Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA LEAFLET TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN KETIDAKNYAMANAN TRIMESTER III PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI TPMB ISMI SANTI, S. ST DEPOK TAHUN 2023 Anis Arfia; Dwi Puji Astuti; Estu Lovita Pembayun; Liana Elfaristo Ariani
Jurnal Bidan Srikandi Vol 1, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/jbs.2023.v1i1.10109

Abstract

Latar Belakang: Wanita selama kehamilannya memerlukan waktu untuk beradaptasi dengan berbagai perubahan yang terjadi dalam dirinya. Selama hamil tidak jarang ibu hamil mengalami ketidaknyamanan seperti sering buang air kecil 25%, bengkak pada kaki 15%, sesak nafas 10% dan sakit punggung 50%. Dari hal tersebut peneliti tertarik untuk melakukan penelitian mengenai pengaruh media leaflet terhadap perubahan pengetahuan pada ibu hamil trimester III. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui pengaruh penggunaan media leaflet terhadap peningkatan pengetahuan ketidaknyamanan trimester III pada ibu hamil trimester III di TPMB Ismi Santi, S. ST Depok Tahun 2023. Metode Penelitian: Quasi eksperimen dengan desain one group pretest posttest. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 36 responden dengan teknik total sampling Uji statistik menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil Penelitian: menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan ketidaknyamanan trimester III pada ibu hamil trimester III sesudah diberikan media leaflet dengan nilai p-value 0,000. Kesimpulan: Adanya pengaruh penggunaan media leaflet terhadap peningkatan pengetahuan ketidaknyamanan trimester III pada ibu hamil trimester III.
Hubungan Status Imunisasi Dan Kunjungan Posyandu Dengan Kesehatan Balita Nur Putri Erdianti; Dwi Puji Astuti; Aisyah Putri Pratiwi; Deti Nurtika; Intan Puspita Dewi; Tri Utami Fitria
Jurnal Bina Cipta Husada Vol 22 No 1 (2026): Jurnal Bina Cipta Husada
Publisher : STIKes Bina Cipta Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Imunisasi merupakan upaya kesehatan masyarakat yang terbukti efektif dalam mencegah penyakit menular pada anak. Namun, rendahnya cakupan imunisasi dasar lengkap masih menjadi tantangan di berbagai daerah, termasuk Desa Simpangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status imunisasi dan kunjungan posyandu dengan status kesehatan balita di Desa Simpangan, Kecamatan Cikarang Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif-analitik dengan pendekatan cross sectional, melibatkan 32 balita yang dipilih melalui teknik cluster sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner terstruktur. Analisis data uji Chi-Square digunakan untuk melihat hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar balita memiliki status imunisasi tidak lengkap (50%), rutin berkunjung ke posyandu (68,7%), dan berada dalam kondisi tidak sakit (78,1%). Uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan signifikan antara status imunisasi dengan kesehatan balita (p = 0,007). Sebaliknya, kunjungan posyandu tidak berhubungan signifikan dengan kesehatan balita (p = 0,089). Dapat disimpulkan bahwa kelengkapan imunisasi berperan penting dalam menjaga kesehatan balita, sedangkan kunjungan posyandu belum menunjukkan hubungan signifikan pada penelitian ini, meskipun secara deskriptif tetap berkontribusi pada pemantauan tumbuh kembang anak. Upaya peningkatan cakupan imunisasi dan optimalisasi fungsi posyandu perlu diperkuat untuk meningkatkan derajat kesehatan balita
Faktor–Faktor yang Berhubungan dengan Kesehatan Mental Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Ciseeng Kabupaten Bogor Jawa Barat Tahun 2025 Amabel Kyla Charity; Dwi Puji Astuti
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2026): JUNI-JULI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/rqcp7h69

Abstract

Background: Mental health disorders in pregnant women reach 10,1% globally and are higher in developing countries (15.6% during pregnancy, 19.8% postpartum) according to the WHO. The prevalence in West Java increased from 8.1% (2013) to 10% (2018) according to Riskesdas. Mental health is important for pregnant women to know about because it can affect the well-being of both the mother and the fetus. Early and accurate detection is also necessary for mothers who are vulnerable to mental health issues. Objevtive: This study aims to identify the factors associated with the mental health of pregnant women in Puskesmas Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat in 2025.  Methods: This research is quantitative and analytical with cross-sectional approach. The population in this study consists of all pregnant women who attend antenatal care (ANC) visits, totaling 505 pregnant women at Puskesmas Ciseeng Kabupaten Bogor Jawa Barat in 2025, with a sample size of 84 pregnant women. The sampling technique used is consecutive sampling. The dependent variable is the mental health of pregnant women, while the independent variables are parity, economic status, husband's support, family support, and social environment. The characteristics of the respondents are age at the time of pregnancy and level of education. The research instrument used a questionnaire to determine support from husbands and families, and the SRQ-20 was used for mental health. The statistical test used is the chi-square test. Results: From the result of the research, there is relationship between the mental health of pregnant women with parity (p value= 0,007),  there is relationship between the mental health of pregnant women with economic status (p value= < 0,001), there is relationship between the mental health of pregnant women with husband’s support (p value= < 0,001), there is relationship between the mental health of pregnant women with family and social environment support (p value= <0,001). Conculsion: There is a relationship  between parity, economic status, husband’s support, family and social environment support with the mental health of pregnant women.