Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Kemampuan Guru Menarik Perhatian Siswa Dalam Proses Pembelajaran di Sekolah Dasar Negeri 01 Rasau Jaya Sri Kusniati; Risdiana Andika Fatmawati; Yuni Listiarini
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 1: Desember 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v3i1.2560

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan kemampuan guru kelas menarik perhatian siswa dalam proses pembelajaran di Sekolah Dasar Negeri 01 rasau jaya. Penelitian ini dilakukan pada kelas I, II, III, IV, V, dan VI semester genap tahun ajaran 2022/2023 pada bulan April sampai Mei 2023. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriftif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan hasil penelitian bedasarkan fakta-fakta yang tampak sebagaimana adanya, berkaitan dengan kemampuan guru dalam menarik perhatian siswa pada proses pembelajaran di Sekolah Dasar Negeri 01 Rasau Jaya. Teknik pengambilan data penelitian diperoleh melalui proses wawancara kepada guru kelas satu hingga kelas enam di Sekolah Dasar Negeri 01 Rasau Jaya dan observasi secara langsung di dalam kelas. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan guru dalam menarik perhatian siswa pada proses pembelajaran dikategorikan kurang baik karena terdapat guru yang belum memenuhi indikator. Indikator yang menunjukkan pembelajaran yang menarik diantaranya ialah menarik perhatian siswa dengan cara mengenali gaya belajar siswa, diversifikasi metode pembelajaran, memberikan reward, mengulangi isi pelajaran dengan metode yang berbeda, dan bersikap tegas. Guru selalu mengusahakan agar siswa senantiasa memberikan perhatian yang besar terhadap kegiatan pembelajaran berlangsung agar tercapainya tujuan pembelajaran. Namun, terdapat guru yang kurang memperhatikan siswanya dan lebih fokus dalam menyampaikan materi.
Pengembanganan Media Kartu Huruf Bergambar (Kahumbar) Untuk Pembelajaran Membaca Permulaan Pada Siswa Kelas I Sekolah Dasar Maya Sari; Yunika Afryaningsih; Yuni Listiarini
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i2.3824

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media kartu huruf bergambar (Kahumbar) untuk pembelajaran membaca permulaan siswa kelas I SD menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang terdiri dari lima tahap: analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Media ini divalidasi oleh ahli materi, media, dan bahasa, dengan hasil menunjukkan bahwa Kahumbar sangat layak digunakan. Ahli media memberikan skor rata-rata 93,3% (Sangat Baik), ahli materi 77,1% (Baik), dan ahli bahasa 80% (Baik). Uji kepraktisan pada siswa menghasilkan skor 98% (Sangat Praktis) dalam uji perorangan, 90,31% (Sangat Praktis) dalam kelompok kecil, serta keefektifan sebesar 90,62% (Sangat Efektif).
Analisis Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas 1 SD Negeri 38 Sungai Ambawang: Penelitian Marsela Afrianti Futri; Yunika Afryaningsih; Yuni Listiarini
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3189

Abstract

Early reading skills are essential competencies that must be mastered by students from the beginning of elementary school as a foundation for academic success. However, observations at SD Negeri 38 Sungai Ambawang revealed that many first-grade students still face difficulties in reading. This study aims to analyze the early reading abilities of first-grade students based on the EGRA (Early Grade Reading Assessment) test. This research applied a descriptive qualitative approach using the EGRA test, which consists of five components: letter recognition, word reading, reading meaningless words, oral reading fluency and comprehension, and listening comprehension. The subjects were 11 first-grade students. The results showed that only 2 students were able to recognize all letters, while 3 could not recognize any letters. In word reading, 1 student read fluently, 7 read partially, and 3 could not read. In meaningless word reading, only 2 students performed well. For fluency and comprehension, 3 students answered all questions, 5 answered partially, and 3 did not answer. In listening, 2 answered all, 6 partially, and 3 did not respond. In conclusion, students’ early reading skills remain low, influenced by limited literacy stimulation, monotonous teaching, and lack of media. More varied strategies and stronger teacher–parent collaboration are needed to improve early literacy.
Pengaruh Media Diorama Satwa Terhadap Hasil Belajar IPA Tema Ekosistem Kelas V Di SDN 08 Sungai Raya Nurul Huda; Muhammad Aqmal Nurcahyo; Yuni Listiarini
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 12: November 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v3i12.6342

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media diorama satwa terhadap hasil belajar IPA tema ekosistem di kelas V SDN 08 Sungai Raya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen, sedangkan desain penelitian yang digunakan adalah quasi experimental design. Variabel bebas (X) dalam penelitian ini adalah pengaruh media diorama satwa, sedangkan variabel terikat (Y) adalah hasil belajar IPA. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas V A sebagai kelas eksperimen dan kelas V C sebagai kelas kontrol di SDN 08 Sungai Raya. Kelas V A berjumlah 26 peserta didik yang terdiri dari 15 laki-laki dan 11 perempuan. Sedangkan kelas V C berjumlah 22 pesert didik yang terdiri dari 8 laki-laki dan 14 perempuan. Teknik yang digunakan untuk penentuan kelas eksperimen dan kelas kontrol menggunakan sample random sampling (sampel acak). Kelas V A (kelas eksperimen) menggunakan media diorama, sedangkan kelas V C menggunakan media gambar satwa. Pengujian hipotesis menggunakan rumus t-test (independent sample test) yang didahului dengan uji prasyarat analisis, yaitu dengan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji n-gain. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA kelas eksperimen menggunakan media diorama satwa dan kelas kontrol menggunakan media gambar satwa. Hal ini ditunjukkan dengan rata-rata perolehan nilai post-test kelas eksperimen sebesar 85,33. Sedangkan rata-rata nilai post-test kelas kontrol yaitu sebesar 84,22.
ANALISIS NILAI KARAKTER BERKEBINEKAAN GLOBAL PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 01 ANJONGAN. Ade Apriani; Dessy Setyowati; Yuni listiarini
Journal of Golden Generation Education Vol. 2 No. 1 (2026): Februari 2026: Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v2i1.284

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Nilai Karakter Berkebinekaan Global Siswa Kelas V di SD Negeri 01 Anjongan. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan data dan sumber data yang diperoleh menggunakan sistem pengumpulan data observasi dan wawancara. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara dan observasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas V dan guru kelas V. Hasil observasi menyatakan bahwa siswa kelas V tersebut telah berproses dalam upaya Pembelajaran dengan hasil yang menunjukkan bahwa sebagian besar siswa kelas V mempunyai sikap kebinekaan dalam dirinya dengan menunjukkan proses ruang lingkup lingkungan kelas dan sekolah dengan pencapaian  elemen  kebinekaan  global  yang  lebih  dominan  tinggi  dalam pencapaian, Mengenal dan Menghargai Budaya 99,5%, Komunikasi dan Interaksi antar Budaya 90%, Refleksi dan Tanggung Jawab Terhadap Pengalaman Kebinekaan 90,6% dan Berkeadilan Sosial 99,1% di dalam kelas dengan menunjukkan pencapaian observasi tentang Kebinekaan Global dalam pencapaian Indikator Kebinekaan Global.