Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan Pendidikan Karakter dan Penyuluh Narkoba Bagi Karang Taruna, Pengurus Santri, Pemuda NU, dan Ibu-Ibu PKK di Desa Mertak Tombok Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah Hadi Wijaya; Khaerul Anam
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): Abdinesia: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada masa pademi covid-19 ini merupakan celah bagi pelaku pengedar narkoba untuk menjalankan aksinya, seperti sikap remaja yang masih lugu meniru kelompoknya dan pemuda yang tidak bekerja dan ingin mencoba lari dari permasalahan dengan pemahaman yang salah tentang narkoba. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pemahaman kepada pemuda karang taruna, pengurus santri, pemuda NU dan Ibu-ibu Pkk. Jumlah peserta 29 orang lokasi tempat pelaksanaan di desa Mertak Tombok Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tenggah. Metode penggabdian partisipatif, yaitu pendekatan yang berorientasi pada upaya peningkatan peran serta masyarakat secara langsung dalam proses pelaksanaan dilapangan terlebih masyarakat desa Mertak Tombok. Hasil kegiatan 100% kegiatan berjalan dengan baik sesuai rencana dan tanggapan dari peserta kegiatan ini sangat menarik dan memberikan kita penggetahuan akan bahaya penggunaan obat terlarang serta tahap rehabilisasi. Harapan semoga kegiatan serupa bisa di adakan lagi.
Strategi Pengembangan Wawasan Teacherpreneurship untuk Mahasiswa Calon Guru Hadi Wijaya; Nurmaningsih
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v5i2.523

Abstract

Pada era disrupsi ini, masyarakat dituntut untuk terus berinovasi, berkreasi, dituntut untuk menciptakan suatu penemuan yang baru, dalam upaya bertahan hidup dalam menghadapi perubahan teknologi yang semakin pesat berkembang, masyarakat dituntut untuk bersahabat dengan teknologi karena jika tidak mampu bersahabat maka konsekuensinya adalah akan tertinggal jauh, bahkan terasing dengan lingkungan sekitar. Mahasiswa calon guru merupakan salah satu bagian dari unsur masyarakat yang memiliki peran penting dalam melakuan fungsi control terhadap pesatnya kemajuan teknologi ini harus memiliki kompetensi inti supaya dapat bersahabat dengan itu. Empat kompetensi yang harus dimiliki oleh mahasiswa calon guru adalah kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, kompetensi pedagogic dan kompetensi professional. Di samping empat kompetensi tersebut mahasiswa calon guru harus dilengkapi dengan pemahaman tentang kewirausahaan dalam Pendidikan. Pemahaman yang benar tentanga arti kewirausahaan untuk guru sangatlah penting karena jika mereka menganggap bahwa kewirausahaan untuk guru memiliki arti seseorang yang berprofesi sebagai guru sekaligus pengusaha, maka itu adalah anggapan yang keliru. Pemahaman yang benar adalah kewirausahaan untuk guru (teacherpreneurship) merupakan seorang guru yang dalam pembelajaran menggunakan nilai-nilai kewirausahaan, sehingga tercerminlah proses pembelajraan yang penuh dengan inovasi, kreasi, karakter siswa yang Tangguh, mampu mengambil resiko, mampu membuat keputusan, bertanggung jawab, mampu mengambil peluang, dan lain sebagainya. Pelatihan/workshop dengan tujuan mewadahi mahasiswa calon guru untuk mengambangkan wawasan teacerpreneurship sehingga mahasiswa calon guru selalu optimis dalam menghadapi tantangan kehidupan baik teknologi, perubahan sosial poloitik hankam dan sebagainya.
Workshop Pengembangan Wawasan Teacherpreneurship Mahasiswa UNU NTB Nurmaningsih Nurmaningsih; Hadi Wijaya
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v5i1.530

Abstract

Mahasiswa calon guru merupakan salah satu bagian dari unsur masyarakat yang memiliki peran penting dalam melakuan fungsi control terhadap pesatnya kemajuan teknologi ini harus memiliki kompetensi inti supaya dapat bersahabat dengan itu. Empat kompetensi yang harus dimiliki oleh mahasiswa calon guru adalah kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, kompetensi pedagogic dan kompetensi professional. Di samping empat kompetensi tersebut mahasiswa calon guru harus dilengkapi dengan pemahaman tentang kewirausahaan dalam Pendidikan. Pemahaman yang benar tentanga arti kewirausahaan untuk guru sangatlah penting karena jika mereka menganggap bahwa kewirausahaan untuk guru memiliki arti seseorang yang berprofesi sebagai guru sekaligus pengusaha, maka itu adalah anggapan yang keliru. Pemahaman yang benar adalah kewirausahaan untuk guru (teacherpreneurship) merupakan seorang guru yang dalam pembelajaran menggunakan nilai-nilai kewirausahaan, sehingga tercerminlah proses pembelajraan yang penuh dengan inovasi, kreasi, karakter siswa yang Tangguh, mampu mengambil resiko, mampu membuat keputusan, bertanggung jawab, mampu mengambil peluang, dan lain sebagainya. Untuk itu, penting diadakannya sebuah pelatihan/workshop dengan tujuan mewadahi mahasiswa calon guru untuk mengambangkan wawasan teacerpreneurship sehingga mahasiswa calon guru selalu optimis dalam menghadapi tantangan kehidupan baik teknologi, perubahan sosial poloitik hankam dan sebagainya. Tahapan pengabdian diawali dengan persiapan, pelaksanaan dan pelaporan. Workshop kewirausahaan ini sejatinya bertujuan untuk membentuk karakter Teacherpreneurship kepada mahasiswa calon guru. Karakter merupakan ciri khas yang dimiliki oleh seorang individu. Jenis luaran yang akan disiapkan berupa Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) dan jurnal Penelitian yang akan diterbitkan pada Jurnal pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama NTB.