Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

HUBUNGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI PUSKESMAS SUKADIRI KABUPATEN TANGERANG TAHUN 2023 Siti Linah; Rini Sartika; Martono Diel
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/mnj.v1i2.582

Abstract

Latar Belakang: Masalah diare pada balita merupakan permasalahan kesehatan yang harus diperhatikan. Angka kejadian diare di dunia sebanyak 1,7 milyar dan 1,9 juta anak balita meninggal karena diare setiap tahunnya. Prevalensi diare di Indonesia menurut karaktristik berdasarkan Riskesdas 2018 tercatat sebanyak 18.225 (9%). Dan angka kejadian diare di provinsi banten sebanyak 250.516 kasus. Kasus paling tinggi ditemukan pada kelompok umur 12 hingga kurang dari 59 bulan dengan jumlah 65.588 kasus. Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan kejadian diare pada balita di puskesmas sukadiri kabupaten Tangerang tahun 2023. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini 175 orang tua sampel sejumlah 122 responden dan alat ukur menggunakan kuesioner Hasil: PHBS baik 98 (80,3%), kurang baik 24 (19,7), balita yang terkena diare 76 (62,3%) dan tidak diare 46 (37,7%) Kesimpulan: Terdapat hubungan antara perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan kejadian diare pada balita di puskesmas sukadiri kabupaten Tangerang dengan hasil P-value 0,001< 0,05.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DEMOKRATIS, OTORITER DAN PERMISIF DENGAN KEBERHASILAN TOILET TRAINING PADA ANAK USIA PRASEKOLAH DI DESA KAYU AGUNG KECAMATAN SEPATAN Siti Hayatun Nupus; Rini Sartika; M. Martono Diel
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 4 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v1i4.953

Abstract

Latar Belakang: Pola asuh merupakan salah satu faktor kegagalan dalam toilet training dan juga merupakan faktor penting dalam keberhasilan toilet training. Toilet training merupakan salah satu tugas perkembangan dan masalah terpenting yang dihadapi selama tumbuh kembang anak prasekolah. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara pola asuh demokratis, otoriter dan permisif dengan keberhasilan toilet training di Desa Kayu Agung Kecamatan Sepatan. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi sebanyak 487 orang tua dan sampel sebanyak 220 dengan menggunakan kuesioner. Hasil: Pola asuh demokratis 181 (82,3), otoriter 21 (9,5%), permisif 18 (8,2%), keberhasilan toilet training 160 (72,7) dan tidak berhasil 60 (27,3) Kesimpulan: Berdasarkan hasil uji korelasi menunjukkan terdapat hubungan antara pola asuh demokratis dengan keberhasilan toilet training dengan hasil p-value 0,029 ≤ 0,05. Kemudian tidak terdapat hubungan antara pola asuh otoriter dan pola asuh permisif dengan keberhasilan toilet training dengan hasil p-value ≥ 0,05. Dari ketiga pola asuh yang mimiliki hubungan dengan keberhasilan toilet training di Desa Kayu Agung Kecamatan Sepatan ialah pola asuh demokratis.
Hubungan Perilaku Caring Perawat Dengan Kualitas Hidup Pasien Kanker Payudara Di Rumah Sakit Kanker Dharmais Nunung Sri Haryati; Yuni Susilowati; Rini Sartika
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i6.6584

