Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Salafi Madrasa, Nation, and (Pseudo-) Nationalism: A Case Study of Two Islamic Education Institutions in Indonesia Wahyu Mulyadi; Sangkot Sirait; Sabarudin Sabarudin
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4879

Abstract

This research aims to examine the negotiations between two Islamic movement organizations, Salafi and Jamaah Ansharus Syariah (JAS), as conservative Islamic movements whose main goal is to return to the original sources of Islam, the Qur'an and As-Sunnah. This study uses a qualitative descriptive research design with data collection methods through observation, interactive interviews, and documentation conducted in two educational institutions owned by Salafi and JAS, using primary and secondary data sources. The research findings are as follows. First, it shows that Salafi and JAS, as fundamentalist movement groups, are capable of conducting cooperative negotiations using the concept of political agonism. Second, the negotiation process of Salafi and JAS emphasizes the concept of nationalism for the sake of the operational interests of educational institutions. Third, Salafi and JAS develop their movement ideology among students and their parents. This research portrays the existence of Pseudo Nationalism, positioning themselves in a contemporary style and acting as an anchor for balance, thereby impacting the existence and strengthening of their ideology.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM PADA PEMIKIRAN TASAWUF Wahyu Mulyadi
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 18 No 1 (2020): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v18i1.358

Abstract

Reformulasi metodologis untuk perkembangan tasawuf sangat berguna bagi masyarakat dari rentetan perkembanganya dari masa ke masa. Alternatifnya adalah tasawuf sosial sebagai ilmu yang pada dasarnya memiliki kerangka untuk amalan atau keshalihan pribadi namun dengan akhir yang tidak terbatas menjadi keshalihan sosial untuk membangun surga bagi diri sendiri dan umat manusia di dunia ini. Pada sisi lainnya, hakikat spiritual yang terkandung dalam pengamalan tasawuf Islam menekankan core values sufisme dalam diri seorang manusia seperti sikap muruah, waro’i, zuhud, qanaah, ikhlas, taqarub ilallah, moral. Secara esensial, tasawuf terletak pada pengejewantahan dari ajaran tentang ihsan, atau salah satu dari tiga serangkaia ajaran Islam, yaitu Islam sendiri, Iman, dan Ihasan. Esotorisme sufi adalah perwujudan dari sabda Nabi SAW bahwa ihsan adalah keadaan dimana ketika seorang manusia menyembah Allah SWT seolah-olah melihatnya. Sehingga pembelajaran atau paham kaum tasawuf, tidak lain adalah bagaimana menyembah Allah SWT.
Peningkatan Literasi Melalui Program Study Tour di Sekolah Dasar Ahmad Ahmad; Abdul Haris; Hermansyah Hermansyah; Wahyu Mulyadi
Muróbbî: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52431/murobbi.v8i1.2513

Abstract

The purpose of this service activity is motivated by the low literacy culture of students which can be seen from the low interest in reading of children in Kalampa Village, the low interest in reading is caused by several factors including family, environment, peers, and mobile phones. As an effort to improve children's literacy in Kalampa Village, a programme called Study Tour was designed with an integrated learning concept and outclass learning activities were carried out. The parties involved in this service activity are elementary school children in Kalampa Village, and students of PGMI Study Programmes of IAI Muhammadiyah Bima. In this service, the PAR (Participatory Action Research) method is used, which consists of several implementation phases, such as observation, planning, implementation, and evaluation. The results of the implementation of the study tour are very influential on increasing children's literacy and can foster children's learning motivation. through Study Tour activities children can express themselves through several games applied in learning. With intense guidance and an individualised approach, it has made a difference in improving children's literacy.
PEMUDA BERKARAKTER: MENDORONG PERUBAHAN POSITIF DAN MENGATASI KENAKALAN REMAJA DI KECAMATAN WAWO Mulyadi, Wahyu; Umar, Umar; Ilham, Ilham; Ainunsa’biah, Ainunsa’biah
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2024): Juli
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v3i2.3238

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk menyelidiki strategi yang efektif dalam mengurangi tingkat kenakalan remaja. Dalam era modern, masalah kenakalan remaja menjadi perhatian serius bagi banyak pihak, termasuk keluarga, sekolah, dan masyarakat umum. Dengan menggunakan metode participatory Action Research (PAR), kami menganalisis data dari sejumlah remaja yang terlibat dalam perilaku kenakalan. Pengabdian ini menyoroti beberapa faktor yang dapat mempengaruhi perilaku kenakalan remaja, termasuk lingkungan keluarga, Lingkungan social/ masyarakat, pendidikan, dan kebijakan publik. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pendekatan yang melibatkan pendekatan holistik, yang melibatkan kerjasama antara keluarga, sekolah, dan masyarakat, mampu memberikan dampak yang signifikan dalam mengurangi tingkat kenakalan remaja. Program-program intervensi yang fokus pada pembangunan keterampilan sosial, peningkatan kesadaran diri, dan penguatan hubungan antar individu telah terbukti berhasil dalam mengubah perilaku remaja yang bermasalah dalam kehidupan sosilanya
PERAN LINGKUNGAN KELUARGA DALAM MENJAGA KESEHATAN MENTAL REMAJA PEREMPUAN DAN MEMINIMALISIR PERGAULAN BEBAS DI KELURAHAN KOLO KOTA BIMA Mulyadi, Wahyu; Umar, Umar; Agussalam, Agussalam; Ihlas, Ihlas; Ningsih, Ningsih
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2025): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v4i1.3934

