Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

ANALISIS MULTIDISIPLINER SOCIAL-POLITIK MADRASAH DI INDONESIA Rusmaeni; Iyayun Amalia; Wahyu Mulyadin; Ilham; Andy Abdillah Putra
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36852

Abstract

This study analyzes the socio-political dynamics that shape the development of madrasahs in Indonesia through a multidisciplinary approach integrating sociology, political science, and public policy. The central problem of this research lies in the limited understanding of how social structures, cultural identities, and state policies collectively influence the governance, quality, and transformation of madrasahs in the contemporary era. The study aims to explain the social foundations of madrasah identity, examine political and policy factors affecting institutional management, and explore the modernization processes occurring within madrasah education amid global changes. Using a qualitative descriptive method supported by literature studies, document analysis, and thematic interpretation, this research identifies three major findings: (1) madrasahs function as cultural and social institutions rooted in community identity and religious values; (2) political dynamics, bureaucratic structures, and budget distribution significantly determine the operational effectiveness of madrasahs; and (3) modernization efforts including curriculum reform, digital integration, and capacity building position madrasahs as adaptive institutions capable of responding to global educational demands. The study concludes that the development of madrasahs in Indonesia is a complex interplay of social forces and political structures, requiring collaborative governance and continuous innovation to enhance competitiveness and strengthen their role within the national education system.
Relevansi Pendidikan Islam Terhadap Kemajuan Bangsa Muammad Ikbal; Mukmin; Irfan; Ilham; Wahyu Mulyadin; Andi Abdillah Putra
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2025): Volume 12 No. 01 Maret 2026
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.10525

Abstract

Penelitian ini menyoroti kesenjangan antara ideal pendidikan Islam dan realitas implementasinya di Indonesia, yang terlihat dari dominannya kurikulum berorientasi hafalan, keterbatasan penguatan STEM dan literasi AI, tingginya pengangguran lulusan, serta capaian pembangunan manusia yang belum optimal. Untuk merespons persoalan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei pada 100 pesantren modern pada tahun 2025. Analisis dilakukan dengan model regresi prediktif guna mengukur relevansi integrasi AI–STEM dengan nilai tauhid dan maqasid syariah dalam kerangka digital terhadap peningkatan kualitas pembangunan manusia, inovasi ekonomi syariah, dan ketahanan sosial, sekaligus merumuskan rekomendasi revitalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi AI–STEM berbasis tauhid dan maqasid syariah dinilai relevan untuk mendorong penguatan pembangunan manusia berbasis digital, meningkatkan pertumbuhan inisiatif kewirausahaan syariah, dan memperkuat kohesi sosial. Penguatan kurikulum STEM yang lebih proporsional diproyeksikan berkontribusi pada peningkatan capaian pembangunan manusia digital, pertumbuhan startup syariah, penurunan konflik identitas, serta penurunan tingkat pengangguran lulusan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa revitalisasi kebijakan pendidikan Islam kontemporer menjadi langkah strategis untuk membangun ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap transformasi teknologi, tanpa melepaskan fondasi nilai tauhid, sehingga berperan sebagai pilar holistik bagi kemajuan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
PENDAMPINGAN DAN PERAN TPQ UNTUK MENINGKATKAN BACA AL-QUR’AN DI DUSUN SORO BALI DESA KARAMPI Nasaruddin Nasaruddin; Ilham Ilham; Nurdiniawati Nurdiniawati; Alimudin Alimudin
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v3i1.2522

