Nadiratul Amirah
Universitas Negeri Padang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Prediktor kecanduan media sosial pada remaja: pengaruh self-control dan dukungan teman sebaya Nadiratul Amirah; Yarmis Syukur; Netrawati Netrawati; Puji Gusri Handayani
Journal of Educational and Learning Studies Vol 9, No 2 (2026): Journal of Educational and Learning Studies
Publisher : Global Econedu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32698/03752

Abstract

Kecanduan media sosial pada remaja menjadi permasalahan yang perlu mendapat perhatian karena dapat memengaruhi kehidupan akademik, sosial, dan psikologis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kecanduan media sosial pada siswa SMP Negeri 1 Batanghari serta menganalisis pengaruh self-control dan dukungan teman sebaya sebagai prediktor kecanduan media sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Sampel penelitian berjumlah 117 siswa SMP Negeri 1 Batanghari yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala kecanduan media sosial, skala self-control, dan skala dukungan teman sebaya, untuk mengukur self-control, dukungan teman sebaya, dan kecanduan media sosial. Kemudian dianalisis dengan menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-control dan dukungan teman sebaya secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kecanduan media sosial dengan F = 70,816 dan signifikansi < 0,001. Secara parsial, self-control merupakan prediktor yang signifikan, sedangkan dukungan teman sebaya juga menunjukkan kontribusi langsung yang signifikan. Temuan ini menunjukkan pentingnya penguatan kemampuan pengendalian diri dan pembentukan hubungan teman sebaya yang suportif melalui layanan bimbingan dan konseling. Penelitian ini berkontribusi pada layanan Bimbingan dan Konseling dengan menegaskan pentingnya penguatan self-control dan regulasi diri dalam layanan pencegahan kecanduan media sosial, disertai pemanfaatan lingkungan teman sebaya untuk membangun pola interaksi digital yang sehat.