Fatmawati Ibrahim
Jurusan Kebidanan, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Gorontalo

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SOSIALISASI GERAKAN IBU SADAR STUNTING BERBASIS DEMONSTRASI PEMBERIAN MPASI PADA BAYI BALITA Magdalena Martha Tompunuh; Eka Rati Astuti; Fatmawati Ibrahim
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.26681

Abstract

Abstrak: Stunting pada bayi dan balita, yang merupakan kondisi di mana balita memiliki tinggi badan yang lebih rendah dari normal karena kekurangan gizi kronis dalam 1000 hari pertama kehidupan. Dampak stunting mencakup masalah metabolisme, infeksi, perkembangan saraf, dan sosial-ekonomi yang merugikan, pencegahan stunting dapat dilakukan melalui intervensi farmakologi dan non farmakologi, seperti pemberian makanan tambahan pendamping ASI. Tujuan pengabdian masyarakat yaitu meningkatkan pengetahuan pada ibu hamil dan ibu yang memiliki bayi balita dalam pengelolaan MPASI. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah metode ceramah dan demonstrasi. Beberapa mitra yang terlibat yaitu kepala puskesmas, bidan koordinator, kader, dan pendamping ibu yang memiliki bayi balita. Jumlah yang mengikuti yaitu 25 orang. Evaluasi kegiatan pengabdian pada masyarakat dilakukan dalam pemberian pre test dan post test. Terdapat peningkatan hasil pretest dan posttest yang telah dicapai yaitu ada 23 (92%) ibu yang memiliki bayi dan balita berpengetahuan baik dan 2 (8%) ibu yang memiliki bayi dan balita dalam kategori kurang baik.Abstract: Stunting in infants and toddlers, which is a condition in which toddlers have a lower than normal height due to chronic malnutrition in the first 1000 days of life. The impacts of stunting include metabolic problems, infections, neurodevelopment, and adverse socio-economic conditions, stunting prevention can be done through pharmacological and non-pharmacological interventions, such as providing additional complementary foods to breast milk. The purpose of community service is to increase knowledge in pregnant women and mothers who have toddlers in the management of MPASI. The implementation method used is the lecture and demonstration method. Several partners involved are the head of the health center, the coordinating midwife, cadres, and companions for mothers who have toddlers. The number of participants was 18 people. Evaluation of community service activities was carried out by providing pre-tests and post-tests. There was an increase in the pretest and posttest results that had been achieved, namely that there were 23 (92%) mothers who had babies and toddlers with good knowledge and 2 (8%) mothers who had babies and toddlers in the less good category.
PENINGKATAN KESEHATAN IBU DAN JANIN MELALUI PENCEGAHAN DIABETES MELITUS Fatmawati Ibrahim; Eka Rati Astuti; Magdalena Martha Tompunuh
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i6.34851

Abstract

Abstrak: Puskesmas Kota Selatan di Kota Gorontalo berperan penting dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Fluktuasi angka kematian ibu (AKI) dalam lima tahun terakhir, dengan tertinggi 229,9 per 100.000 kelahiran hidup pada 2020, menunjukkan pentingnya pencegahan komplikasi kehamilan seperti diabetes melitus gestasional (DMG). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan kader kesehatan dan pengetahuan ibu hamil dalam deteksi dini serta pencegahan DMG melalui pemeriksaan glukosa darah dan edukasi kesehatan. Metode meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok terarah, praktik pemeriksaan glukosa darah, serta pre-test dan post-test. Mitra kegiatan terdiri dari 25 kader kesehatan dan ibu hamil berisiko di Kelurahan Limba B. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan ibu hamil dari 71,43% menjadi 100% kategori baik, dengan 89,29% memiliki kadar gula darah normal. Edukasi dan pemeriksaan rutin terbukti efektif dalam pencegahan komplikasi kehamilan akibat DMG.Abstract: The South City Community Health Center in Gorontalo City plays a crucial role in improving maternal and child health. Fluctuations in the maternal mortality rate (MMR) over the past five years, with a peak of 229.9 per 100,000 live births in 2020, demonstrate the importance of preventing pregnancy complications such as gestational diabetes mellitus (GDM). This community service activity aims to improve the skills of health workers and the knowledge of pregnant women in early detection and prevention of GDM through blood glucose testing and health education. Methods include interactive lectures, focus group discussions, practical blood glucose testing, and pre- and post-tests. Participants included 25 health workers and at-risk pregnant women in Limba B Village. Results showed an increase in maternal knowledge from 71.43% to 100% in the good category, with 89.29% having normal blood sugar levels. Education and routine check-ups have proven effective in preventing pregnancy complications due to GDM.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN IBU HAMIL DALAM MELAKUKAN TEKNIK MENGURANGI KECEMASAN PERSALINAN KALA 1 MELALUI PENYULUHAN Magdalena M. Tompunuh; Puspita Sukmawaty Rasyid; Selvi Mohamad; Fatmawati Ibrahim; Siti Choirul Dwi Astuti; Citra Puspita Putri
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.19277

Abstract

Abstrak: Ketakutan melahirkan membuat cemas selama persalinan. Kecemasan berlebih saat persalinan dapat menyebabkan nyeri, kerusakan atau kelainan bentuk tubuhnya seperti episiotomi, ruptur, jahitan, atau seksio sesarea. Salah satu peningkatan kecemasan disebabkan oleh kurangnya pengetahuan ibu tentang teknik mengurangi kecemasan dalam persalinan. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan ketrampilan ibu hamil dalam melakukan teknik untuk mengurangi kecemasan dalam persalinan kala I. Metode pelaksanaan melalui ceramah, tanya jawab, praktik dan evaluasi menggunakan kuesioner dengan jumlah 30 pertanyaan. Hasilnya 30 ibu hamil mengalami peningkatan pengetahuan dan ketrampilan tentang teknik mengurangi kecemasan dari 40% mempunyai ketrampilan cukup menjadi 100% mempunyai pengetahuan dan ketrampilan baik. Evaluasi dilakukan dengan kuesioner sebelum dan sesudah pendampingan. Luaran kegiatan ibu hamil yang mengikuti kegiatan tidak ada yang mengalami nyeri berat saat persalinan kala I.Abstract: Fear of birth makes anxiety during childbirth. Excessive anxiety during childbirth can cause pain, damage or abnormalities of body shape such as episiotomy, rupture, seams, or cesarean section. One of the increases in anxiety was due to a lack of mother's knowledge of techniques to reduce anxieties in childbirth. The purpose of this activity is to improve the skills of pregnant mothers in performing techniques to reduce anxiety in childbirth when I. The method of implementation through lectures, questions, practices and evaluations using a questionnaire with a total of 30 questions. Evaluation is done with a questionnaire before and after the accompanying. External activities of pregnant mothers who follow activities no one has experienced severe pain during childbirth time I.