Siti Hairiyah
Institut Kariman Wirayudha Sumenep Madura

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PEMANFAATAN TEKHNOLOGI INFORMASI DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Siti Hairiyah
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 6 No. 1 (2018): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.758 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v6i1.11

Abstract

Tekhnologi informasi tentu sangatlah penting untuk dimanfaatkan dalam segala aspek kehidupan manusia melihat keadaan zaman sekarang ini yang semakin canggih. Pemanfaatan tekhnologi informasi dalam pembelajaran diharapkan akan lebih mempermudah pemahaman siswa dalam proses pembelajaran khususnya pendidikan agama islam. Mengingat alokasi waktu yang ada untuk pendidikan agama islam sangat sedikit maka penerapan tekhnologi dalam pembelajaran akan banyak membantu baik terhadap guru atau siswa. Apabila guru agama hanya menguasai ilmu agama saja maka tidak menutup kemungkinan guru tersebut akan mengalami kemunduran atau tidak berkembang. Untuk mengatasi kemunduran tersebut maka guru agama harus menguasai sains dan teknologi yang nantiya dapat direalisasikan dalam proses pembelajaran.
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MULTIKULTURALISME DAN IMPLEMENTASINYA DI LEMBAGA PENDIDIKAN Siti Hairiyah
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 4 No. 1 (2016): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.451 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v4i1.68

Abstract

Pendidikan agama Islam multikulturalisme merupakan salah satu pelajaran yang diharapkan agar mampu mengubah orientasi pendidikan agama yang menekankan aspek sektoral fiqhiyah menjadi pendidikan agama yang berorientasi pada pngembangan aspek Universal Rabbaniyah, sehingga dengan hal tersebut dapat memupuk jiwa toleransi beragama dan membudayakan hidup rukun antar umat beragama, serta dapat meningkatkan pembinaan individu yang mengarah pada terbentuknya pribadi berbudi pekerti luhur. Tekhnik pembelajaran berempati bisa digunakan dalam mengimplementasikan pendidikan agama Islam multikulturalisme di lembaga pendidikan.
MULTIKULTURALISME DALAM PENDIDIKAN ISLAM DAN IMPLEMENTASINYA DI LEMBAGA PENDIDIKAN Siti Hairiyah
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 4 No. 2 (2016): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.286 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v4i2.76

Abstract

Pendidikan agama Islam multikulturalisme merupakan salah satu pelajaran yang diharapkan agar mampu mengubah orientasi pendidikan agama yang menekankan aspek sektoral fiqhiyah menjadi pendidikan agama yang berorientasi pada pngembangan aspek Universal Rabbaniyah, sehingga dengan hal tersebut dapat memupuk jiwa toleransi beragama dan membudayakan hidup rukun antar umat beragama, serta dapat meningkatkan pembinaan individu yang mengarah pada terbentuknya pribadi berbudi pekerti luhur. Tekhnik pembelajaran berempati bisa digunakan dalam mengimplementasikan pendidikan agama Islam multikulturalisme di lembaga pendidikan.
Pengembangan Kreativitas Anak Usia Dini Melalui Permainan Edukatif Siti Hairiyah; Mukhlis
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 7 No. 2 (2019): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.368 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v7i2.118

Abstract

Kreatifitas perlu dikembangkan semaksimal mungkin karena dalam memperkaya pemikiran seorang anak, segala ide yang ada pada diri anak akan dapat dikembangkan melalui aktifitas kreatif. Aktifitas kreatif memberikan kesempatan untuk mengekspresikan perasan adan pikiran seseorang, untuk mengembangkan kreatifitas pada diri anak guru dituntut untuk mendemonstrasikan dan menunjukkan proses kreatifitas. Pendidikan anak usia dini berperan penting dalam membantu perkembangan anak dan pembentukan kepribadiannya. Pembelajaran pada anak usia dini menggunakan pripsip belajar sambil bermain, dengan demikian permainan–pemainan yang digunakan selama proses pembelajaran sebaiknya dapat bernilai pendidikan agar dapat mencapai tujuan yang diinginkan dalam pembelajaran. Oleh karena itu permainan yang digunakan seorang guru di sekolah harus diperhatikan sebaik mungkin agar dapat membantu aspek-aspek perkembangan anak, karena tidak semua permainan dapat digunakan dalam pembelajaran. Pendidik anak usia dini harus menunjukkan kemampuan kreatifitasnya dalam setiap pembelajaran agar anak-anak didiknya dapat menunjukkan pula kemampuan dirinya, permainan edukatif harus selalu dikembangkan baik di sekolah atau di rumah agar dapat membantu pengembangan kreatifitas seorang anak khususnya pada pendidikan anak usia dini dan diharapkan dapat mendorong untuk menjadi kreatif.
Peran Keluarga Dalam Menumbuhkan Motivasi Belajar Anak Sejak Dini Siti Hairiyah; Siful Arifin
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 8 No. 02 (2020): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.962 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v8i02.150

