Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM GELAR PRODUK UNGGULAN DESA DALAM MEMBANGUN KEMANDIRIAN MASYARAKAT Novia Rizky; Rani Nuraeni; Nur Ainun Najmi; Abdul Latif Mubarok; Zahra Syifa Rozan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 1 No 1 (2023): JPMI Maret 2023
Publisher : CV Bayfa Cendekia Indonesia Bekerjasama dengan Jurusan/Program Studi Pendidikan Masyarakat FKIP Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Community empowerment is a development process in which people take the initiative to start a process of social activities to improve their own situation and condition. The title of village flagship products is a forum to promote and introduce village superior products to the community, business people, financiers, and is expected to attract investors. The Village flagship Product Title was attended by 27 villages from 258 villages representing each sub-district in Ciamis Regency. This event will be held for two days, namely on October 11 and 12, 2022. This research uses descriptive methods and is analyzed in a qualitative way. Data collection is carried out in 3 ways, interviews, observation and documentation. Research techniques using participatory observation techniques. The results of the study can be concluded that the Village Flagship Product Title program and counseling on the benefits of digital marketing are able to build village independence: Each village government can create at least one village superior product, Village superior products from each village can be known by the wider community, Able to utilize technology to market digitally, Able to create branding for the products owned.
Dampak Penerapan Sistem Open Dumping di TΡΑ Nangkaleah Kabupaten Tasikmalaya terhadap Lingkungan dan Masyarakat Sekitar Meida Kusmiati; Fitri Nur'aini; Rani Nuraeni; Chindi Rahmawati; Esta Rendra
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 3 (2026): MARET 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah masih menjadi tantangan lingkungan di berbagai daerah di Indonesia, terutama pada tahap pengelolaan di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Salah satu metode yang masih banyak diterapkan adalah sistem open dumping, yaitu pembuangan sampah secara terbuka tanpa pengolahan dan pengendalian yang memadai, yang berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak penerapan sistem open dumping di TPA Nangkaleah Kabupaten Tasikmalaya terhadap kondisi lingkungan fisik serta masyarakat di sekitarnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan dukungan data kuantitatif sederhana melalui pengukuran pH tanah dan pH air. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan dan wawancara semi-terstruktur dengan pengelola TPA serta masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sampah di TPA Nangkaleah masih dilakukan dengan sistem open dumping akibat keterbatasan sarana dan prasarana operasional, seperti kerusakan alat berat dan tidak berfungsinya fasilitas pengolahan lindi. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi kualitas lingkungan, antara lain melalui perubahan karakteristik tanah, keberadaan air yang berbau di sekitar timbunan sampah, serta meningkatnya populasi vektor penyakit seperti lalat dan tikus. Meskipun demikian, masyarakat yang tinggal sekitar ±500 meter dari lokasi TPA umumnya hanya merasakan dampak terbatas, seperti keberadaan lalat dan tikus serta keluhan kesehatan ringan yang bersifat sporadis. Evaluasi terhadap regulasi menunjukkan bahwa pengelolaan TPA Nangkaleah belum sepenuhnya memenuhi ketentuan pengelolaan sampah yang berwawasan lingkungan sebagaimana diatur dalam kebijakan nasional. Oleh karena itu, peningkatan sarana operasional, pengembangan fasilitas pengolahan lindi, serta penguatan partisipasi masyarakat dalam pengurangan dan pemilahan sampah menjadi langkah penting dalam mendukung pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan.