Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

KUNCI SUKSES PENANAMAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM TERHADAP PESERTA DIDIK Kamus
AL-MUTSLA Vol. 2 No. 2 (2020): Jurnal Al Mutsla Desember 2020
Publisher : STAIN MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.329 KB) | DOI: 10.46870/jstain.v2i2.37

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kunci sukses optimalisasi penanaman nilai-nilai pendidikan Islam pada implementasi Kurikulum 2013. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan bersifat kualitatif deskriftif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; pembiasaan dan keteladanan didasarkan pada penanaman afektif berupa sikap spiritual dan sosial. Sikap spiritual berupa pembiasaan ibadah. Pembiasaan tersebut menumbuhkan nilai ketundukan kepada Allah, jiwa dan raga senantiasa dekat kepada Allah. Pembiasaan dan keteladanan syukur. Pembiasaan syukur menumbuhkan sikap kerendahan hati kepada Allah, harapan, dan semangat ibadah. Sikap sosial berupa sikap jujur. Pembiasaan tersebut menumbuhkan nilai komitmen, keberanian dan tangung jawab. Sikap santun, Pembiasaan tersebut menumbuhkan karakter komunikatif dan cinta damai.
STRATEGI OPTIMALISASI PENANAMAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM PADA IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DI SMA NEGERI 10 BULUKUMBA KAMUS MUSTAMIN
JPPI (Jurnal Pendidikan Islam Pendekatan Interdisipliner) Vol 4 No 1 (2020): JPPI Volume 4 Nomor 1 Juni 2020
Publisher : IAI DDI Polewali Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36915/jpi.v4i1.60

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan strategi optimalisasi penanaman nilai-nilai pendidikan Islam pada implementasi Kurikulum 2013 di SMA Negeri 10 Bulukumba. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan (field research) bersifat kualitatif deskriftif dengan pendekatan Teologis Normatif, Psycopedagogis, dan fenomenologis. Metode pengumpulan data menggunakan pedoman observasi, pedoman wawancara dan dokumentasi. Teknik pengolahan dan analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; Strategi optimalisasi penanaman nilai-nilai pendidikan Islam pada implementasi Kurikulum 2013 di SMA Negeri 10 Bulukumba adalah dengan mengimplementasikan fungsi-fungsi manajemen kurikulum, mulai dari perencanaan kurikulum dengan model Desain Kurikulum Humanistik, organisasi kurikulum dengan model integrated curriculum , implementasi kurikulum model kurikulum The Corcerns-Based Adaption Model (CBAM), hingga evaluasi kurikulum model Illumination. Implikasi dari penelitian ini adalah Strategi optimalisasi penanaman nilai-nilai pendidikan Islam perlu mengimplementasikan fungsi-fungsi manajemen kurikulum dengan memilih model perencanaan kurikulum, pengorganisasian kurikulum, pengimplementasian kurikulum, dan evaluasi kurikulum yang tepat.
PERAN GURU DALAM ADMINISTRASI KURIKULUM Kamus; Yuni Purnama Sari
El-FAKHRU Vol. 3 No. 1 (2023): el-Fakhru
Publisher : PRODI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/elfakhru.v3i1.771

Abstract

Administrasi kurikulum adalah semua proses usaha yang telah terencana dan diusahakan secara sengaja dan bersungguh-sungguh serta pembinaan secara berkelanjutan pada kegiatan belajar mengajar secara efektif dan efisien demi mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan. Adapun tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui seperti apa proses kegiatan administrasi kurikulum dan bagaimana peran guru dalam mengimplementasikan administrasi kurikulum di sekolah. Dalam penulisan artikel ini peneliti menggunakan metode penelitian kajian kepustakaan atau library research yaitu meneliti dengan cara membaca buku yang ada di perpustakaan terkait materi yang akan dikaji dan membaca beberapa artikel atau jurnal terkait. Hasil dari penulisan artikel ini yaitu proses administrasi kurikulum yang meliputi empat komponen penting yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi, serta guru yang sabfat berperan penting dalam pengimplementasian administrasi kurikulum, yang dimana guru berperan sebagai implementer (pelaksana kurikulum), adapters (penyelaras kurikulum), developers (pengembang kurikulum) dan researches (peneliti hasil implementasi kurikulum). Dari hasil pembahasan dapat disimpulkan bahwa administrasi kurikulum itu sangat penting dan peran guru sangatlah dibutuhkan dalam pelaksanaan administrasi kurikulum demi tercapainya suatu tujuan pendidikan. Semoga artikel ini dapat menjadi rujukan tambahan untuk penulisan artikel selanjutnya.
Kolaborasi dalam Pecegahan Stunting di Desa Lekopadis Kecamatan Tinambung Nur, A Resqi Mubaraq; Iqram, Iqram; Ihksan, Luthfi; Nurmadina, Nurmadina; Amanda, Reski; Ayuningsih, Warma; Wulandari, Evi; novi, novi; Musyarrafah, Andi; Nurbayani, Nurbayani; Kamus, Kamus
JURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2024): Sipissangngi Volume 4, Nomor 1, Maret 2024
Publisher : Lembaga Penelitan dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jurnal.v4i1.5008