Abstract

Penelitian ini membahas tentang peran lingkungan keluarga dalam menjaga kesehatan mental remaja yang mengalami permasalahan kehamilan diluar pernikahan. Dalam mengatasi masalah terkait dengan Kehamilan diluar pernikahan pada remaja di keluaran Kolo Kota Bima diperlukan berbagai metode pendekatan salah satunya dengan menggunakan metode pendekatan PAR (Participatory, Action, Research). Pelaksanaan penelitiaan ini bertujuan untuk memberikan sosuli melalui pemaksimalan peran lingkungan keluarga dalam menjaga kesehatan mental remaja yang mengalami kehamilan diluar pernikahan, salah satu bentuk upayah dalam mengatasi masalah di kelurahan dengan mengadakan kegiatan yang bernilai positif-edukatif bagi seluruh remaja, orang tua dan amsyarakat di kelurahan kolo, seperti; mengadakan seminar maupun pembinaan Konseling sebagai salah satu bentuk partisipasi terhadap masyarakat guna menjaga kesehatan mental remaja yang terjadi tengah-tengah masyarakat, sehingga nantinya memberikan dampak yang baik bagi kehidupan remaja di kelurahan Kolo Kota Bima. Kemudian dari kegiatan yang dilakukan tentun masyarakat lebih khususnya remaja merasa terbantu dengan diadakannya kegiatan yang bernail positif dengan berbagai pendekatan tertentu yang efektif dan efisien bagi kesehatan mental remaja di kelurahan Kolo Kota Bima.
KREATIVITAS GURU DALAM MENANAMKAN SIKAP DISIPLIN MELALUI MANAJEMEN KELAS Mulyadi, Wahyu; Maulana, Ikhsan
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 23 No 1 (2025): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v24i1.2515

Abstract

Dewasa ini, permasalahan kehidupan manusia mengalami perubahan yang sangat pesat. Segala macam penyimpangan-penyimpangan terjadi dalam kehidupan manusia yang disebabkan dari berbagai faktor. Penanaman sikap disiplin sangat diperlukan serta diprioritaskan dalam proses belajar mengajar dilingkungan sekolah terutama pada jenjang kelas bawah (SD/MI). Berangkat dari persoalan ini SDN 3 Kore Sanggar mengambil langkah dalam meminimalisir persoalan yang timbul dengan menanamkan serta membina sikap disiplin dalam diri siswa melalui Manajemen kelas. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Teknik pengambilan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Setelah melakukan penelitian, peneliti menemukan beberapa bentuk peranan guru dalam menanamkan sikap disiplin melalui manajemen kelas yaitu; memberikan arahan, menjadi motivator, menjadi model atau panutan serta mengelola kelas, memberikan aturan pada kelas IV melalui manajemen kelas. Terlepas bentuk peranan, ada beberapa faktor yang menghambat penanaman sikap disiplin seperti kecenderungan bersikap masabodoh, pergaulan, perilaku dan keterlambatan siswa masuk sekolah. Berdasarkan faktor demikian tentu ada bentuk penguatan dalam menanamkan sikap disiplin yaitu; penguatan motivasi, pendekatan sosio- emosional, pendekatan melalui hukuman dan kerjasama guru.
Eksplorasi Kandungan Gizi Dan Potensi Pengembangan Produk Olahan Udang Ramah Anak Di Kabupaten Dompu Mulyadi, Wahyu; Iksan, Muammar; Hermansyah, Hermansyah
Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (JP3M)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jp3m.v1i2.119

Abstract

Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, memiliki potensi besar dalam sektor perikanan, khususnya budidaya dan penangkapan udang. Udang merupakan sumber protein hewani yang kaya akan nutrisi penting bagi pertumbuhan anak, seperti vitamin B12, selenium, dan astaxanthin. Namun, belum banyak produk olahan udang yang dirancang khusus untuk anak-anak di daerah ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan gizi udang dan mengeksplorasi potensi pengembangan produk olahan udang yang ramah anak di Kabupaten Dompu. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa udang memiliki kandungan protein tinggi dan nutrisi esensial lainnya yang bermanfaat bagi anak-anak. Selain itu, terdapat peluang besar untuk mengembangkan produk olahan udang seperti siomai, dim sum, dan nugget yang disesuaikan dengan selera anak-anak dan konsumsi masyarakat secara umum. Sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pemberdayaan ekonomi lokal, penelitian ini juga menghasilkan rancangan teknologi tepat guna berupa alat pengering mini serbaguna bertenaga surya serta mixer dan presser manual hemat energi, yang dapat digunakan oleh UMKM dan ibu rumah tangga. Pengembangan produk ini tidak hanya dapat meningkatkan asupan gizi anak-anak tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat lokal dan memperkuat peran kampus dalam mengatasi ketimpangan akses teknologi. Kata kunci: Udang, Gizi Anak, Produk Olahan, Teknologi.
Penguatan Kelembagaan TPQ dalam Meningkatkan Generasi Qur’ani di Desa Cempi Jaya Mulyadi, Wahyu; Muslim, Muslim; Ismail, Ismail; Nurainah, Nurainah; Maghfiatun, Maghfiatun
Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (JP3M)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jp3m.v2i1.135

