Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peramalan Penjualan Produk Minyak Goreng Rose Brand Menggunakan Metode Time Series Sebagai Dasar Penetapan Kebijakan Production Planning (Studi Kasus PT. Tunas Baru Lampung) Rahardian Khalid Perwira Wibowo; Arief Rahmawan; Palmadi Putri Surya Negara
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2023): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 2 - Februari 2023
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tunas Baru Lampung merupakan sebuah perusahaan di bawah naungan PT. Budi Makmur Perkasa yang memproduksi produk minyak goreng sawit dengan merek edar Rose Brand. Berdasarkan data penjualan, produk Minyak Goreng Rose Brand ukuran 1 L mengalami fluktuasi atau berubah-ubah dan tidak selalu konstan pada setiap periodenya. Perusahaan harus memiliki perencanaan produksi yang baik guna mempersiapkan perusahaan dalam menangani berbagai permasalahan yang muncul. Permasalahan tersebut dapat diatasi menggunakan peramalan penjualan. Penelitian ini bertujuan untuk meramalkan penjualan produk Minyak Goreng Rose Brand ukuran 1 L pada periode mendatang sebagai dasar penetapan kebijakan perencanaan produksi. Metode peramalan yang digunakan ialah metode time series yaitu terdiri dari metode Naive, Moving Average (MA), Weighted Moving Average (WMA), Exponential Smoothing, dan Exponential Smoothing with Trend Adjustment. Selain itu, pada penelitian ini uji forecast error yang digunakan ialah Mean Absolute Deviation (MAD), Mean Square Error (MSE), dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Kesimpulan pada penelitian ini yaitu metode peramalan yang sesuai digunakan ialah metode Exponential Smoothing with Trend Adjusment dengan nilai α=0.8 dan β=0.6 karena memiliki tingkat nilai kesalahan terkecil dari metode-metode lainnya yaitu MAD sebesar 10234.42, MSE sebesar 1668829886.46, dan MAPE sebesar 27.23%. Hasil peramalan penjualan tersebut sebagai rekomendasi untuk perusahaan dalam penetapan kebijakan perencanaan produksi.
Manajemen Rantai Pasokan Halal Berbasis Maqasid Syariah untuk Meningkatkan kepercayaan konsumen Sate Ayam H.Tukri Palmadi Putri Surya Negara; Agustin Rani Nurfadila; Arief Rahmawan; Agung Dwicahyo; Evans Daura
Integrasi: Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 11 No 1 (2026): Integrasi : Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/integrasi.v11i1.1506

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen rantai pasok halal pada usaha Sate Ayam H. Tukri berbasis prinsip Maqasid Syariah serta pengaruhnya terhadap tingkat kepercayaan konsumen Muslim. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif melalui observasi, wawancara mendalam, dan Focus Group Discussion (FGD) dengan pemilik usaha, serta wawancara semi-terstruktur dengan konsumen. Analisis dilakukan terhadap seluruh alur rantai pasok mulai dari pengelolaan bahan baku, pemotongan, pengolahan, penyimpanan, distribusi hingga penyajian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip halal pada setiap tahapan rantai pasok telah memenuhi standar syariah terutama dalam aspek pemilihan bahan baku, higienitas alat, pemisahan material, dan kepatuhan terhadap tata cara penyembelihan. Integrasi nilai Maqasid Syariah meliputi hifz ad-din, hifz an-nafs, hifz al-‘aql, hifz an-nasl, dan hifz al-mal terlihat tercermin dalam operasional usaha, mulai dari transparansi proses, perlindungan kesehatan konsumen, hingga pengelolaan produk yang efisien. Wawancara dengan 10 konsumen menunjukkan tingginya tingkat kepercayaan terhadap kehalalan Sate Ayam H. Tukri. Faktor utama yang mendorong kepercayaan adalah reputasi usaha, kesesuaian proses dengan prinsip syariah, pemilihan bahan baku yang jelas asal-usulnya, serta pengaruh sosial dari rekomendasi keluarga dan lingkungan. Penelitian ini menghasilkan model konseptual manajemen rantai pasok halal berbasis Maqasid Syariah yang dapat diadopsi oleh UMKM kuliner halal lainnya. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan rantai pasok halal yang konsisten merupakan strategi penting dalam membangun kepercayaan dan loyalitas konsumen Muslim.