Indonesia is seen to have achieved a balanced approach, although efforts are needed to strengthen harmony amidst conflicts in various regions. Abdurrahman Wahid also highlights the relevance of Islamic education to religious moderation, emphasizing values such as multiculturalism, liberation, humanism, and inclusivity. The significance of these concepts is considered logical and crucial for discussion in the context of an era increasingly emphasizing openness over exclusivity.
PENGARUH KOMPETENSI PROFESIONAL GURU TERHADAP PRESTASI BELAJAR PAI SISWA SMK AL- MABRUR GEMBOL, PEJAWARAN BANJARNEGARA Rizqina Tsalatsatun Huwaida; Ahmad Zuhdi; Muhammad Saefullah
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7656

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kompetensi profesional guru dalam meningkatkan prestasi belajar siswa, khususnya pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Guru yang memiliki kompetensi profesional yang baik akan mampu menciptakan proses pembelajaran yang efektif sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) kompetensi profesional guru PAI di SMK Al-Mabrur Gembol Pejawaran Banjarnegara; (2) prestasi belajar PAI siswa; dan (3) pengaruh kompetensi profesional guru terhadap prestasi belajar PAI siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SMK Al-Mabrur Gembol Pejawaran Banjarnegara. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling dengan rumus Slovin sehingga diperoleh sampel sebanyak 131 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, uji reliabilitas, analisis deskriptif, uji normalitas, uji linearitas, analisis regresi sederhana, uji t, dan koefisien determinasi menggunakan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi profesional guru berada pada kategori baik dengan persentase sebesar 51,1%. Prestasi belajar PAI siswa juga berada pada kategori baik dengan persentase sebesar 44,3%. Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dengan koefisien regresi sebesar 0,642 yang menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara kompetensi profesional guru terhadap prestasi belajar PAI siswa. Hasil uji t menunjukkan nilai t hitung sebesar 7,125 > t tabel 1,978. Sementara itu, nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,412 menunjukkan bahwa kompetensi profesional guru memberikan kontribusi sebesar 41,2% terhadap prestasi belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kompetensi profesional guru berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar PAI siswa SMK Al-Mabrur Gembol Pejawaran Banjarnegara.
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENUMBUHKAN KESADARAN MORAL DAN PEMBENTUK KARAKTER SISWA Lia Amalia; H. Ahmad Zuhdi; Muhammad Saefullah
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7926

Abstract

penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peranan guru PAI (Pendidikan Agama Islam) dalam mengembangkan kesadaran moral serta pembentuk karakter peserta didik di lingkungan sekolah. Berbagai masalah moral seperti rendahnya disiplin, tanggung jawab, dan sopan santun pada siswa menjadi tantangan yang memerlukan perhatian khusus. Studi ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesadaran moral siswa kelas VIII, mengidentifikasi strategi yang diterapkan oleh guru PAI dalam mengembangkan kesadaran moral siswa, serta menganalisis peran guru PAI dalam membentuk karakter siswa di SMP N 2 Selomerto Wonosobo. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil studi menunjukkan bahwa tingkat kesadaran moral siswa tergolong baik, yang ditandai dengan kebiasaan berjabat tangan dengan guru, pelaksanaan salat Zuhur secara berjamaah, pembacaan Asmaul Husna sebelum kegiatan pembelajaran, serta sikap disiplin dan tanggung jawab siswa. Strategi yang dilakukan oleh guru PAI meliputi keteladanan, pembiasaan religius, pendekatan personal, pemberian nasihat, serta pengawasan melalui jurnal kegiatan spiritual siswa. Guru PAI memegang peran penting sebagai pendidik, pembimbing, motivator, dan teladan dalam membentuk karakter siswa yang religius dan berakhlak mulia.