Abstract

Keluarga memiliki peran yang signifikan dalam menumbuhkan motivasi belajar seorang anak. Masa anak-anak adalah masa yang paling penting dalam tahap perkembangan manusia, sebab masa itu merupakan periode diletakkannya dasar struktur kepribadian yang dibangun untuk sepanjang hidupnya. Pendidikan sejak dini berperan penting dalam membantu perkembangan anak dan pembentukan kepribadiannya. Dalam menumbuhkan motivasi belajar pada anak, keluarga harus selalu ingat tentang dunia anak yang merupakan dunia bermain, jadi hal-hal yang dilakukan oleh keluarga harus selalu menyenangkan karena bagi anak-anak bermain adalah kegiatan yang menyenangkan. Ada banyak hal yang dapat dilakukan oleh keluarga dalam menumbuhkan motivasi belajar pada anak akan tetapi kunci utamanya adalah keterlibatan keluarga atau orang tua secara langsung dalam kegiatan anak.
Keteladanan dan Pengembangan Jiwa Keagamaan Anak Usia Dini di RA Raudlatul Mustarsyidin Gapura Sumenep Siti Hairiyah; Mukhlis
Kariman: Jurnal Pendidikan Keislaman Vol. 11 No. 2 (2023): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52185/kariman.v11i2.348

Abstract

The religious spirit needs to be nurtured as much as possible so that children's religious development can develop well. Religious spirit refers to a person's spiritual aspect which has significant continuity with faith in God which is reflected in the form of worship to Him. For this reason, it is very necessary to develop a child's religious spirit so that later it can become the basis for doing everything in his life, whether hablumminallah or hablumminannas. The focus of this research is to determine the development of the religious spirit of early childhood through example. The research method used is PTK, researchers take action through the application of role models in the classroom to help develop children's religious spirit. The PTK model that researchers use is the Kurt Lewin model, the PTK pattern that researchers use is a collaborative pattern. The results of the research show that early childhood children at RA B Raudlatul Mustarsyidin experienced a very significant development of their religious spirit, children who were initially unable to perform prayer movements properly and correctly became able, children who initially spoke harshly to others became able to speak slowly and politely, children those who initially didn't care about their friends became concerned, and so on. This is in accordance with the data, namely that 10 children's religious souls are very good, 10 children's religious souls are good, and 3 children's religious souls are quite good.
PERAN LEMBAGA PAUD BAGI PENDIDIKAN ANAK DI DAERAH PEDESAAN Mukhlis; Hairiyah, Siti
GHULAMUNA: JOURNAL OF EARLY CHILDHOOD EDUCATION Vol. 2 No. 1 (2024): GHULAMUNA : Journal of Early Childhood Education
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52185/ghulamuna.v2i1.494

Abstract

Abstrak: Pendidikan anak di daerah pedesaan harus mendapatkan perhatian yang maksimal, karena masyarakat daerah pedesaan mayoritas adalah seorang petani yang memiliki banyak kesibukan dan tidak menutup kemungkinan akan kurang memperhatikan perkembangan anak, padahal Sebagaimana kita ketahui bersama betapa pentingnya pengembangan aspek-aspek perkembangan anak sejak dini. Lembaga pendidikan anak usia dini adalah tempat berlangsungnya proses pembelajaran yang menerapkan sistem belajar sambil bermain dengan tujuan untuk mengembangkan aspek-aspek perkembangan anak usia dini yang meliputi aspek fisik motorik, aspek kognitif, aspek Bahasa, aspek sosial emosional, aspek kreatifitas, dan aspek moral agama.             Pendidikan anak sangatlah penting untuk diperhatikan sebaik mungkin agar anak memiliki pengetahuan, pemahaman, serta pengamalan tentang ilmu, aqidah, dan akhlaq. Pendidikan anak juga perlu ditanamkan sejak dini agar anak memiliki kebiasaan dan ingatan yang kuat. Dari sinilah diharapkan agar lembaga pendidikan anak usia dini bisa membantu dalam membimbing, menstimulasi, mengembangkan potensi anak di daerah pedesaan, dan mempersiapkan anak menjadi mandiri, sehingga itu semua bisa menjadi bekal untuk anak dalam menjalani pendidikan selanjutnya.             Lembaga pendidikan anak usia dini berperan aktif bagi pendidikan anak di daerah pedesaan, yakni dapat menjadi dasar yang kuat dalam meraih kesuksesan dimasa depan. Peran lembaga pendidikan anak usia di di daerah pedesaan sangat signifikan karena pendidikan usia dini adalah tahap awal dalam proses pendidikan anak. Mereka dikenalkan nilai-nilai kerja sama, kesabaran, kedisiplinan, toleransi, dan sopan santun yang nantinya akan membentuk karakter anak sejak dini.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK MELALUI KREATIVITAS GURU DENGAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH Atiatul Fitriyah; Siti Hairiyah
GHULAMUNA: JOURNAL OF EARLY CHILDHOOD EDUCATION Vol. 2 No. 2 (2025): Ghulamuna: Journal of Early Childhood Education
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52185/ghulamuna.v2i2.520

