Sena Mahendra
Universitas Ivet

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS VARIASI TEGANGAN FUEL PUMP DAN PENGGUNAAN INJECTOR RACING 8 HOLE TERHADAP PERFORMA MESIN PADA MOTOR HONDA SCOOPY 110CC Rohmad Prayoga Adi Pamungkas; Sena Mahendra; Toni Setiawan
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 8 No 1 (2026): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/joveat.v8i1.4459

Abstract

Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi tegangan fuel pump dan penggunaan injector racing 8 hole terhadap performa mesin, konsumsi bahan bakar (Specific Fuel Consumption/SFC), dan emisi gas buang pada sepeda motor Honda Scoopy 110cc. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif eksperimen dengan membandingkan komponen standar dan modifikasi. Pengujian dilakukan dengan memvariasikan tegangan fuel pump (12V, 13V, 13,5V, dan 14V) serta membandingkan injector standar 6 hole dengan injector racing 8 hole. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan injector racing dengan tegangan 12V menghasilkan torsi terbaik sebesar 14,10 Nm pada 3000 RPM (meningkat sekitar 1,07% hingga 1,25%). Namun, penggunaan injector standar dengan tegangan 14V menghasilkan daya puncak tertinggi sebesar 5,84 HP pada 5500 RPM, sementara injector racing justru menurunkan daya sebesar 0,94% hingga 1% karena pembakaran yang kurang efektif. Pada pengujian efisiensi, nilai SFC tertinggi (paling boros) ditemukan pada kombinasi injector racing dan tegangan 14V sebesar 0,4154 L/HP.h pada 9000 RPM. Untuk emisi gas buang, variasi tegangan dan jenis injector menyebabkan peningkatan kadar karbon monoksida (CO), karbondioksida (CO2), dan oksigen (O2), namun berhasil menurunkan kadar hidrokarbon (HC). Kesimpulannya, peningkatan tegangan fuel pump dan injector racing efektif meningkatkan torsi di RPM bawah, tetapi menurunkan efisiensi daya di RPM atas serta membuat konsumsi bahan bakar lebih boros.
PENGARUH PENGGUNAAN KOIL RACING TERHADAP PERFORMA PADA SEPEDA MOTOR 4 TAK 150 CC TAHUN 2009 Bima Putra Santoso; Sena Mahendra; Fahmy Zuhda Bahtiar; Fathur Rahman
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 8 No 1 (2026): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/joveat.v8i1.4455

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah: untuk menganalisis pengaruh penggunaan koil racing terhadap torsi, daya, konsumsi bahan bakar dan emisi gas buang pada sepeda motor 4 tak 150cc tahun 2009. Metode penelitian: pada penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan menggunakan variabel dependent dan variabel independent. Pada proses penelitian menggunakan 3000-9000 Rpm pada saat pengujian torsi, daya, konsumsi bahan bakar dan emisi gas buang. Hasil penelitian adalah: (1) Hasil torsi menunjukan kenaikan torsi pada koil racing sebesar 0,94% dengan koil standar dan hasil torsi tertinggi pada koil racing crun yaitu: 14.95 N.m pada putaran mesin 7000 rpm. (2) Hasil daya menunjukan kenaikan daya pada koil racing sebesar 0.97% dengan koil standar dan hasil daya tertinggi pada koil racing fukukawa 14.85 HP pada putaran mesin 8.500 rpm. (3) hasil uji konsumsi bahan bakar SFC menunjukan kenaikan pada koil racing 1,3% dengan koil standar dan hasil SFC tertinggi pada koil racing crun sebesar 0,0925% kg/jam pada putaran mesin 9000 rpm. (4) hasil uji emsi gas buang mehasilkan karbon monoksida (CO) mengalami penurunan pada penggunaan koil racing fukukawa 2,43% sedangkan pada koil standar 3,10%. Pada hydrocarbon (HC) mengalami penurunan pada koil racing fukukawa yaitu 372 ppm sedangkan pada koil standar 885 ppm. Pada karbondioksida (CO2) mengalami penurunan pada koil racing 3,69% sedangkan pada koil standar 6,71%. Pada oksigen mengalami penurunan pada koil racing crun yaitu 20,83 sedangkan pada koil standar 20,95%. Kesimpulan yaitu: terjadi kenaikan pada torsi, daya dan konsumsi bahan bakar dan terjadi penurunan pada emisi gas buang kendaraan.
ANALISIS RE-MAPPING PADA MESIN SEPEDA MOTOR MATIC 4 TAK 110 CC MENGGUNAKAN KNALPOT CUSTOM TERHADAP PERFORMA Ayu Oktaviana Savitri; Sena Mahendra; Fahmy Zuhda Bahtiar; Fathur Rahman
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 7 No 2 (2025): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/joveat.v7i2.4314

Abstract

Analysis of Re-mapping on a 110 CC 4 Stroke Automatic Motorcycle Engine Using a Custom Exhaust on Performance. Semarang. Mechanical Engineering Vocational Education. Faculty of Science and Technology. Ivet University Semarang. This research uses experimental methods and a quantitative approach. A descriptive data analysis technique that compares the effect of using a standard ECU and remapping 3 times with 2 types of exhaust on the performance of the Beat 110 cc motorbike. The research results show that (1) The highest torque when using a custom exhaust with a fuel flow of 2%, an ignition angle of 1º, a 9,000 rpm limiter produces 9.89 at 4,000 rpm, the torque increases by 2%; (2) The highest power when using a custom material discharge of 2%, 1º ignition angle, 9,000 rpm limiter produces 5.75 at 8,500 rpm, power increases by 8%; (3) The best specific fuel consumption (SFC) when using a custom exhaust and standard ECU reaches an increase of 68% at rpm 9,000; (4) In exhaust gas emissions, CO levels decreased very drastically by 2% in standard ECUs and using custom exhausts, the best CO2 in standard ECUs and custom exhausts with an increase of 18%, the best HC produced in remapping ECUs with custom exhausts experienced an increase of 25%. %, O2 has increased by 4% on ECU remapping with custom exhaust.
PENGARUH RE-MAPPING ECU DENGAN VARIASI BUSI TERHADAP PERFORMA MESIN MATIC 150 CC Ridwan Novianto; Sena Mahendra; Fahmy Zuhda Bahtiar; Diana Langgeng Mustikawati
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 7 No 2 (2025): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/joveat.v7i2.4315

Abstract

Technological advances in the automotive industry encourage humans to produce new innovations. including motorbikes with an EFI system. The EFI system at the factory is considered not to produce maximum power, therefore it is necessary to re-map the ECU on EFI system vehicles. The research results show that (1) The highest torque is when using racing spark plugs with a fuel mapping of 3%, an ignition angle of 1°, the torque increases by 11% at 4,000 rpm; (2) Highest power at 3% fuel mapping, 1° ignition angle with racing spark plugs, power increases 9% at 5,000 rpm; (3) The best SFC when using racing spark plugs and ECU remapping fuel at 5%, 2° ignition angle, achieves a reduction of 13% at 6,000 rpm; (4) In exhaust gas emissions, CO levels decreased by 59% in standard ECUs with racing spark plugs, the lowest CO2 in fuel mapping ECUs with 10% ignition angle 3° standard spark plugs, HC experienced the highest reduction of 15% with standard spark plugs in fuel mapping ECUs. 5% ignition angle 2°. The lowest O2 reduction is 40% when using ECU fuel mapping 3% ignition angle 1° standard spark plug.