Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Sistem Pemodelan Flow Rate Control Menggunakan Teknologi 4.0 di Laboratorium Instrumentasi PTKI MEDAN mansyur mansyur; said hanief; Dian Kurnia; Toba Sastrawan Manik; Yanto Yanto
JURNAL VOKASI TEKNIK Vol 1 No 02 (2023): JURNAL VOKASI TEKNIK (JUVOTEK)
Publisher : CV MEDAN TEKNO SOLUSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengukuran laju aliran fluida merupakan pengukuran untuk mendapatkan data-data untuk dianalisis karena pada prinsipnya fluida merupakan energi bertekanan yang semakin banyak dikembangkan industri. Setiap metode pengukuran laju aliran akan menghasilkan suatu nilai karakteristik yang berbeda-beda, tidak semua jenis pengukuran laju aliran dapat menggunakan metode yang sama, dilihat dari pressure drop yang dihasilkan akan mempengaruhi setiap metode yang digunakan. Pada penelitian ini dilakukan pengendalian laju aliran dan data rekonsiliasi pada penggabungan pipa. Pada pengukuran fluida sering dijumpai sambungan pipa seperti elbow dengan kemiringan tertentu. Kemiringan pada elbow, orifice dan venturi tersebut dapat mempengaruhi perbedaan tekanan maupun pressure drop pada fluida yang melewati elbow tersebut. Pada penelitian juga melakukan sistem pengendalian laju aliran melewati plat orifice dan transmitter sebagai sensor. Kemudian akan dikembangkan pada pengukuran laju aliran menggunakan sensing elemen dengan menggunakan mikrokontroller dan display monitoring dengan menggunakan komputer. Rekonsiliasi dilakukan dengan flow rate sebagai variabel pengukuran untuk membuktikan bahwa laju aliran sesuai yang diinginkan atau dengan set point. Data tersebut akan tersimpan langsung pada device computer. Hasil dari pengujian didapatkan bahwa nilai error tertinggi pada alat flowmeter 4.0 yakni 1,9 dengan nilai set point 40 %. Untuk nilai PID yakni P diangka 1,999 sedangkan I yakni 999 dan D pada angka 100 merupakan nilai PID yang paling optimal dan menunjukkan hasil paling cepat
Tafsir Pancasila: Memaknai Pancasila Menurut Notanogoro Agustin Nurya Savitri; Toba Sastrawan Manik; Dejoi Irfian Situngkir
Aptana: Jurnal Ilmu & humaniora Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Aptana: Jurnal Ilmu dan Humaniora
Publisher : CV MEDAN TEKNO SOLUSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia secara tegas menyatakan bahwa Pancasila merupakan ideologi dan dasar negara. Hal mengandung konseksuensi logis dan etis bahwa semua permasalahan hendaknya ditafsirkan dan diputuskan sesuai dengan nilai, norma, dan kaidah Pancasila termasuk LGBT.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji cara pemaknaan Pancasila menurut beberapa tokoh khususnya Notanogoro dan dikaitkan dengan Fenomena LGBT. Kajian ini menemukan bahwa perbedaan sudut pandang LGBT di Indonesia lebih disebabkan perbedaan penafsiran atas sila Pancasila. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data kajian literatur (library research) dengan menggunakan sumber buku, jurnal, dan sumber lainnya yang relevan. Data diolah melalui empat tahapan yakni pengumpulan data, reduksi data, penyajian dan penarikan kesimpulan Model Habermas dan Miles. Penelitian ini menemukan bahwa Pancasila menurut Notanogoro idealnya ditafsirkan secara hirarki-piramidal. Hal ini juga senada dengan pendapat Kaelan. Penelitian masih sangat terbatas baik dari segi kedalaman kajian dan sumber referensi. Oleh karena itu sangat diperlukan riset dengan pendekatan berbeda dan kajian yang lebih mendalam
Jaga.id: Empowering Citizen Dalam Pemberantasan Korupsi ditinjau dari Perspektif Pendidikan Kewarganegaraan SORTA LOMBAN TORUAN; TOBA SASTRAWAN MANIK
Aptana: Jurnal Ilmu & humaniora Vol 2 No 02 (2024): Jurnal Aptana: Jurnal Ilmu dan Humaniora
Publisher : CV MEDAN TEKNO SOLUSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberantasan korupsi perlu dikaji ulang. Bentuk, pendekatan dan strategi pemberantasan perlu disesuaikan dengan kebutuhan jaman khususnya di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Sumber data dalam penelitian ini ialah jaga.id yang dikelola oleh Komisi Pemberantasan Korupsi ditambah dengan referensi berupa jurnal atau buku yang relevan dan sesuai dengan penelitian. Data diperoleh melalui observasi dan dianalisis dari pendekatan Pendidikan kewarganegaraan. Data selanjutnya dianalisis secara induktif. Penelitian ini menemukan bahwa situs jaga.id yang dikembangkan KPK sangat membantu meningkatkan partisipasi Masyarakat dalam sosialisasi termasuk pencegahan korupsi. Dari pendekatan Pendidikan kewarganegaran, jaga.id membuka ruang peran warga negara atau Masyarakat dalam meminimalisir korupsi. Hal ini memberikan pendekatan/paradigma baru dalam pemberantasan korupsi yakni berbasis digital dan pelibatan warga negara. Penelitian ini sangat terbatas dan perlu diperdalam dari segi metode penelitian dan sumber informasi yang lebih mendalam.