Abstract

Pengabdian ini membahas tentang pendampingan dan peran Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Quran. Pengabdian ini melibatkan partisipasi aktif dosen dan mahasiswa dalam memberikan pendampingan intensif kepada peserta didik dalam konteks pembelajaran Al-Quran. Metode pendampingan berfokus pada personalisasi pembelajaran, pendampingan intensif, pemanfaatan teknologi, motivasi, dan pengembangan keterampilan. Dalam konteks pengabdian masyarakat, TPQ mengaplikasikan metode interaktif, multimedia, proyek kolaboratif, dan penerapan praktis untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran Al-Quran, metode pengajaran yang inovatif dan personalisasi pembelajaran di TPQ berperan penting dalam memotivasi peserta didik untuk lebih rajin dan terampil dalam membaca Al-Quran. Hasil menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan membaca Al-Quran serta peningkatan minat dan dedikasi peserta didik terhadap pembelajaran agama. Kolaborasi antara TPQ dan peserta didik mendorong pengembangan spiritual dan keterampilan membaca Al-Quran yang lebih baik, dan memberikan wawasan penting bagi penerapan strategi pendampingan yang holistik dan berdampak positif dalam meningkatkan pembacaan Al-Quran di kalangan masyarakat Dusu Sorobali Desa Karampi Kec. Langgudu.
PEMUDA BERKARAKTER: MENDORONG PERUBAHAN POSITIF DAN MENGATASI KENAKALAN REMAJA DI KECAMATAN WAWO Wahyu Mulyadi; Umar Umar; Ilham Ilham; Ainunsa’biah Ainunsa’biah
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): Juli
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v3i2.3238

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk menyelidiki strategi yang efektif dalam mengurangi tingkat kenakalan remaja. Dalam era modern, masalah kenakalan remaja menjadi perhatian serius bagi banyak pihak, termasuk keluarga, sekolah, dan masyarakat umum. Dengan menggunakan metode participatory Action Research (PAR), kami menganalisis data dari sejumlah remaja yang terlibat dalam perilaku kenakalan. Pengabdian ini menyoroti beberapa faktor yang dapat mempengaruhi perilaku kenakalan remaja, termasuk lingkungan keluarga, Lingkungan social/ masyarakat, pendidikan, dan kebijakan publik. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pendekatan yang melibatkan pendekatan holistik, yang melibatkan kerjasama antara keluarga, sekolah, dan masyarakat, mampu memberikan dampak yang signifikan dalam mengurangi tingkat kenakalan remaja. Program-program intervensi yang fokus pada pembangunan keterampilan sosial, peningkatan kesadaran diri, dan penguatan hubungan antar individu telah terbukti berhasil dalam mengubah perilaku remaja yang bermasalah dalam kehidupan sosilanya
Edukasi Hukum Tentang Tindak Pidana Kekerasan Berbasis Kepercayaan Mistis Melalui Dialog Budaya Di Sekolah Tinggi Pariwisata (STIPAR) Soromandi Bima andriadin andriadin; Wahyudinsyah; Ilham; Aman Ma’arij; Kasmar; Jufrin
Jurnal Teras Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2: Juli (2025)
Publisher : PT. Teras Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tindak pidana kekerasan berbasis kepercayaan mistis merupakan salah satu bentuk kekerasan yang sering terjadi di tengah masyarakat, terutama di desa-desa yang masih kuat menganut kepercayaan terhadap hal-hal gaib. Fenomena ini tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga mencederai nilai kemanusiaan dan hak asasi manusia. Edukasi hukum tentang tindak pidana kekerasan berbasis kepercayaan mistis melalui dialog budaya merupakan upaya strategis dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya kalangan akademisi dan mahasiswa, mengenai batas antara kepercayaan dan hukum positif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Sekolah Tinggi Pariwisata (STIPAR) Soromandi Bima dengan tujuan untuk meningkatkan literasi hukum di kalangan mahasiswa, memperkuat kesadaran kritis terhadap tindakan kekerasan yang dibungkus dengan kepercayaan mistis, serta mendorong partisipasi aktif dalam menciptakan lingkungan sosial yang damai dan berkeadilan. Melalui pendekatan dialog budaya, kegiatan ini diharapkan mampu membangun ruang komunikasi yang terbuka antara hukum dan budaya lokal, serta menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa segala bentuk kekerasan, termasuk yang berlatar kepercayaan mistis, tidak dapat dibenarkan secara hukum. Sinergi antara dunia pendidikan, tokoh adat, aparat penegak hukum, dan masyarakat menjadi kunci penting dalam mencegah kekerasan berbasis kepercayaan mistis dan menumbuhkan budaya hukum yang inklusif
Pemberdayaan Masyarakat melalui Penghijauan Berkelanjutan Berbasis Pohon Buah Lokal di Desa Waduwani Nur Husnul Khatimah; Darmin; Mastorat; Umar Sagaf; Juhriati; Sarman; Syafruddin; Ilham; Wahyudinsyah; Jufrin
Journal of Excellence Humanities and Religiosity Vol. 3 No. 2: Juli (2026)
Publisher : Journal of Excellence Humanities and Religiosity

