Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengendalian Biaya dan Waktu Proyek dengan Metode Analisis Nilai Hasil Menggunakan Microsoft Project M. Jazir Alkas; Dharwati P. Sari; Budi Haryanto; Nabila Aulia Ramadanri
Jurnal Rekayasa Tropis, Teknologi, dan Inovasi (RETROTEKIN) Vol. 1 No. 1 (2023): RETROTEKIN (Rekayasa Tropis, Teknologi, dan Inovasi)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada pelaksanaan proyek konstruksi terdapat 3 indikator keberhasilan proyek yaitu, tepat biaya, waktu dan mutu. Untuk mencapai 3 indikator tersebut perlu dilakukan perencanaan, penjadwalan, dan pengendalian. Sekarang jarang ditemui suatu proyek yang berjalan tepat sesuai dengan yang sudah direncanakan. Untuk menghindari kerugian dapat dilakukan pengendalian proyek baik dalam aspek biaya dan waktu dengan menggunakan metode Earned Value Analysis. Metode ini merupakan perhitungan pada Rencana Anggaran Biaya (RAB), Time Schedule, Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP), laporan bulanan pembiayaan proyek dan laporan bulanan kemajuan proyek. Dari hasil analisis data, Proyek Pembangunan Aula Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Kalimantan Timur pada perhitungan nilai BCWS didapatkan Rp 99.563.040, perhitungan nilai BCWP pada minggu ke-15 dengan bobot actual 1,96 didapatkan Rp 180.688.480, Kemudian untuk perhitungan perkiraan biaya menyelesaikan pekerjaan (Estimate At Completion) nilai ETC adalah Rp 2.082.586.564 nilai EAC adalah Rp 9.137.194.528. Dari hasil perhitungan perkiraan penyelesaian proyek pada akhir peninjauan di minggu ke-15 membutuhkan waktu selama 106 hari. Hal ini menunjukkan bahwa proyek akan mengalami keterlambatan waktu dan penambahan biaya jika kinerja proyek tetap sama seperti pada minggu ke-15. Kemudian selama kegiatan berlangsung tidak ada permasalahan di mutu, sehingga disimpulkan untuk mutu bersifat baik
Analisis Perilaku Budaya Parkir (Studi Kasus Pasar Rahmat Samarinda) Indra Ariani; Putri Nopianti; Dharwati P. Sari; Yuti Astiti S; Cindy Ummi Nurjannah
TRANSFORM: Journal of Tropical Architecture and Sustainable Urban Science Vol. 2 No. 1 (2023): TRANSFORM
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/transform.v2i1.610

Abstract

Pasar Tradisional masih menjadi pilihan utama bagi masyarakat dalam memenuhi kehidupan sehari-hari, salah satu pasar terpopuler di Kota Samarinda yakni Pasar Rahmat. Seiring dengan konsistensi akan transaksi ekonomi masyarakat di Pasar Rahmat terus meningkat, kebutuhan akan ketersediaan lahan parkir juga meningkat. Kondisi saat ini menunjukan bahwa luasan lahan parkir yang tersedia tidak dapat menampung seluruh pengguna dari Pasar tersebut mengakibatkan munculnya oknum yang menggunakan lahan parkir di luar area yang seharusnya dan menimbulkan kemacetan yang berkepanjangan terlebih lagi dihari libur. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan solusi yang tepat yang terjadi pada lahan parkir di Pasar Rahmat. Metode penelitian yang digunakan yakni analisis kualitatif berupa analisa deskriptif untuk menjelaskan kondisi lahan parkir yang tersedia dan Observasi permasalahan arus lalu lintas yang terhambat karena lahan Parkir di Pasar Rahmat serta jalur keluar masuk pengguna Parkir yang juga menjadi pemicu terhambatnya arus lalu lintas di jalan raya Lambung Mangkurat tersebut. Pasar Tradisional masih menjadi pilihan utama bagi masyarakat dalam memenuhi kehidupan sehari-hari, salah satu pasar terpopuler di Kota Samarinda yakni Pasar Rahmat. Seiring dengan konsistensi akan transaksi ekonomi masyarakat di Pasar Rahmat terus meningkat, kebutuhan akan ketersediaan lahan parkir juga meningkat. Kondisi saat ini menunjukan bahwa luasan lahan parkir yang tersedia tidak dapat menampung seluruh pengguna dari Pasar tersebut mengakibatkan munculnya oknum yang menggunakan lahan parkir di luar area yang seharusnya dan menimbulkan kemacetan yang berkepanjangan terlebih lagi dihari libur. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan solusi yang tepat yang terjadi pada lahan parkir di Pasar Rahmat. Metode penelitian yang digunakan yakni analisis kualitatif berupa analisa deskriptif untuk menjelaskan kondisi lahan parkir yang tersedia dan Observasi permasalahan arus lalu lintas yang terhambat karena lahan Parkir di Pasar Rahmat serta jalur keluar masuk pengguna Parkir yang juga menjadi pemicu terhambatnya arus lalu lintas di jalan raya Lambung Mangkurat tersebu
Eksplorasi Wisata Air Panas Asin Pemapak di Kampung Biatan Bapinang Kabupaten Berau: Mewujudkan Ekowisata yang Berkelanjutan Zulfahmiddin, Achmad Ricky; K. Utomo, Pandu; Dharwati P. Sari; Frisca, Hani
TRANSFORM: Journal of Tropical Architecture and Sustainable Urban Science Vol. 3 No. 2 (2024): TRANSFORM
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/transform.v3i2.2499

Abstract

Objek wisata Air Panas Asin Pemapak di Kampung Biatan Bapinang merupakan satu-satunya sumber air panas alami di Kabupaten Berau. Destinasi ini memiliki berbagai potensi, antara lain lokasi yang strategis, keunikan air yang asin dan panas, serta keberadaan aliran sungai. Secara ekologis, kawasan ini juga didukung oleh tumbuhnya tanaman mangrove dan memiliki nilai-nilai adat yang dapat dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan objek wisata ini dengan menambahkan daya tarik wisata melalui pendekatan ekowisata. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data primer melalui survei lapangan, dokumentasi, dan wawancara, serta data sekunder melalui studi literatur dan studi preseden. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis SWOT untuk menghasilkan strategi pengembangan berdasarkan faktor internal dan eksternal. Selain itu, perancangan dilakukan dengan menganalisis konteks, kebutuhan, serta bentuk dan desain fasilitas yang diperlukan. Hasilnya, strategi pengembangan bertujuan untuk menarik lebih banyak pengunjung dengan cara menambah atraksi, memperbaiki fasilitas dan amenitas, serta mengimplementasikan lima prinsip ekowisata. Dengan rekomendasi desain ini, diharapkan jumlah pengunjung meningkat dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat lokal.