Abstract

Mahasiswa KKN KOLABORATIF DAN KEPARIWISATAAN (KOPAREKRAF) Desa Lekopadis melaksanakan kegiatan Sosialisasi Penangan Stunting Pada Kader Posyandu, yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 26 Agustus 2023., yang berlokasi di Aula Kantor Desa Lekopadis yang di hadiri oleh aparat desa, kader posyandu,kader cetting dan beberapa stekholder lainnya. Pengabdian masyarakat dalam bentuk sosialisasi dimana menyasar para kader posyandu desa lekopadis. Seperti di ketahui mereka masi minim pengetahuan dalam memperaktekkan alat-alat yang di gunakan pada saat hari posyandu. Kegiatan ini membahas bagaimana cara penggunaan alat pengukur tinngi badan dan berat badan.
Hukum Sutrah menurut Imam al-Syaukani (Studi Kitab Nail al-Authar) Idam, Saadal Jannah; Rosmita; Kamus; Suaib, Husnawati
AL-MUTSLA Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Al Mutsla
Publisher : STAIN MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jstain.v6i2.1130

Abstract

Sutrah is an object in front of a person who is praying to prevent others from passing in front of him. Sutrah is prescribed because the Prophet SAW maintained it in every prayer. However, scholars have different opinions about its law. Some say it is sunnah and some consider it obligatory. This study aims to determine the law of sutrah according to Imam al-Syaukani in his book Nail al-Autar. The problems raised are; first, what is the concept of sutrah in prayer. Second, what is the law of sutrah in Islam. Third, what is the law of sutrah according to Imam al-Syaukani in the book Nail al-Autar. This study uses a type of qualitative research that focuses on text studies (library research), and uses normative and historical juridical approaches. The results of the study show that; First, the concept of sutrah in prayer is everything that is in front of the person praying, it can be in the form of a stick, arrow, tree, wall or the like to prevent people from passing in front of him. Second, scholars have different opinions about the law of sutrah in sharia. Imam al-Syaukani said it was mandatory. The majority of ulama consider the sutrah to be the sunnah of muakadah. Third, according to Imam al-Syaukani, the law of sutrah is obligatory because the sutrah is a syar'i cause that prevents prayers from being canceled due to the passing of mature women, donkeys and black dogs. Imam al-Syaukani argued with the hadith lafadz "فليصل إلى سُترة". Basically, the wording of commands produces mandatory laws.
Pendekatan Pembelajaran Dalam Pendidikan Islam Kamus, Kamus; Damopolii, Muljono; Yuspiani, Yuspiani; Sari, Yuni Purnama
Jurnal Pendidikan Jompa Indonesia Vol 3 No 4 (2024): JUPENJI: Jurnal Pendidikan Jompa Indonesia
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupenji.Vol3.Iss4.1167

Abstract

Tujuan artikel ini adalah untuk mengetahui apa yang dimaksud pendekatan pembelajaran dan bagaimana metode pendekatan pembelajaran dalam Pendidikan Islam. Metode penelitian yang digunakan ialah pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan pendekatan pembelajaran dalam pendidikan Islam adalah metode yang digunakan dalam proses pendidikan, yang didasarkan pada ajaran dan nilai Islam. Tujuan dari pendekatan ini adalah untuk mengembangkan potensi peserta didik secara menyeluruh, meliputi aspek spiritual, intelektual, moral, emosional, dan sosial. Pendekatan pembelajarannya mencakup berbagai jenis, seperti pendekatan pengalaman; yaitu melibatkan pemberian pengalaman keagamaan kepada peserta didik untuk menanamkan nilai agama, pembiasaan yaitu memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk konsisten mengamalkan agama dalam kehidupan sehari-hari, emosional; yaitu upaya merangsang perasaan & emosi peserta didik dalam memahami menghayati ajaran agama, sehingga mereka memperkuat ikatan emosional mereka dengan Allah, rasional; yaitu upaya memberikan peran yang penting kepada rasio atau akal untuk memahami dan menerima kebenaran ajaran agama, serta menggali hikmah dan fungsi dari ajaran tersebut, fungsional; yaitu cara menyampaikan ajaran agama Islam dengan menekankan manfaatnya bagi peserta didik dalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan tahap perkembangan, dan keteladanan; yaitu menunjukkan contoh yang baik kepada peserta didik. Setiap pendekatan ini bertujuan untuk memperkuat pengajaran sesuai dengan prinsip Islam dan mendukung perkembangan holistik peserat didik.
The Implementation of Ta’zīr Punishment as an Educational Reinforcement in Islamic Law Djalaluddin, Muhammad Mawardi; Mas'ud, Bulqia; Sumardi, Dedy; Bararah, Isnawardatul; Kamus, Kamus
Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam Vol 7, No 1 (2023): Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam
Publisher : Islamic Family Law Department, Sharia and Law Faculty, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/sjhk.v7i1.15101