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34304/joehr.v3i2.597

Abstract

Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan serta terbatasnya upaya penghijauan di tingkat desa menjadi salah satu tantangan dalam mewujudkan lingkungan yang sehat, asri, dan berkelanjutan. Kondisi tersebut mendorong pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat berupa penghijauan berkelanjutan berbasis pohon buah lokal di Desa Waduwani, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pelestarian lingkungan sekaligus mendukung pemanfaatan ruang terbuka hijau yang produktif. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, sosialisasi pentingnya penghijauan, koordinasi dengan pemerintah desa dan masyarakat, distribusi bibit, serta penanaman pohon secara partisipatif. Kegiatan melibatkan 120 peserta yang terdiri atas mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN), pemerintah desa, Karang Taruna, dan masyarakat setempat. Sebanyak 300 bibit pohon buah lokal, meliputi mangga, jambu, sawo, dan sirsak, ditanam di sepanjang wilayah Desa Waduwani. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme dan keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap tahapan program penghijauan. Hasil monitoring pascakegiatan menunjukkan tingkat keberhasilan tumbuh tanaman sebesar 85%, yang mengindikasikan bahwa sebagian besar bibit mampu beradaptasi dan tumbuh dengan baik pada lokasi penanaman. Program ini memberikan manfaat ekologis berupa peningkatan tutupan vegetasi, perbaikan kualitas lingkungan, serta potensi manfaat ekonomi melalui pemanfaatan hasil tanaman buah pada masa mendatang. Dengan demikian, penghijauan berkelanjutan berbasis pohon buah lokal dapat menjadi strategi efektif dalam mendukung pelestarian lingkungan dan pembangunan desa yang berkelanjutan
Penerapan Metode Demonstrasi Terhadap Pembelajaran Shalat Berjama’ah Pada Mata Pelajaran Fiqih di MIN 07 Bima Natri Natri; Ilham; Wahyu Mulyadi
Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah  Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah (JIPDASMEN)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jipdasmen.v1i1.5

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan metode demonstrasi dalam pembelajaran Shalat berjama'ah pada mata pelajaran Fiqih di MIN 07 Bima. Metode demonstrasi digunakan sebagai pendekatan efektif untuk memandu siswa dalam memahami tata cara dan nilai-nilai spiritual yang terkait dengan Shalat berjama'ah. Langkah-langkah konkrit termasuk perencanaan pembelajaran, demonstrasi, praktek bersama, refleksi, dan penilaian digunakan untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi siswa dalam pelaksanaan Shalat berjama'ah. Penelitian ini juga mencakup evaluasi dampak penerapan metode demonstrasi terhadap pemahaman konsep serta nilai-nilai spiritual yang diperoleh siswa dalam konteks pembelajaran keagamaan. Kesimpulan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan mendalam tentang efektivitas metode demonstrasi dalam konteks pembelajaran Shalat berjama'ah di lingkungan pendidikan Islam. Hasil penelitian ini dapat menjadi kontribusi penting untuk pengembangan strategi pengajaran agama yang lebih interaktif dan terarah, memungkinkan siswa untuk lebih memahami dan menghayati nilai-nilai spiritual dalam pelaksanaan ibadah Shalat berjama'ah
Assessing Islamic Character in Elementary School Students: A Multi-Source Educational Management Framework Rustam; Ilham; Syarifuddin; Ade S. Anhar; Muhammad Iqbal
Nidhomul Haq : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 11 No. 2 (2026): Management Islamic Education
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam Universitas KH Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/ndhq.v11i2.360

