Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENCEGAHAN STUNTING DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERDASARKAN AYAT AL-QUR’AN DAN HADITS NABI Nur Kholis; Irma Susan Paramita; Falinda Oktariani
Journal Khafi : Journal Of Islamic Studies Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Journal Khafi : Journal Of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting is a serious health issue in Indonesia that affects the quality of human resources. This study aims to examine stunting prevention from the perspective of Islamic Religious Education based on verses from the Qur'an and Hadith. The method used is a literature review with primary data from the Qur'an and Hadith, and secondary data from scientific literature. The findings show that the principles of stunting prevention are outlined in Islamic teachings, such as the recommendation for exclusive breastfeeding (Qur’an, Al-Baqarah: 233; Hadith Abu Dawud), the importance of cleanliness and sanitation (Qur’an, Al-Anfal: 11; Hadith Tirmidhi), the encouragement to work hard to meet family needs (Qur’an, At-Tawbah: 105; Hadith Bukhari), and the consumption of lawful and wholesome food (Qur’an, Al-Baqarah: 168; Hadith Thabrani). This study shows that Islamic teachings offer a holistic approach to health and well-being and can serve as a foundation for religion-based stunting education.
Peningkatan Peran Kader Kesehatan Dalam Capaian Skrining Kesehatan Jantung Melalui Program DIPIJAT MAS TENAR Di Wilayah Kerja Puskesmas Tenayan Raya Kota Pekanbaru Ardenny; Falinda Oktariani; R. Sakhnan; Vivi Feradella
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 8 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i8.2324

Abstract

Wilayah kerja Puskesmas Tenayan Raya Kota Pekanbaru menghadapi peningkatan kasus penyakit jantung sebesar 15% pada tahun 2024, sementara hanya 40% kader kesehatan mampu melakukan pengukuran faktor risiko dengan benar dan 65% masyarakat belum pernah menjalani pemeriksaan kesehatan jantung. Program DIPIJAT MAS TENAR (Deteksi Dini Penyakit Jantung di Wilayah Kerja Puskesmas Tenayan Raya) dilaksanakan melalui skema Program Kemitraan Wilayah bermitra dengan Puskesmas Tenayan Raya dan kelompok masyarakat Kelurahan Pebatuan, Kecamatan Kulim, bertujuan meningkatkan peran dan kapasitas kader kesehatan dalam skrining kesehatan jantung. Kegiatan tahun pertama meliputi koordinasi dan sosialisasi program, penyiapan modul dan instrumen deteksi dini, seleksi 20 kader kesehatan dari lima kelurahan, pelatihan kader, serta serah terima tensimeter digital dan EKG portabel kepada Puskesmas. Evaluasi pre-test dan post-test terhadap 20 kader menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 67,5 menjadi 80,5 (naik 13,0 poin atau 19,3%), dengan proporsi peserta bernilai ≥ 80 meningkat dari 35% menjadi 75%. Capaian ini telah melampaui target jangka pendek program, yaitu peningkatan pengetahuan dan keterampilan minimal 80% peserta terlatih dengan baik. Tahapan selanjutnya adalah implementasi skrining oleh kader terlatih di Posbindu, edukasi rutin masyarakat, penguatan sistem rujukan, serta pembentukan forum kader DIPIJAT MAS TENAR untuk keberlanjutan program.