This Author published in this journals
All Journal JURNAL EKSEKUTIF
Tompodung, Jones
Sam Ratulangi University

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PERAN DINAS PENDDIKAN DAN KEBUDAYAN DALAM MENINGKATKAN MASYARAKAT “SUATU STUDI PENDIDIKAN NONFORMAL” DI KABUPATEN LANNY JAYA PROVINSI PAPUA Wenda, Daibenus; Sumampow, Ismail; Tompodung, Jones
JURNAL EKSEKUTIF Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPendidikan di tanah Papua masih dalam kondisi yang memprihatinkan, oleh karena itu diperlukan peran dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan khususnya yang ada di Kabupaten Lanny Jaya. Tujuan penelitian ini adalah membahas tentang untuk mengetahui bagaimana Peran Dinas Pendidikan dan kebudayaan dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan masyarakat Kabupaten Lanny Jaya, dan sekaligus untuk mengetahui kendala atau hambatan (kelemahan) yang dihadapi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dalam pelaksanaan program–program Peningkatan Kualitas Pendidikan masyarakat Kabupaten lanny jaya. Adapun indikator yang menjadi fokus penelitian Peran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dalam peningkatan kualitas pendidikan masyarakat Kabupaten Lanny Jaya adalah peningkatan Sumber Daya Manusia Guru, Penyediaan Sarana dan Prasarana, dan Kurikulum. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah Metode Observasi, Dokumentasi dan Wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Dinas Pendidikan dan kebudayaan telah melaksanakan perannya melalui program–program peningkatan kualitas tenaga kependidikan, penyediaan sarana dan sarana pendidikan, serta penyampaian dan pengembangan kurikulum.Kata kunci : Peran, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Masyarakat
PERANAN BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH DALAM PENEMPATAN JABATAN APARATUR SIPIL NEGARA DI LINGKUNGAN DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN HALMAHERA BARAT Batita, Adrian; Nayoan, Herman; Tompodung, Jones
JURNAL EKSEKUTIF Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakBadan Kepegawaian Daerah atau BKD diarahkan untuk menciptakan calon-calon aparatur yang lebih efisien, efektif, bersih, dan berwibawa serta mampu melaksanakan seluruh tugas pemerintah daerah dengan sebaik-baiknya, kegiatan penempatan Aparatur Sipil Negara merupakan serangkaian upaya yang dilakukan oleh instansi pemerintah di daerah untuk menempatkan pegawai pada jabatan atau unit kerja sesuai dengan peraturan atau mekanisme yang ada di daerah tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk kesesuaian penempatan pegawai dengan ketentuan yang berlaku, dengan menggunakan metode penelitian kualitatif diharapkan penelitian ini dapat menjawab secara paripurna mengenai masalah yang diteliti, hasil penelitian menunjukkan bahwa peranan Badan Kepegawaian Daerah dalam penempatan pegawai Aparatur Sipil Negara di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Barat belum semuanya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Penempatan pegawai tidak sepenuhnya melalui kajian dan mekanisme yang benar. Hal ini dapat di lihat dari ketidaksesuaian penempatan pegawai dengan kebutuhan jabatan dan pengetahuan, dimana pegawai yang ditempatkan belum berdasarkan pada syarat golongan kepangkatan dan latar belakang pendidikan. Namun, secara prinsipnya pelaksanaan penempatan pegawai pada Dinas Pendidikan dinilai informan sudah baik karena adanya kesesuaian antara pelaksanaan penempatan pegawai dengan keterampilan, kemampuan serta kepribadian pegawai.Kata Kunci: Peranan, Badan Kepegawaian Daerah, Penempatan Jabatan.
ETIKA PEMERINTAHAN DALAM MENINGKATKAN KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA (Studi di Kantor Kecamatan Siau Barat Selatan Kabupaten Sitaro) Tamar, Meity Asmita; Pangemanan, Sofia; Tompodung, Jones
JURNAL EKSEKUTIF Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakEtika pemerintahan terkait proses penyelenggaraan pemerintahan adalah menyangkut pentingnya melaksanakan tugas dan tanggung jawab, mentaati berbagai ketentuan dan peraturan perundang-undangan, melaksanakan hubungan kerja yang baik, serta menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, disamping itu aparatur pemerintah dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan koridor etika pemerintah perlu memberikan pelayanan terbaik khususnya dalam proses pelayanan publik, dengan demikian dapat di pahami bahwa konteks dalam beretika akan menjadi pedoman bagi setiap aparatur pemerintah khususnya dalam melaksanakan tugas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui etika pemerintahan dalam meningkatkan kinerja aparatur sipil negara di kantor Kecamatan Siau Barat Selatan Kabupaten Sitaro, dengan menggunakan metode penelitian kualitatif diharapkan penelitian ini dapat menjawab secara paripurna mengenai masalah yang diteliti, hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku aparatur pemerintah tercermin pada sikap dalam menjalankan tugas dan kewajibannya sehari-hari, yang pada akhirnya berimplikasi pada penyelenggaraan pelayanan publik. Etika pemerintahan berdasarkan hasil penelitian membuktikan bahwa selama ini dalam melaksanakan tugasnya aparatur selalu mentaati peraturan disiplin, melaksanakan tugas dan tanggung jawab secara baik, saling menghormati, santun, ramah dalam melayani anggota masyarakat. Pelayanan kepada masyarakat di Kecamatan Siau Barat Selatan merupakan tugas-tugas yang dipikul bersama sesuai tugas pokok dan fungsinya dalam kaitan dengan kinerja aparatur sipil negara. Apapun bentuknya jika melekat sebagai aparatur sipil negara berarti dia harus berkepentingan untuk melayani masyarakat sehingga dapat dikatakan bahwa setiap aparatur pemerintah tentu sangat berurusan langsung dengan kegiatan pelayanan publik.Kata Kunci: Etika Pemerintahan, Kinerja, Aparatur Sipil Negara.