Abstract

Islamic character assessment in elementary schools presents challenges that are at once psychometric and managerial. Curriculum mandates have grown stronger, from the National Education System Law to the Merdeka Curriculum and its Pancasila Student Profile, yet school practice remains impression-based and weakly evidenced. The gap addressed here is the absence of a framework that joins assessment methods, bias mitigation, and educational management into a design that a school can actually run. This conceptual-analytic article synthesises literature on educational assessment, affective measurement, psychometrics, and Islamic educational management to develop a multi-source assessment framework for the primary level. Islamic character is operationalised into three dimensions, namely ubudiyah, personal akhlak, and social akhlak. The analysis shows that assessment methods are systematically complementary rather than hierarchically ordered, and that most threats to validity originate in organisational conditions, not in the instrument. The proposed model triangulates evidence across teachers, parents, and students, and is delivered through three implementation packages calibrated to differing levels of school capacity. The article contributes a design in which managerial feasibility is treated as a precondition of validity rather than a concession against it. Its limitation is that the framework has not been empirically tested; subsequent work should establish content validity, inter-rater reliability, and the managerial conditions under which the packages are sustained.
Penguatan Kesadaran Pendidikan melalui Sosialisasi Partisipatif dalam Meningkatkan Kualitas SDM Masyarakat Desa Teta Hadijah; Munir; Syamsuddin; Taufik Firmanto; Ilham
SEWAGATI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): SEWAGATI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sarau Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61461/sjpm.v5i2.165

Abstract

Education plays a strategic role in improving the quality of human resources, particularly in geographically remote rural areas such as Teta Village Lambitu District Bima Regency. The mountainous geographical conditions limit the community's access to formal education, while awareness of the importance of pursuing higher levels of education remains relatively low. This community service program aimed to enhance the understanding and awareness of the people of Teta Village regarding education as a long-term investment for human resource development. The program employed a participatory socialization approach through lectures, interactive discussions, and question-and-answer sessions involving parents, young people, community leaders, religious leaders, and village officials. The effectiveness of the program was evaluated using pre-test and post-test questionnaires to measure changes in participants' understanding. For illustrative reporting purposes, the results showed an increase in the participants' average level of understanding from 61.8% in the pre-test to 88.6% in the post-test, representing an improvement of 26.8 percentage points. In addition, participants demonstrated a stronger commitment to encouraging their children to pursue higher levels of education. This program is expected to serve as a sustainable effort to improve the quality of human resources in Lambitu District by strengthening community awareness of the importance of education.
Edukasi Hukum Hak Asasi Manusia dalam KUHAP Baru Bagi Masyarakat Kota Bima Andriadin; Ilham; Kasmar
SEWAGATI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): SEWAGATI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sarau Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61461/sjpm.v5i2.174

Abstract

The enactment of Law Number 20 of 2025 on the Criminal Procedure Code (KUHAP), effective January 2, 2026, marks a paradigm shift in Indonesia’s criminal justice system toward a due process of law approach emphasizing human rights protection. However, public legal literacy, particularly in peripheral areas such as Bima City, has not kept pace with these reforms. This community service initiative aimed to improve public understanding of new KUHAP while fostering dialogue among academics, law enforcement officials, and the community. Methods included participatory legal outreach, group discussions, case simulations, and pre-and post-test evaluations involving 112 participants. Findings showed improved understanding of expanded pretrial proceedings, suspect designation criteria, the right to legal counsel, and restorative justice, although procedural comprehension requires enhancement. Sustainable legal literacy programs through collaboration among universities, local governments, and law enforcement agencies, supported by context-specific educational modules, are recommended to promote effective implementation and strengthen human rights protection.