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada upaya peningkatan kualitas generasi Qur’ani di Desa Cempi Jaya melalui penguatan kelembagaan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ). Titik fokus kegiatan adalah penyelenggaraan seminar dan pendampingan kelembagaan yang dilakukan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Bima bersama dosen pembimbing lapangan (DPL). Penguatan kelembagaan TPQ dilakukan melalui pelatihan peningkatan kompetensi pendidik, pendampingan manajemen kelembagaan, serta fasilitasi diskusi pengembangan program. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperkuat kapasitas kelembagaan TPQ dalam membina generasi Qur’ani serta meningkatkan kualitas ustadz dan ustadzah sebagai pengajar di TPQ. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang menekankan partisipasi aktif seluruh pihak terkait. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa melalui pendekatan partisipatif dan kolaboratif, terjadi peningkatan pemahaman pengelola terhadap manajemen TPQ, peningkatan kompetensi pendidik, serta terciptanya sinergi antara TPQ dan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model penguatan kelembagaan pendidikan keagamaan berbasis masyarakat yang berkelanjutan.
Integrasi Nilai-Nilai Agama dalam Metode Konseling Berbasis Kearifan Lokal: Studi Kasus di SMA 1 Madapangga Mulyadi, Wahyu; Nurrahmania, Nurrahmania; Nurhayati, Nurhayati; Muchlis, Muchlis; Israfil, Israfil
GUIDING WORLD (BIMBINGAN DAN KONSELING) Vol 8 No 1 (2025): Guiding World: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/gw.v8i1.3272

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi integrasi nilai-nilai agama dalam metode konseling berbasis kearifan lokal di SMA1 Madapangga. Dalam konteks pendidikan, konseling memainkan peran penting dalam mendukung perkembangan siswa, baik secara emosional, sosial, maupun spiritual. Dengan menggabungkan nilai-nilai agama dan kearifan lokal, diharapkan metode konseling dapat lebih relevan dan efektif dalam menjawab tantangan yang dihadapi oleh siswa di era modern ini. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru konseling, siswa, serta orang tua, serta observasi langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai agama, seperti toleransi, kejujuran, dan kerja sama, sangat berpengaruh terhadap proses konseling. Hal ini menciptakan lingkungan yang mendukung bagi siswa untuk merasa aman dan nyaman dalam menyampaikan perasaan dan masalah mereka. Penelitian ini juga menemukan bahwa ada peningkatan signifikan dalam kesejahteraan emosional siswa setelah penerapan metode konseling yang berbasis nilai-nilai agama dan kearifan lokal. Statistik menunjukkan bahwa 75% siswa merasa lebih percaya diri setelah mengikuti sesi konseling yang mengintegrasikan nilai-nilai agama. Selain itu, 80% siswa melaporkan bahwa mereka merasa lebih terhubung dengan teman-teman mereka dan lebih mampu mengatasi stres. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan yang holistik dan berbasis nilai dapat memberikan hasil yang positif dalam perkembangan siswa.
EKSPLORASI SOSIAL-BUDAYA PERNIKAHAN DINI DI DESA KAWINDA TO’I KECAMATAN TAMBORA, NUSA TENGGARA BARAT Mulyadi, Wahyu; Ilham, Ilham; Muarif, Muarif; Ferdiansyah, Ferdiansyah; Juvita, Juvita
Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol 7 No 2 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v7i2.5371

Abstract

Pernikahan dini masih menjadi persoalan serius di pedesaan Indonesia, termasuk di Desa Kawinda To’i, Kecamatan Tambora, Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi faktor sosial-budaya yang memengaruhi praktik pernikahan dini serta dampaknya bagi remaja. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap tokoh masyarakat, aparat desa, serta lembaga terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa norma budaya, keterbatasan ekonomi keluarga, serta rendahnya tingkat pendidikan menjadi pendorong utama pernikahan dini. Dampak yang ditimbulkan antara lain putus sekolah, terbatasnya kesempatan ekonomi, serta rendahnya posisi tawar perempuan dalam rumah tangga. Upaya pencegahan telah dilakukan melalui penyuluhan, sosialisasi, dan peran tokoh agama maupun pendidik. Kesimpulan penelitian menegaskan perlunya intervensi kebijakan dan perubahan nilai budaya.