Abstract

This article aims to examine the application of ta’zīr punishment as a reinforcement of education in Islamic law. Humans are mulattoes or social beings who are related to one another, they cannot be separated from interactions with others. In order for this relationship to be in the corridor and frame of justice, Allah sent down rules in the form of orders and prohibitions. This study is a normative legal study using ushul fiqh theory and maslāhah theory. This study concludes that all commands and prohibitions contained in Islamic law are based on the Qur'an and the commands and prohibitions of the Prophet. which is formulated in fiqh, it will be seen that everything has a specific purpose, namely the benefit of mankind. If there is a violation of these rules, a penalty will be imposed, whether the punishment is in the form of ḥadd, qiṣaṣ or ta’zīr punishment. In addition to ḥadd, qiṣaṣ, kaffārah punishments, ta’zīr punishments are seen as punishments/sanctions that contain educational values because they aim to create a deterrent effect on the perpetrators and become a lesson for others not to commit similar violations. Therefore, this study argues that the imposition of punishment in Islamic law including ta’zīr contains beneficial values that educate humans and has a deterrent effect for perpetrators and for others.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN MUTU DALAM PENDIDIKAN ISLAM RAHMAT KURNIAWAN; ANDIKA ASMARA; ALMA MUTIA; NUR INSANI; RATNA 1; KAMUS 1
Darul Ulum: Jurnal Ilmiah Keagamaan, Pendidikan dan Kemasyarakatan Vol 15 No 2 (2024): Darul Ulum: Jurnal Ilmiah Keagamaan, Pendidikan dan Kemasyarakatan, Desember 202
Publisher : STIT DARUL ULUM KOTABARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62815/darululum.v15i2.157

Abstract

This article aims to explain how the implementation of quality management in Islamic education in Indonesia. The method used is a qualitative research method (library research) using literature (literature), both in the form of books, e-books, journals, and reports on previous research findings. The research findings show that issues related to quality are still a major concern in educational institutions, especially in Islamic education. The results illustrate that attention to these aspects can make a positive contribution to the progress of Islamic education in Indonesia. As for the conclusion of this article, to improve the quality of education, it is necessary to pay attention to four factors, namely input quality, process quality, output, and outcame.
The Influence of Management and Teacher Quality on Madrasah Performance Based on Accreditation Instrument for Education Unit (IASP) 2020 in West Sulawesi Kamus, Kamus; Mas’ud, Bulqia; Saddang, Muhammad; Abdurrahman, Abdurrahman; Azwar, Azwar; Kurniawan, Rahmat
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol. 6 No. 3 (2024): Geographical Coverage: Indonesia
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v6i3.7034

Abstract

This study examines the factors behind the low performance of madrasahs in West Sulawesi based on IASP 2020, analyzing root causes and assessing the impact of school management and teacher quality on educational outcomes. Using a mixed-methods approach, the study integrates quantitative and qualitative analyses. The quantitative phase examines secondary data from the National Accreditation Board, focusing on school leadership, teacher quality, teaching effectiveness, and student achievement. Correlation and regression analyses are employed to determine significant influences on madrasa performance. In the qualitative phase, 18 low-performing madrasahs are selected for focus group discussions (FGDs) and semi-structured interviews with key stakeholders, including school administrators, teachers, students, and education experts. Thematic analysis identifies recurring patterns, with findings triangulated against quantitative data for reliability and validity. The population in this study consists of 62 madrasahs targeted for accreditation in West Sulawesi in 2023. A sample of 36 madrasahs accredited with a C rating was then selected. The results highlight that school management and teacher quality are critical but often constrained by inadequate planning, inefficient resource allocation, and limited professional development. Additionally, learning processes and student quality mediate accreditation outcomes. The study underscores the necessity of comprehensive management reforms and targeted teacher training programs to enhance madrasa performance. These findings provide valuable insights for policymakers, educators, and stakeholders, offering evidence-based strategies to improve Islamic education quality in West Sulawesi.
PENGARUH BAHASA ARAB TERHADAP PSIKOLOGI KECERDASAN Kamus; Nikma Ramadhani; Rahmat Kurniawan
Al-MUALLAQAT Vol. 1 No. 2 (2022): Al Muallaqat : Journal Of Arabic
Publisher : Program Studi Bahasa dan Sastra Arab STAIN Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to reveal the importance of learning and plunging into the values of the Qur'an in this case is the Arabic language. The Qur'an came down to this face in order to decide all cases that were deviant due to human activities at that time which were far from the values of failure since the beginning of the dissolution of the prophetic period of Prophet Ibrahim which was fairly long at that time, as a result the descent of Kalamullah created a significant influence. and we can feel the benefits until now. As a way of life, the Qur'an is the greatest miracle of the Prophet Muhammad. Reading it is worship, learning and teaching it makes us the best human beings. The results showed that researchers by mental health experts stated that studying the Qur'an and the values contained in it can increase intelligence. For this reason, Arabic also plays an important role in the process of encouraging as an effort to maximize the value of worship in the Qur'an itself. As mentioned in the editorial of the Qur'an that "Learn Arabic so that you understand". In the verse it is not stated that only those who read and memorize will understand but the meaning of the word understand is broad in scope. And learning Arabic is one indicator of that understanding.