Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Inovasi Sistem Administrasi Perpustakaan Melalui Penerapan Senayan Library Management System Berbasis Website Di SD Muhammadiyah Mataram Ridwan, Ridwan; Furbani, Widiastuti; Susilawati, Hirma
TRANSFORMASI : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT Vol 4, No 1 (2024): April
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/transformasi.v4i1.22355

Abstract

Mataram masih dalam proses perencanaan karena sekolah tersebut masih baru akan tetapi koleksi-koleksi yang nantinya akan disimpan di perpustakaan sudah ada, kondisi koleksi-koleksi tersebut masih disimpan dalam lemari yang tersedia di ruangan guru dan belum dilakukan pencatatan atau pengadministrasian sehingga koleksi yang ada belum diketahui jumlah dan jenisnya. Tujuan dilakukannya kegiatan pengabdian ini merupakan solusi yang utama dalam menyelesaikan permasalahan pada mitra, sehingga dapat melakukan pengelolaan administrasi perpustakaan dengan memanfaatkan teknologi informasi yang ada. SD Muhammadiyah Mataram adalah sekolah di bawah pengelolaan Universitas Muhammadiyah Mataram sebagai Lab. School yang dikelola oleh unit Muhammadiyah Boarding School berdiri sejak tahun 2021 lalu. SD Muhammadiyah Mataram berkomitmen untuk membentuk generasi para juara sebagaimana tagline “Sekolah Para Juara” yang Islami, Unggul dan Modern. Jumlah Tim yang terlibat dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berjumlah 3 orang dosen dan 5 orang mahasiswa. Metode pelaksanaan yang dilakukan oleh Tim pengabdian kepada masyarakat terdiri dari delapan tahapan; 1) Definisi Lingkup; 2) Analisis Masalah; 3) Analisis Kebutuhan; 4) Analisis Kebutuhan; 5) Instalasi Sistem; 6) Desain Fisik; 7) Penggunaan Sistem; dan 8) Pendampingan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa: 1) Aplikasi Perpustakaan dengan menggunakan Senayan Library Management System (SliMS) lebih efektif untuk pengelolaan data perpustakaan dibandingkan dengan sebelumnya yang masih menggunakan system manual. Senayan Library Management System (SliMS) memiliki banyak fitur yang dapat membantu perpustakaan dan pustakawan untuk melakukan pekerjaan yang dilakukan dengan mudah dan cepat.
MOTIVASI KUNJUNGAN CIVITAS AKADEMIKA KE PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA NUSA TENGGARA BARAT Hirma Susilawati; Rohana Rohana; Nurul Fikriati Ayu Hapsari
JURNAL ILMU PERPUSTAKAAN (JIPER) Vol. 6, No. 1 (2024): Maret
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jiper.v6i1.21556

Abstract

Perpustakaan Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat bertujuan sebagai penyedia informasi bagi seluruh civitas akademik, khususnya mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mencari gambaraan terkait motivasi yang dimiliki dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa ketika berkunjung ke perpustakaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mengambil informan yaitu mahasiswa, dosen dan tenaga pendidik Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat sebagai informan untuk diwawancarai. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam analisis data kualitatif dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa motivasi internal yang dimiliki oleh mahasiswa ketika berkunjung ke perpustakaan adalah untuk memenuhi kebutuhan informasi mereka dan keinginan untuk berkumpul bersama teman-teman. Sedangkan motivasi eksternal mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat ketika berkunjung perpustakaan adalah untuk memanfaatkan fasilitas-fasilitas pendukung yang ada di perpustakaan seperti ruangan yang nyaman untuk berkumpul ketika mereka memiliki waktu luang, serta fasilitas wi-fi yang mereka gunakan untuk mencari informasi atau untuk mengakses internet.
KOMUNIKASI DI PERPUSTAKAAN: UPAYA MEMBANGUN RELASI IDEAL ANTARA PUSTAKAWAN DAN PEMUSTAKA DI UPT PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM Rohana Rohana; Hirma Susilawati; Nurul Fikriati Ayu Hapsari
JURNAL ILMU PERPUSTAKAAN (JIPER) Vol. 6, No.2 (2024): September dan CFP Konferensi Internasional
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jiper.v6i2.26910

Abstract

Dalam konteks perpustakaan, komunikasi adalah suatu keniscayaan yang tak terbantahkan, karena perpustakaan berhubungan dengan informasi yang akan digunakan pemustaka untuk kepentingan-kepentingan terkait perannya sebagai makhluk sosial. Informasi yang disampaikan maupun yang diterima membutuhkan komunikasi yang efektif agar setiap informasi yang dibutuhkan di perpustakaan dapat tersampaikan dan dapat diterima dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses komunikasi pustakawan dan pemustaka di perpustakaan dan bagaimana pustakawan membangun relasi yang ideal dengan pemustaka di UMMat. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan (field research) dan didukung oleh studi kepustakaan (library research). Untuk penelitian lapangan penulis menggunakan metode observasi dan wawancara (interview). Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses komunikasi antara pustakawan dan pemustaka di UMMat berjalan dengan baik yang ditunjukkan dengan aktifnya pustakawan menjalin komunikasi yang sifatnya akademis melalui kegiatan seperti pelatihan-pelatihan, bimbingan pemakai, orientasi, dan pengembangan literasi. Komunikasi juga dilakukan melalui media online seperti FB, IG, WA, dan Youtube. Adapun cara membangun relasi yang ideal dengan pemustaka dilakukan dengan cara mengenali pemustaka baik nama, alamat, program studi, dan nomor WA. Latar belakang budaya, kondisi fisik, bagaimana memberikan stimulan juga menjadi bagian yang diperhatkan oleh pustakawan dalam membangun relasi ideal dengan pemustaka. 
PENGUATAN HARD SKILL DALAM PENGELOLAAN BAHAN PUSTAKA DI UPT PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS PENDIDIKAN MATARAM Kinanti Ainun Ridha; Hirma Susilawati; Widiastuti Furbani
JOURNAL OF PROGRESSIVE INNOVATION LIBRARY SERVICE Vol. 4, No. 2 (2024): Oktober
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpils.v4i2.29030

