Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Program Latihan dan Jasa Layanan Personal Trainer Lalu Mariawan Alfarizi; Lalu Moh Yudha Isnaini; Khaerul Anam
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v4i2.35

Abstract

Tujuan dari peggabdian ini adalah alternatif memberikan wadah dan menggali potensi yang ada untuk meningkatkan sdm dunia keolahragaan sebagai sebuah peluang bisnis. Metode Kegiatan penggabdian ini dilakukan menggunakan metode partisipatif, yaitu pendekatan yang berorientasi pada upaya peningkatan peran serta masyarakat secara langsung dalam proses pelaksanaan dilapangan terlebih masyarakat yang menyukai olahraga atau ingin menajadi pelatih pribadi/personal trainer Hasil kegiatan 100% kegiatan berjalan dengan baik sesuai rencana dan tanggapan dari peserta kegiatan ini sangat menarik dan memberikan kita penggetahuan tentang bagaimana desain program latihan serta jasa layanan. Harapan semoga kegiatan serupa bisa diadakan lagi.
Peningkatan Kemampuan Analisis Komponen Biomotorik Kepada Pemuda di Lembaga Personal Trainer Lombok dan Mahasiswa PJKR UNU NTB Lalu Mariawan Alfarizi; Yadi Imansyah
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu elemen dalam kemampuan pemuda dan mahasiswa yang bergerak dalam bidang olahraga adalah kemampuan untuk menganalisis komponen biomotorik. Komponen biomotorik ini merupakan suatu keberhasilan dalam menunjang orang dalam melakukan aktivitas Olahraga. Ketika mahasiswa dan pemuda yang bergerak dalam bidang olahraga mampu untuk menganalisis komponen biomotorik tubuh, maka mereka akan dengan mudah membuat program Latihan yang sesuai dengan kebutuhan dari atlit atau member. Kurangnya kemampuan dalam menganalisis komponen biomotorik membuat mahasiswa dan pemuda kesulitan dalam membuat program Latihan yang akan menunjang kemampuan tubuh. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemuda di Lembaga personal Trainer Lombok dan Mahasiswa PJKR UNU NTB. Metode yang dilakukan dalam bentuk ceramah, diskusi, dan workshop. Hasil dari pengabdian diharapkan akan memberika pengalaman dan pengetahuan baru kepada pemuda dan Mahasiswa sehingga dapat berkontribusi dalam kemajuan olahraga.
Formulasi Pakan Ikan Berbasis Bioslurry dan Pengaplikasiannya di Masyarakat Petani Ikan Lalu Mariawan Alfarizi; Baiq Repika Nurul Furqan
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v2i2.183

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang makin pesat dan beralihnya konsumsi protein masyarakat dari daging ke ikan menyebabkan permintaan di bidang perikanan meningkat sehingga menuntut untuk digalakkan nya perikanan budidaya, khsusus nya sektor budidaya ikan air tawar. Hal ini menjadikan sektor tersebut memiliki kontribusi nyata dalam upaya memenuhi kebutuhan gizi masyarakat dan mendukung ketahanan pangan nasional. Dalam usaha masyarakat di bidang budidaya ikan air tawar, penggunaan pakan merupakan hal yang sangat mendasar untuk perkembangbiakan dan kecepatan waktu panen. Namun petani ikan merasa tercekik dengan tinggi nya harga pakan. Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan pembuatan pakan ekonomis berbasis limbah biogas (Bioslurry). Pentingnya Bioslurry sebagai bahan dasar pembuatan pakan ikan ini didasarkan pada kandungan protein yang cukup tinggi sehingga mampu membentuk daging ikan menjadi lebih berkualitas. Telah dilakukan pembuatan pakan ikan berbasis bioslurry. Adapun pembuatan 1 kg pakan ikan terdapat campuran bioslurry 40% (400 gram), tepung ikan rucah 30% (300 gram), dedak halus 25% (250 gram), dan tepung tapioka 5% (50 gram). Pakan ikan yang sudah jadi di uji kandungan nya di laboratorium dengan hasil sebagai berikut: kadar air sebesar 44,95 %, protein sebesar 29,106%, dan kadar serat sebesar 3,131%. Hal ini menunjukkan bahwa nutrisi pakan sesuai dengan yang ikan butuhkan yakni protein sekitar 27-30% dan serat sekitar 2-4%. Pakan ikan yang sudah bagus formulasinya dijadikan acuan untuk sosialisasi dan simulasi ke masyarakat.
Pengaruh Circuit Resistance Training terhadap Kapasitas Vital Paru Pada Pemain Bola Basket Lalu Mariawan Alfarizi; Hasbi Hasbi; Lalu Moh Yudha Isnaini
Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2021): Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/medika.v1i1.50

Abstract

Circuit resistance training dapat menghasilkan peningkatan kebugaran tubuh atau volume oksigen maksimal pemain. Tujuan penelitian ini secara umum adalah untuk mendapatkan implikasi metode circuit resistance training terhadap kapasitas vital paru pemain. Penelitian ini termasuk eksperimental dengan rancangan randomized controled group pretest dan posttest design. Penelitian ini menggunakan populasi berjumlah 40 orang, dengan jumlah sampel kelompok perlakuan I adalah 20 orang diberikan circuit resistance training, kelompok kontrol adalah 20 orang. Tes yang digunakan adalah tes spirometer untuk mengukur kapasitas vital paru. Hasil dari penelitian ini circuit resistance training memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kapasitas vital paru. Circuit resistance training lebih efektif dari pada kelompok kontrol terhadap peningkatan kapasitas vital paru.
Perlindungan Hukum Bagi Konsumen Terhadap Kelalaian Apoteker Dalam Memberikan Resep Obat Pada Pelayanan Kesehatan Lalu Mariawan Alfarizi; B Fitria Maharani
Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2022): Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/medika.v2i1.179

