Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Potential Bioactivity of Carrot (daucus carota L) as a Health Protector Through Antioxidant, Antibacterial, and Antifungal Activities Digna Renny Panduwati; Dian Pratiwi; Liza Mutia; Suryani MF Situmeang; Karolina Br Surbakti; Wardati Humaira; Sahala Fransiskus Marbun
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 4 (2025): April
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i4.9441

Abstract

Carrots are one of the most popular plants in Indonesia. In addition to being a plant with a flavor favored, carrots also contain various bioactivities that can be utilized for health. This study aims to investigate the bioactivity of carrot extract, which includes antioxidant, antibacterial, and antifungal. The method used in this study is DPPH, which aims to determine antioxidant activity, and the disc diffusion method to determine antibacterial and antifungal activity. Carrot extract was obtained using the maceration method with a ratio of 1:10 using ethanol solvent 96% for the antioxidant test, while for the antibacterial and antifungal tests, acetone solvent was used. The extracted carrots yielded a yield of 10.1% (v/b). Based on the results of phytochemical screening, it is known that carrots contain flavonoids, saponins, tannins, and alkaloids, as well as functional groups indicating the presence of beta-carotene in carrots through FTIR. Carrots show weak antioxidant activity with an IC50 value of 125.944 ppm. The inhibitory activity of carrot extract during 24 hours of observation are concentration 40% (0.7 mm), 60% (0.77 mm) and 80% (0.85 mm). Meanwhile, in the antifungal test, carrot extract showed negative results at concentrations 60 and 80%, while at a concentration of 100% showed an inhibition zone of 0.835 mm.
Peningkatan Pengetahuan Warga Dalam Pemantauan Gula Darah Mandiri Sebagai Upaya Pencegahan Komplikasi Diabetes Di Desa Telaga Sari Kec Tanjung Morawa Kab. Deli Serdang: Pengabdian Liza Mutia; Karolina Br Surbakti; Suparni Suparni
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7965

Abstract

Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi di Indonesia, yang berisiko menimbulkan berbagai komplikasi kronis apabila tidak terdeteksi sejak dini. Warga Desa Telaga Sari, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, khususnya yang memiliki riwayat keluarga DMT2, masih memiliki pengetahuan dan keterampilan yang terbatas dalam melakukan pemantauan gula darah secara mandiri menggunakan glukometer. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga dalam pemantauan gula darah mandiri sebagai upaya deteksi dini dan pencegahan komplikasi diabetes melitus. Kegiatan dilaksanakan pada 31 Juli 2026 dengan melibatkan 100 peserta melalui tahapan observasi awal, edukasi kesehatan, pelatihan praktik penggunaan glukometer dengan pendampingan individual, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan proporsi kategori pengetahuan baik meningkat dari 27% menjadi 81% dan rata-rata skor meningkat dari 62,4 menjadi 85,6. Keterampilan peserta dalam menggunakan glukometer secara mandiri juga meningkat dari 20% menjadi 83%. Hasil pemeriksaan gula darah menunjukkan 69% peserta dalam kategori normal, 14% prediabetes, dan 17% diabetes. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga Desa Telaga Sari terkait pemantauan gula darah mandiri, sekaligus mengidentifikasi warga berisiko yang memerlukan tindak lanjut medis lebih lanjut.