Abstract

Pengolahan bahan pustaka di setiap perpustakaan harus dilakukan dengan baik. Koleksi yang ada apabila tertata secara sistematis dan dalam proses temu kembali informasi secara cepat dan tepat oleh pengguna perpustakaan akan menjadikan citra yang baik dalam sebuah layanan perpustakaan. Pengelolaan koleksi bahan pustaka yang ada di dalam perpustakaan juga dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni, salah satunya berlatar belakang ilmu perpustakaan agar lebih mampu mengelola perpustakaan dengan standar pengolahan bahan pustaka yang berlaku. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatakan hard skill yang melatih secara teratur dan konsisten untuk mengembangkan keahlian dalam dunia kerja. Salah satu upaya nyata untuk meningkatkan hard skill mahasiswa S1 Perpustakaan dan Sains Informasi adalah dengan kegiatan magang di UPT. Perpustakaan Universitas Pendidikan Mandalika Mataram. Metode yang digunakan yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil kegiatan magang berdasarkan hasil laporan magang mahasiswa melakukan berbagai pengolahan bahan pustaka yang mencakup klasifikasi, labeling, shelving dan restorasi bahan pustaka. Kegiatan magang yang dilakukan di UPT Perpustakaan UNDIKMA dapat diperoleh kesimpulan diantaranya memberikan pengalaman yang nyata kepada mahasiswa magang untuk menghadapi dunia kerja yang sesungguhnya, pengolahan bahan pustaka merupakan kegiatan yang berkaitan dengan bahan pustaka yang mulai dari buku tiba di perpustakaan hingga bisa di pinjam oleh pemustaka, pedoman yang digunakan dalam proses pengolahan bahan adalah Dewey Decimal Classificationoleh Drs. Towa P. Hamakonda, MLs. J.N.B. Tairas dan Terjemahan Klasifikasi Desimal Dewey Edisi ke-14 yang di terbitkan oleh Perpustakaan Nasional RI.
Literasi informasi digital untuk menghindari pelanggaran etika bermedia sosial pada ibu rumah tangga Nurul Fikriati Ayu Hapsari; Hirma Susilawati; Rohana Rohana
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23296

Abstract

AbstrakHadirnya media sosial ini, dunia seolah-olah tidak memiliki batasan (borderless), masyarakat dapat dengan mudah, bebas mencari dan mendapatkan berbagai informasi yang ada di media sosial. Tingginya penggunaan media sosial menjadi kebutuhan pokok berbagai lapisan masyarakat salah satunya pada ibu rumah tangga. Bagi kaum ibu pengaruh buruk yang terjadi pada penggunaan media social lebih pada kebingungan dalam menelusur informasi, menyebarkan informasi bohong (hoax) dan cara berkomunikasi sehingga terjadi ujaran kebencian, bergosip dan pengancaman yang mengakibatkan terjerat Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan literasi informasi digital ibu rumah tangga dalam etika menggunakan media sosial. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini dengan pemberian materi, praktik dan diskusi interaktif kepada ibu rumah tangga di Desa Rempung. Kegiatan ini menghasilkan pemahaman baru antara sebelum dan sesudah diberikan sosialisasi meningkat sebesar 80% berkaitan literasi informasi digital seperti penelusuran, penyebaran dan penyajian informasi sesuai dengan etika bermedia sosial. Kegiatan ini perlu dilakukan secara berkelanjutan sehingga banyak ibu rumah tangga yang memanfaatkan media sosial kearah yang lebih positif.  Kata kunci: literasi informasi digital;  media sosial; ibu rumah tangga AbstractWith the presence of social media, the world seems to have no boundaries, people can easily, freely search for and obtain various information on social media. The high use of social media has become a basic need for various levels of society, one of which is housewives. For mothers, the bad influence that occurs when using social media is more about confusion in searching for information, spreading false information (hoaxes) and how to communicate, resulting in hate speech, gossip and threats which result in being caught in the Information and Electronic Transactions Law (UU ITE). The aim of this activity is to increase housewives' digital information literacy knowledge in the ethics of using social media. The method used in this activity is by providing materials, practices and interactive discussions to housewives in Rempung Village. This activity resulted in new understanding between before and after being given socialization, increasing by 80% regarding digital information literacy such as searching, disseminating and presenting information in accordance with social media ethics. This activity needs to be carried out sustainably so that many housewives use social media in a more positive way. Keywords: information digital literacy; social media; housewife
Preservasi Naskah Budaya Di Museum Sonobudoyo Hirma Susilawati
AL Maktabah Vol 2, No 2 (2017): Desember
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mkt.v2i2.2323

Abstract

Manuscript is one of the nation's treasures in the world, including Indonesia and is one of the cultural treasures of Indonesia. Preservation of manuscripts is needed to be carried out in various institutions or organizations that have a collection of archives or texts. The research method used by writer is descriptive method, but in data acquisition, writer do observation and direct interview to Library Museum Sonoduboyo Yogyakarta. The library of this museum has many cultural manuscripts as many as 1400an manuscripts. The preservation policy is also done in the library of this museum and the type of preservation that is done is to frezzing and converting the original manuscript to digital format for all collections. This is done for the survival of the manuscript because of the large number of visitors from students, scientists, lecturers and others using the manuscripts, access to information is open in general to all who come so that the need for preservation for manuscripts owned by the library museum Sonobudoyo.