Abstract

Prevalensi kanker di seluruh dunia tahun 2020 mencapai 19,3 juta kasus, angka kematian mencapai 10 juta jiwa. Kanker dikenal sebagai penyakit yang sangat berdampak terhadap fisik dan psikologis, sehingga dapat mempengaruhi kualitas hidup penderitanya. Perilaku caring perawat sangat penting dalam meningkatkan kualitas hidup pasien kanker untuk memotivasi pasien dalam meningkatkan kepatuhannya terhadap perawatan dan pengobatan, secara tidak langsung mempengaruhi kualitas hidup pasien. Dampak perilaku tidak caring perawat dapat menyebabkan pasien merasa tidak dihargai, hilang kepercayaan, cemasan, hingga timbul ketidakpatuhan dalam terapi pengobatan. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku caring perawat dengan kualitas hidup pasien kanker payudara. Metode yang digunakan dengan penelitian deskriptif kuantitatif melalui pendekatan studi cross sectional, dengan jumlah 106 responden diambil dengan teknik aksidental sampling. Hasilnya yaitu analisis univariat menunjukkan pasien kanker payudara di RS Kanker Dharmais sebagian besar kualitas hidupnya baik (67,9%). Sebagian besar menganggap perilaku caring perawat baik (76,4%). Hasil analisis bivariat ditemukan adanya hubungan antara perilaku caring perawat dengan kualitas hidup pasien kanker payudara di RS Kanker Dharmais (p value : 0,001). manajemen rumah sakit harus meningkatkan kegiatan supervisi perilaku dan mengembangkan berbagai metode pembelajaran untuk penerapan caring perawat seperti seminar dan kegiatan sejenis untuk meningkatkan kualitas serta menjadikan aspek caring menjadi penilaian evaluasi penampilan kerja perawat dan program orientasi perawat baru
Hubungan Status Gizi Dengan Perkembangan Motorik Kasar Pada Anak Usia 3-5 Tahun Di PAUD Istiqomah Desa Kampung Besar Rini Sartika; Lauhil Mahfuzoh
JMM (Journal of Midwifery Madani) Vol. 1 No. 1 (2024): JMM (Journal of Midwifery Madani)
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Pentingnya dalam memenuhi kebutuhan gizi pada anak akan membantu mencegah terjadinya penyakit yang dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan, berkurangnya tingkat kecerdasan, serta dapat mengakibatkan stunting pada anak. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui hubungan status gizi dengan perkembangan motorik kasar pada anak usia 3-5 tahun di PAUD Istiqomah Desa Kampung Besar Kecamatan Teluknaga Kabupaten Tangerang. Metode Penelitian : Menggunakan metode penelitian analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah siswa dan siswi di PAUD Istiqomah sebanyak 60 responden. Teknik sampling ini dengan menggunakan total sampling. Instrumen yang digunakan berupa Z-score dan lembar DDST II. Analisis bivariat menggunakan uji spearman rank. Hasil Penelitian : Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden pada penelitian ini memiliki status gizi baik dengan perkembangan motorik kasar yang sesuai sebanyak 34 responden (56,68%), status gizi lebih dengan perkembangan motorik kasar yang penyimpangan sebanyak 2 responden (3,33%). Analisis statistik pada penelitian ini menggunakan uji korelasi spearman rank yang menunjukkan bahwa nilai p-value sebesar 0,01 < 0,05 dan r = 0,700. Kesimpulan : Ada hubungan status gizi dengan perkembangan motorik kasar pada anak usia 3-5 tahun di PAUD Istiqomah Desa Kampung Besar Kecamatan Teluknaga Kabupaten Tangerang.
Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Tentang Dengan Media Booklet Terhadap Peningkatan Pengetahuan Pada Remaja Putri Era Milenyea; Rini Sartika; Ria Setia Sari
JMM (Journal of Midwifery Madani) Vol. 1 No. 2 (2024): JMM (Journal of Midwifery Madani)
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus anemia sangat menonjol pada remaja putri karena pada masa ini terjadi peningkatan kebutuhan zat besi akibat adanya pertumbuhan dan mensturasi. Anemia merupakan suatu keadaan adanya penurunan kadar hemoglobin, hematokrit dan jumlah eritrosit di bawah normal, anemia pada remaja dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan penurunan imunitas tubuh, prestasi belajar menjadi menurun, lemas, lesu dampak jangka panjang anemia pada remaja putri dapat menyebabkan resiko kematian saat melahirkan, dan bayi lahir prematur. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan dengan media booklet terhadap peningkatan pengetahuan pencegahan anemia pada remaja putri di SMP Negeri I Jayanti. Metode Penelitian: Metode penelitian menggunakan sampel berjumlah 30 responden 15 kelompok intervensi, 15 kelompok kontrol dengan teknik purpose sampling. Populasi penelitian ini adalah semua siswi sebanyak 616 siswi. Sampel penelitian ini adalah semua siswi yang anemia sebanyak 30 siswi. Data yang dikumpulkan yaitu data sebelum intervensi (pretest) dan sesudah intervensi (posttest). Analisis bivariat menggunakan uji mann whitney. Hasil menunjukan Sebelum penyuluhan semua siswi tergolong pengetahuannya kurang, dengan rata-rata skor pengetahuan 7,25 dan standar deviasi 1,81.Sedangkan setelah penyuluhan pengetahuan meningkat menjadi pengetahuan cukup baik dengan rata-rata skor 11,68 dengan standar deviasi 2,07. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh pemberian penyuluhan dengan media booklet terhadap pengetahuan siswi tentang anemia dengan nilai (p =0,000 < 0,05 ). Saran : diharapkan remaja putri dapat meningkatkan pola hidup sehat untuk mencegah anemia sedini mungkin dengan mengaplikasikan pengetahuan yang di dapat melalui booklet