PARTISIPASI POLITIK GENERASI MUDA PADA PEMILIHAN UMUM LEGESLATIF 2014 DI DISTRIK AYAMARU KOTA Kareth, Alfred Jerly; Sendow, Yurnie; Tompodung, Jones
JURNAL EKSEKUTIF Vol 1, No 1 (2018): Jurusan Ilmu Pemerintahan
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPartisipasi politik adalah kegiatan seseorang atau kelompok orang untuk ikut serta secara aktif dalam kehidupan politik, salah satu kelompok partisipan dalam pemilu adalah generasi muda, namun pada kenyataannya partisipasi politik generasi muda masih terjadi adanya intervensi dari pihak internal maupun internal, hal ini yang terjadi pada pemilihan umum legislatif 2014 di Distrik Ayamaru Kota. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui partisipasi politik generasi muda pada pemilihan umum legislatif tahun 2014 di Distrik Ayamaru Kota, dengan menggunakan metode penelitian kualitatif diharapkan penelitian ini dapat lebih mengeksplorasi permasalahan yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi politik pemilih muda di Distrik Ayamaru Kabupaten Maybrat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya: faktor pendidikan politik pemilih, lingkungan tempat beraktifitas dan lingkungan tempat tinggal serta lingkungan tempat bergaul. Motivasi para pemilih muda di Distrik Ayamaru masih sangat memprihatinkan karena hanya sekedar ikut-ikutan akibat dari pengetahuan politik yang masih sangat minim, sehingga bentuk partisipasi politik para pemilih muda di Distrik Ayamaru kebanyakan masih bersifat konvensional.Kata Kunci: Partisipasi Politik, Generasi Muda.
KINERJA BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH (BPBD) KOTA MANADO DALAM UPAYA PENANGGULANGAN KORBAN BENCANA BANJIR Awusi, Biyan Anugrah; Nayoan, Herman; Tompodung, Jones
JURNAL EKSEKUTIF Vol 1, No 1 (2018): Jurusan Ilmu Pemerintahan
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada awal tahun 2014 terjadi banjir bandang di Manado yang disebabkan hilangnya hutan dan sungai-sungai kecil di sekitar Manado, serta rusaknya daerah resapan akibat pembangunan kota yang serampangan menyebabkan sejumlah sungai di Manado tak mampu lagi menahan debit air hujan. Dampak dari banjir bandang ini menyebabkan puluhan ribu orang menjadi korban dan melakukan pengungsian, serta mengakibatkan puluhan rumah mengalami kerusakan. Selain itu banjir juga menyebabkan kerusakan pada sarana dan prasarana di wilayah yang terkena bencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado dalam Upaya Menanggulangi Korban Bencana Banjir. Teknik analisa data yang dipakai adalah teknik deskriptif kualitatif sesuai dengan data dan fakta dilapangan, dimaksudkan untuk mengkaji secara menyeluruh permasalahan penelitian. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa BPBD Dalam Penanggulangan Bencana Banjir di Kota Manado dalam pencapaiannya sebesar 70 % dari yang diharapkan. Hal ini di dapat berdasarkan pada hasil penghitungan perbandingan antara jumlah data yang terkumpul. Dalam hal ini disebabkan oleh adanya permasalahan yang timbul dalam proses penyelenggaraan penanggulangan bencana banjir yang belum dapat sepenuhnya teratasi. Diantaranya permasalahan terkait dengan alat/sarana yang belum memadai. Hal ini dapat dilihat dari hasil penghitungan data tingkat kinerja indikator alat/sarana yaitu didapatkan hasil sebesar 65 %. Ini menggambarkan bahwa tingkat persetujuannya masih rendah dari yang diharapkan 65 % yang menunjukan bahwa masih minimnya alat/sarana penanggulangan bencana banjir. Ditambah pula dengan keterbatasan sumber daya manusia yang professional di bidang kebencanaan khususnya dalam penanggulangan bencana banjir di Kota Manado.Kata Kunci: Kinerja, Penanggulangan, Banjir, BPBD.