Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH DIGITAL MARKETING, KUALITAS PRODUK, KUALITAS PELAYANAN, DAN PERSEPSI HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN Aulia Kartika; deddy Aplilani; Diang Adistya
Jurnal Kompetitif Bisnis Vol 1 No 12 (2023): Jurnal Kompetitif Bisnis
Publisher : Jurusan Administrasi Bisnis, FISIP, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0120/ss

Abstract

The purpose of this study is to determine and explain the influence of digital marketing, product quality, service quality, and price perception toward customer’s purchase decision at LadyFame in Bandar Lampung. This research category is belonged to explanatory research with quantitative method. Purposive sampling was used to get a valid data with 100 Ladyfame Store consumers as the respondent using Likert Scale. SPSS Version 20.0 was used to analayzed the data. Based on the result, this research shows all the variables that consist of digital marketing, product quality, service quality, and price perception simultaneously have positive influence toward purchase decision but in a low number with R Square 0.109. Partially only product quality that have positive influence with t-value 3.309 > t table, meanwhile the other variable have no influence toward purchase decision on LadyFame Bandar Lampung.
Arsip dan Dokumentasi dalam Administrasi Pendidikan Arifuddin Rauf; Aulia Kartika; Nurul Adelia; Algazali; Fadlu; Kamus
Journal of Golden Generation Education Vol. 2 No. 1 (2026): Februari 2026: Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v2i1.288

Abstract

Administrasi pendidikan memerlukan sistem pengelolaan informasi yang efektif untuk mendukung penyelenggaraan kegiatan pendidikan. Arsip dan dokumentasi merupakan komponen penting dalam proses administrasi karena berfungsi sebagai sumber data, bukti autentik, dan dasar pengambilan keputusan. Arsip adalah rekaman informasi yang dibuat, diterima, dan dipelihara oleh lembaga pendidikan dalam rangka pelaksanaan kegiatan akademik maupun non-akademik. Sementara itu, dokumentasi merupakan proses pencatatan, pengumpulan, dan penyimpanan data secara sistematis agar informasi dapat ditemukan kembali dengan cepat dan akurat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep, fungsi, dan prinsip pengelolaan arsip dan dokumentasi dalam lingkungan administrasi pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dari berbagai buku dan jurnal administrasi pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengelolaan arsip yang baik mampu meningkatkan efisiensi pelayanan administrasi, menjaga akuntabilitas sekolah, serta mendukung transparansi dan evaluasi program pendidikan. Selain itu, penerapan sistem dokumentasi yang terstruktur berkontribusi pada penyediaan data yang valid sebagai dasar perencanaan dan pengembangan mutu lembaga pendidikan. Oleh karena itu, sekolah perlu menerapkan manajemen arsip dan dokumentasi sesuai standar dan memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung efektivitas administrasi pendidikan.
Dinamika kebudayaan Lamaholot di Adonara Timur dalam perspektif sosial budaya Jamalia Uba Kian; Aulia Kartika; Fika Fika
Jurnal Kajian Sosial dan Budaya: Tebar Science Vol 10 No 1 (2026): TEBAR SCIENCE: JURNAL KAJIAN SOSIAL DAN BUDAYA
Publisher : Rayhan Intermedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36653/jksb.v10i1.249

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perubahan budaya masyarakat Lamaholot di Adonara Timur dari perspektif sosial-budaya, dengan menekankan budaya sebagai identitas sosial yang terus berkembang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tinjauan pustaka, yang mengacu pada berbagai sumber seperti buku, jurnal ilmiah, dan dokumen akademis. Hasil penelitian menujukan bahwa budaya Lamahalot tidak tetap, melaikan dinamis dan mampu beradaptasi dengan pengaruh modernisasi, globalisasi, dan perkembangan teknologi. Identitas sosial masyarakat Lamaholot terbentuk melalui sistem kekeraban, ritual tradisional, bahasa, dan simbol budaya, yang terus mengalami pergeseran makna. Perubahan juga terlihat pada praktik ritual keagamaan lokal, seperti; lewak tapo (ritual tradisional), yang menghadapi tantangan ekonomi dan sosial; dan penggunaan bahasa Indonesia dan bahasa global. Meskipun demikian, masyarakat terus berupaya untuk mempertahankan nilai –nilai budaya yang dianggap penting. Dengan demikian, budaya Lamaholot dapat diapahami sebagai identitas sosial yang fleksibel, yang terus- menerus diproduksi dan diinterpretasikan ulang sesuai dengan perubahan zaman.