Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS KINERJA MANAJEMEN USAHATANI PADI DI BEKASI, JAWA BARAT Henita Fajar Oktavia; Darwati Susilastuti; Bambang Bernanthos
METRIK SERIAL HUMANIORA DAN SAINS (E) ISSN: 2774-2377 Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Bekasi: Konsorsium Cendekiawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ukuran keberhasilan manajemen usahatani adalah produktivitas dari setiap faktor maupun produktivitas dari usaha taninya. Permasalahan yang diteliti adalah bagaimana pengaruh simultan dan parsial variabel tenaga kerja, luas lahan, kompetensi petani, pengalaman berusahatani, peran pemerintah, dan kelembangaan petani terhadap usahatani padi, Kabupaten Bekasi Provinsi Jawa Barat dan bagaimana produktivitasnya dan R/C ratio. Analisis data primer menggunakan Regresi Berganda OLS. Hasil analisis secara simultan tenaga kerja, luas lahan, kompetensi petani, pengalaman bertani, peran pemerintah dan kelembagaan berpengaruh nyata terhadap produktivitas dengan koefisisen determinasi 56,9%. Secara parsial variabel penelitian berpengaruh nyata positif terhadap produktivitas, kecuali tenaga kerja dan luas lahan. Kompetensi petani merupakan faktor dominan dengan nilai Beta sebesar 56,9%. R/C rasio sebesar 1,90, berarti usahatani padi efisien. Temuan Penelitian bahwa kompetensi petani merupakan determinan produktivitas dalam pengelolaan usahatani padi.
RESPON PENAWARAN JAGUNG (Zea mays) DI KABUPATEN MALANG, JAWA TIMUR Henita Fajar Oktavia
Agrisia: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 12 No. 1 (2019): Agrisia
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi respon areal jagung dan respon produktivitas jagung juga melihat bagaimana elastisitas penawaran jagung pada jangka pendek dan jangka panjang. Dari keempat variabel yang diteliti dan dilakukan pendugaan respon penawaran dengan pendekatan respon luas areal jagung yang signifikan hanya harga jagung 1 tahun sebelumnya dengan nilai 0,063. Dari kelima variabel yang diteliti dan dilakukan pendugaan respon penawaran dengan pendekatan respon produktivitas jagung, tidak ada satupun variabel yang signifikan. Nilai elastisitas untuk respon produktivitas tidak dihitung karena variabel harga jagung 1 tahun sebelumnya tidak signifikan terhadap produktivitas jagung. Maka, respon penawaran jagung di Kabupaten Malang hanya dilihat melalui nilai elastisitas luas areal. Hasil dari respon penawaran jagung pada jangka pendek lebih dari satu tetapi negatif, dapat diindikasikan telah terjadi perubahan harga yang berfluktuatif sehingga petani membuat keputusan mengenai peluang yang relatif kecil apabila akan melakukan penambahan areal jagung. Dilihat dari segi jangka panjang, dimana nilai elastisitas lebih dari 1 dengan nilai 2,72 seharusnya mengindikasikan harga jagung dapat membaik dengan adanya perbaikan dalam segi budidaya, bantuan dari pemerintah. Sehingga petani pada jangka panjang, dapat memutuskan untuk menanam jagung dalam kurun waktu yang lama dan keputusan tersebut dapat meningkatkan penawaran melalui peningkatan luas areal juga.Kata Kunci : Respon, Areal, Produktivitas, Penawaran, Jagung
JURNAL ANALISIS PERSEPSI PENGUNJUNG PADA TAMAN WISATA LEBAH PT. MADU PRAMUKA Muhammad Hendi Faisal; Henita Fajar Oktavia; Tungga Buana Diana
Agrisia: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 13 No. 2 (2021): Agrisia
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

         Taman Wisata Lebah PT. Madu Pramuka menjadi tempat wisata edukasi di DKI Jakarta, setiap tahunnya terjadi kenaikan jumlah pengunjung. Keadaan tersebut menunjukkan tingginya antusias masyarakat yang ingin berwisata dan mendapatkan pengetahuan baru dalam satu tempat wisata di kota besar seperti Jakarta. Namun diketahui pada tahun 2020 mengalami penurunan jumlah pengunjung yang signifikan, dikarenakan pada tahun 2020 terjadi pandemi Covid-19.         Adapun sektor pariwisata merupakan salah satu yang terdampak sangat besar dari virus Covid-19. Pariwisata yang pada awalnya kian mengalami pertumbuhan yang begitu pesat, seakan melemah dan mengalami penurunan yang drastis. Kondisi yang terjadi dalam sektor pariwisata, akan bisa ditanggulangi jika menemuka solusi yang sesuai untuk penanganan virus Covid-19.         Kualitas daya tarik wisata dinilai dari Daya Tarik (Attraction), Aksesibilitas (Accesibility), Fasilitas (amenities), dan Jasa Pendukung Pariwisata (Ancilliary). Menurut Zebua (2016) pengembangan pariwisata hendaknya sesuai dengan apa yang diinginkan oleh konsumen.          Daya tarik wisata selain kualitas, hal yang perlu diperhatikan adalah produk wisata. Menurut Kotler dan Amstrong (2008), produk wisata adalah semua yang dapat ditawarkan kepada pasar agar dapat menarik perhatian, akuisisi, penggunaan atau konsumsi yang dapat memuaskan suatu keinginan atau kebutuhan.         Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, wawancara dan observasi. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja dengan teknik penarikan sampel adalah purposive sampling, dan untuk penyusunan skala menggunakan skala likert. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan menggunakan alat analisis yaitu Microsoft Excel dan SPSS (untuk uji reliabilitas dan uji validitas). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi pengunjung terhadap daya tarik Taman Wisata Lebah PT. Madu Pramuka dengan menggunakan konsep pariwisata 4A dinilai baik. Kata kunci: Taman Wisata Lebah, Konsep Wisata 4A, Persepsi Pengunjung
START UP PERTANIAN DI INDONESIA Henita Fajar Oktavia; Safira Fathin
Agrisia: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 14 No. 2 (2022): Agrisia
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kreativitas telah menjadi basis dari ekonomi dan industri masa kini. Kreativitas sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi global. Indonesia sebagai negara agraris, membutuhkan inovasi pada kegiatan sektor agrikultural dan menjadi suatu kebutuhan bagi Indonesia. Aksi yang telah dilakukan guna membantu kondisi tersebut adalah adalah salah satunya dengan banyaknya bermunculan start up pertanian. Indonesia sendiri berdasarkan tujuannya untuk maju dan berkembang beserta definisi dari start up itu sendiri akan memiliki peran yang krusial pada start up pertanian. Peran startup pertanian di Indonesia memiliki peluang dan tantangan dalam mengisi ruang sektor pertanian, dan menjadikan petani sebagai aktor utama dalam usaha ini. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji hasil penelitian mengenai start up pertanian Indonesia. Kesimpulannya adalah startup pertanian Indonesia masih berada pada pengembangan dan pemanfaatan yang terbatas, diperkuat dengan masih belum mampunya startup memiliki model bisnis untuk memperkuat pelaku didalamnya. Padahal sumberdaya yang besar dan cakupan pasar yang luas masih belum mampu menjangkau semua petani Indonesia. Maka, diperlukan pengembangan dan perbaikan dari segi konsep, sistem dan produk digital startup pertanian itu sendiri.Kata Kunci: startup, pertanian, Indonesia