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yaitu dengan menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan jenis kolaboratif. Model penelitian yang digunakan dalam penelitian tindakan kelas ini memakai modelnya Kurt Lewin yang terdiri dari empat tahapan, yaitu: perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan perkembangan kognitif anak dikelompok A TK Nurul Iman Al-Badri mengalami peningkatan dari perkembangan sebelumnya, dimana perkembangan kognitif anak sebelum tindakan mencapai 47%. Setelah dilakukannya tindakan melalui model pembelajaran make a match pada siklus I menunjukkan hasil yang lebih baik mencapai 54%. Kemudian dilakukan tindakan selanjutnya karena belum mencapai sesuai yang diharapkan, sehingga pada siklus II mengalami peningkatan yang lebih baik dengan pencapaian 80%.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BAHASA ANAK MELALUI MEDIA BUKU CERITA BERGAMBAR Fitri, Hidayatul Fitriyah; Hairiyah, Siti
GHULAMUNA: JOURNAL OF EARLY CHILDHOOD EDUCATION Vol. 1 No. 2 (2024): GHULAMUNA : Journal of Early Childhood Education
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52185/ghulamuna.v1i2.522

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, (1) bagaimana kemampuan bahasa anak di R.A Nurul Islam Gedang-Gedang Batuputih?, (2) Bagaimana penerapan media buku cerita bergambar di R.A Nurul Islam Gedang-Gedang Batuputih Sumenep?, (3) Bagaimana peningkatan kemampuan berbahasa anak melalui media buku cerita bergambar di R.A Nurul Islam Gedang-Gedang Batuputih Sumenep? Untuk menjawab persoalan tersebut peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Model PTK yang digunakan adalah model kurt lewin dan pola kolaboratif atau kolaborasi yaitu kerjasama antara guru dengan peneliti sebagai pelaksanaan tindakan. Penelitian ini dilaksanakan dengan dua siklus dan masing-masing siklus dengan tahapan : Perencanaan, pelaksaan refleksi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa : pertama, kemampuan bahasa anak di R.A Nurul Islam masih sangat rendah sehingga dibutuhkan stimulasi lebih lanjut. Kedua, penerapan media buku cerita bergambar dalam meningkatkan kemampuan berbahasa sangat berpengaruh terhadap aspek perkembangan bahasa anak yaitu dengan cara guru memberikan pandangan kepada anak bagaimana cara bercerita dengan baik dan menjawab pertanyaan guru dengan baik. Ketiga, kemampuan berbahasa anak meningkat dengan sangat baik melalui media buku cerita bergambar (Big Book).
OPTIMALISASI PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK USIA DINI MELALUI METODE GERAK DAN LAGU ASMAUL HUSNA Zahratun; Siti Hairiyah; Mukhlis
GHULAMUNA: JOURNAL OF EARLY CHILDHOOD EDUCATION Vol. 3 No. 1 (2025): GHULAMUNA : Journal of Early Childhood Education
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52185/ghulamuna.v3i1.534

Abstract

Abstrak:  Latar belakang dari penelitian ini adalah adanya kebiasaan membaca asmaul husna setiap pagi sebelum kegiatan pembelajaran di RA Nurul Mukhlishin di mulai, kegiatan seperti ini jarang ditemui oleh peneliti di sekolah lain, dimana para siswanya terlihat memiliki karakter yang baik menurut pengamatan peneliti sehingga penelitian ini diadakan. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan : (1) Karakter anak di RA Nurul Mukhlishin Pakondang Rubaru (2) Penerapan metode kegiatan gerak dan lagu asmaul husna dalam mengoptimalisasikan karakter anak di RA Nurul Mukhlishin Pakondang Rubaru  (3) Perubahan karakter anak setelah diterapkan metode gerak dan lagu asmaul husna di RA Nurul Mukhlishin Pakondang Rubaru. Metode gerak dan lagu Asmaul Husna terbukti efektif dalam membentuk karakter peserta didik di RA Nurul Mukhlishin, terlihat dari kemampuan anak menghafal gerakan serta menunjukkan perilaku positif dalam keseharian. Kegiatan rutin ini berhasil menanamkan nilai-nilai akhlak mulia yang tercermin dalam kepatuhan anak terhadap aturan di rumah, sekolah, dan lingkungan masyarakat.