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami perlindungan hukum bagipasien terhadap apoteker yang melakukan kelalaian dalam pelayanan kesehatan dan untuk mengetahui cara penyelesaian sengketa apabila terjadi kelalaian apoteker. Jenis penelitian yang digunakan adalah normatif. Metode pendeketan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan Perundang-Undangan (Statue Aproach), Pendekatan Konseptual (Conceptual Approach). Kesimpulannya adalah bentuk perlindungan hukum yang dapat ditempuh pasien adalah perlindungan hukum yang bersifat preventif dan perlindungan hukum yang bersifat represif. Selanjutnya untuk upaya hukum yang dapat ditempuh pasien adalah dengan jalur mediasi, apabila dalam mediasi tidak terselesaikan, maka pasien dapat menggugat apoteker pada pengadilan maupun di luar pengadilan, untuk di luar pengadilan pasien dapat menggunakan jasa BadanPenyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK), sedangkan akibat hukum bagi apoteker adalah memberikan ganti rugi kepada pasien apabila terbukti melakukan kelalaian serta bertanggung jawab pada profesinya baik dalam segi perdata maupun pidana.
Isolasi dan Penetapan Kadar Senyawa Flavonoid Pada Daun Katuk (Sauropus androgynus) Menggunakan Metode Klt dan Spektrofotometri Uv-Vis Munawir Munawir; Dewi Natalia Sri Harmoni; Lalu Mariawan Alfarizi; Almahera Almahera
Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2024): Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/medika.v4i2.970

Abstract

Daun katuk (Sauropus androgynus) dikenal memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, salah satunya karena kandungan senyawa flavonoid yang memiliki berbagai aktivitas biologis, seperti antioksidan, antiinflamasi, dan antikanker.Daunnya juga dipercaya memiliki manfaat untuk meningkatkan produksi ASI. Telah dilakukan penelitian terhadap daun katuk meliputi isolasi dan identifikasi golongan senyawa flavonoid dari ekstrak metanol daun katuk (Sauropus androgyrus L.)Merr).Daun katuk biasa dikenal dimasyarakat lombok yaitu daun sager Tujuan penelitian ini untuk mengetahui isolasi senyawa flavonoid pada ekstrak daun katuk menggunakan KLT dan spektrofotometri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini kromatografi kertas dan diidentifikasi secara spektrofotometri ultraviolet-cahaya tampak. Hasil penelitian ini didapatkan nilai panjang gelombang sebesar 255,423 dengan nilai absorbansi 0.99% yang mendekati dari kriteria nilai absorbansi. Untuk uji KLT pada ekstrak daun katuk dengan perbandingan quersetin mendapatkan hasil sebesar 6,4 dan 7,6, uji kadar abu mendapatkan sekian, hasil kadar flavonoid sebesar 4,38% b/b.Dimana hasil ini bahwa pada ekstrak daun katuk terdapat kandungan senyawa flavonoid atau metabolit sekunder.
Isolasi dan Penetapan Kadar Senyawa Flavonoid Pada Daun Pepaya (Carica Papaya L.) Menggunakan Metode KLT dan Spektrofotometri UV-Vis Munawir Munawir; Dewi Natalia Sri Harmoni; Lalu Mariawan Alfarizi; Novia Dara Puspita
Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2025): Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/medika.v5i2.1093

Abstract

Flavonoid merupakan salah satu kelompok senyawa alami yang banyak ditemukan dalam tumbuhan dan dikenal memiliki berbagai manfaat kesehatan, seperti sebagai antioksidan, antiinflamasi, dan antikanker. Penelitian ini dilakukan untuk mengisolasi serta menentukan kadar senyawa flavonoid yang terkandung dalam daun pepaya dengan menggunakan metode Kromatografi Lapis Tipis dan spektrofotometri UV-Vis. Proses dimulai dengan ekstraksi daun pepaya menggunakan etanol 96% melalui metode maserasi selama tiga hari. Ekstrak kemudian difraksinasi menggunakan pelarut n-heksana, etil asetat, dan air guna memisahkan senyawa berdasarkan tingkat kepolarannya. Fraksi etil asetat, yang diduga mengandung senyawa flavonoid, selanjutnya dianalisis menggunakan KLT. Identifikasi dilakukan dengan pelarut pengembang etil asetat : asam asetat glasial : air (10:2:1), dan deteksi flavonoid dilakukan menggunakan pereaksi sitroborat di bawah sinar UV pada panjang gelombang 254 nm. Adanya noda fluoresen pada pelat KLT menunjukkan keberadaan senyawa flavonoid dengan nilai Rf 0,85 menghasilkan warna hijau tua. Selanjutnya, penetapan kadar flavonoid total dilakukan dengan metode spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang maksimum 432 nm, menggunakan kuersetin sebagai standar. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun pepaya mengandung kadar senyawa flavonoid total sebesar 17,52%. Hasil ini menunjukkan bahwa daun pepaya mengandung flavonoid dalam jumlah yang cukup signifikan.