Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan AI dalam Presentasi Visualisasi Desain Arsitektur Andi Nur Kalsum Ningki; Nur Hikmah; Asmu Harrama; Fazkya Nur Alishah; M. Ihsan Ramadhan Ibnu Lukman
SEMINAR NASIONAL DIES NATALIS 62 Vol. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional UNM ke-62 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Modern presentations are now created and delivered differently because of the blending of artificial intelligence (AI) and architecture. The crucial role that visualization plays in architectural presentations has contributed to the use of AI's full potential to create experiences that are interesting, instructive, and compelling for a range of audiences. This study stresses the transformative effects of AI-powered tools on architectural communication and examines the symbiotic interaction between visualization, presentation, AI, and architecture. Architecture has traditionally relied on visualization as a key tool for communicating complex ideas, spatial notions, and architectural objectives. To effectively communicate complex ideas, spatial conceptions, and architectural objects, significant changes in conventional design procedures are required to incorporate AI in architectural presentation. The balance between automation and human intuition and skills is one of the key issues in integrating AI with architectural presentation. Additionally, because AI-driven visuals are interactive, presentations may be made dynamically. Additionally, because AI-driven visuals are interactive, presentations may be produced dynamically. As AI advances, new ethical issues surface, particularly in the context of architectural display. Architects may improve their storytelling skills, create eye-catching visual narratives, and provide presentations that are appealing to clients, stakeholders, and the general public by utilizing AI-powered technology. The built environment will have a more hopeful future if AI is adopted while keeping an ethical framework and a human-centered viewpoint in mind. As AI, visualization, and architecture progress, the successful integration of these technologies will be essential to the advancement and innovation of the architectural profession.
Pengelolaan Air Limbah Greywater Rumah Tangga Raeny Tenriola Idrus; Armiwaty; Noor Fadilah Romadhani; Ahmad Raihan; Andi Nur Kalsum Ningki
Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2: Issue 1 (Februari 2024)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatekjpm.v2i1.321

Abstract

Lingkungan tempat tinggal yang sehat dan bersih menjadi hal yang sangat penting. Kondisi air buangan yang berasal dari sisa air mandi dan cuci yang dikenal dengan greywater perlu pengolahan selain untuk lingkungan yang bersih juga untuk pemanfaatan kembali air buangan. Pengelolaan air limbah greywater rumah tangga di Dusun Kaballokang, Desa Moncongloe  Kabupaten Gowa dialirkan begitu saja tanpa dibuatkan saluran pembuangan sehingga menjadi genangan, bahkan mengeluarkan bau yang mencemari lingkungan. Oleh karena itu, tujuan kegiatan ini adalah untuk 1) memberikan pelatihan bagaimana cara mengelola air limbah greywater rumah tangga dan 2) meningkatkan pemahaman masyarakat akan pentingnya pengelolaan air limbah greywater dan pemanfaatan air limbah greywater. Metode pelaksanaan adalah metode pendampingan (mentoring) dan metode Partisipatory Rural Approach (PRA). Metode pendampingan dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dan pengetahuan cara pengelolaan grey water untuk lingkungan yang lebih sehat dan bersih. Selain itu mengubah paradigma berpikir masyarakat dalam pengolahan air limbah greywater. Metode PRA dilakukan untuk membangkitkan rasa memiliki (sense of belonging) mitra terhadap lingkungan tempat tinggal, dan rasa tanggungjawab (sense of responsibility) mitra terhadap lingkungan yang ada disekitarnya. Hasil kegiatan ini yaitu tersedianya  distibusi air limbah greywater dengan memanfaatkan tanaman air. Masyarakat mitra memahami manfaat pengolahan greywater. Selain itu pengolahan air limbah greywater meningkatkan pengetahuan dalam pengolahan air sisa mandi dan cuci lingkungan tempat tinggal bersih dan sehat.