Maidar Maidar
Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PEDAGANG DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DI PASAR TRADISIONAL KECAMATAN SYAMTALIRA ARON KABUPATEN ACEH UTARA Nazlia Nazlia; Fahmi Ichwansyah; Maidar Maidar
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.20929

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pedagang dalam pengelolaan sampah di Pasar Tradisional Kecamatan Syamtalira Aron Kabupaten Aceh Utara Tahun Tahun 2023. Penelitian ini berjenis kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi pada penelitian ini pedagang di Pasar Tradisional Kecamatan Syamtalira Aron Kabupaten Aceh Utara berjumlah 76 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total population dimana seluruh populasi dijadikan sampel. Penelitian ini telah dilakukan pada tanggal 27 Juni- 07 Juli 2023. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian dengan cara wawancara, pengolahan data dilakukan menggunakan SPSS dengan memakai uji chi-square. Hasil analisis univariat penelitian ini menunjukkan bahwa 53,9% perilaku pengelolaan sampah pedagang tidak baik, 57,9% pengetahuan pedagang kurang, 59,2% pedagang memiliki sikap negatif, 93,4% ketersediaan TPS ada. Dari hasil analisis bivariat dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan pedagang (p-value=0,000), sikap pedagang (p-value=0,027), tidak ada hubungan ketersediaan tempat pembuangan sementara (p-value=0,779) dengan perilaku pedagang dalam pengelolaan sampah di Pasar Tradisional Kecamatan Syamtalira Aron Kabupaten Aceh Utara Tahun Tahun 2023.  Disarankan kepada semua pedagang yang ada di pasar tradisional Kecamatan Syamtalira Aron Kabupaten Aceh Utara supaya dapat berperilaku lebih baik dalam melakukan pengelolaan sampah yang dihasilkan dari barang dagangan masing-masing agar pasar menjadi lebih bersih dan menghindarkan dari berbagai jenis penyakit yang berbahaya untuk kesehatan.
Limited knowledge and fear of transmission sustain HIV-related stigma among healthcare workers in Bireuen, Indonesia Abd Hadi; Asnawi Abdullah; Hermansyah Hermansyah; Maidar Maidar; Basri Aramico
Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Vol. 9 No. 5 (2026): Volume 9 Number 5
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/minh.v9i5.2218

Abstract

Background: HIV/AIDS cases in Aceh reached 1,641 in 2024, with 176 cases in Bireuen and 11 patients at Cot Ie Jue Community Health Center. Stigma and discriminatory attitudes among healthcare workers (HCWs) pose a major challenges for people living with HIV/AIDS, affecting service quality. Purpose: To explore the causes, manifestations, and perceived consequences of HIV-related stigma among healthcare workers at Cot Ie Jue Community Health Center, Bireuen, Indonesia. Method: Qualitative research was employed. Data were collected through in-depth interviews and focus group discussions (FGDs) with 25 informants (doctors, nurses, midwives, etc.) in July 2025, analyzed through reduction, display, and conclusion drawing. Results: HCW stigma is driven by a lack of knowledge and misconceptions about HIV transmission and its impact. This stigma causes anxiety and discomfort in providing care, leading to discriminatory attitudes, avoidance, and low empathy. Patients’ understanding of the importance of ARV therapy and side effects also remains a challenge. Conclusion: Continuous education and training on HIV/AIDS (transmission, prevention, treatment, care), along with effective communication training, are crucial to enhance HCWs' knowledge and ensure empathetic, stigma-free, and supportive interactions with patients.